Jusuf Kalla Serahkan Penghargaan Paritrana BPJS Ketenagakerjaan

Pebriansyah Ariefana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 03 Juli 2019 | 12:17 WIB
Jusuf Kalla Serahkan Penghargaan Paritrana BPJS Ketenagakerjaan
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyerahkan penghargaan Paritrana Award yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan di Sekretariat Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (3/7/2019). (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyerahkan penghargaan Paritrana Award yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan di Sekretariat Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (3/7/2019). Dalam sambutannya, JK menilai kalau sebuah kedisiplinan para pekerja harus mendapatkan atensi dari perusahaan itu sendiri.

JK menjelaskan penghargaan Paritrana yang dibuat oleh BPJS Ketenagakerjaan itu dapat dimaknai dua hal yakni sebuah penghargaan bagi pekerja, dan yang kedua ialah menjadi contoh baiknya sebuah perusahaan mensejahterahkan para pekerjanya.

"Pekerja pada dasarnya jangan dianggap buruh tapi sebagai keluarga karena baik buruknya perusahaan tergantung juga kepada semangat dan kesejahteraan daripada pekerjanya," kata JK dalam sambutannya.

Dalam acara tersebut, secara simbolis JK memberikan penghargaan serta hadiah kepada para pemenang dari kategori Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota. Selain mendapatkan penghargaan, para pemenang juga mendapatkan satu unit mobil.

JK mengatakan bahwa para pekerja itu merupakan tulang punggung dari roda ekonomi negara. Karenanya menurutnya kedisiplinan perusahaan juga dirasa penting untuk tetap menjaga kestabilan kesejahteraan rakyat.

"Suatu negara yang maju tentu yang pertama ialah bagaimana kita semua berusaha untuk mensejahterahkan rakyat kita secara adil dan salah satu bentuk itu adalah bagaimana mendorong kesejahteraan para pekerja agar ekonomi kita bisa berjalan dengan baik," pungkasnya.

Dalam acara itu, JK memberikan penghargaan kepada pemenang dari kategori Pemprov yakni Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung. Kategori Pemerintah Kabupate/Kota yakni Kota Bitung, Kota Tanjung Pinang dan Kota Makassar.

Pada acara itu hadir pula Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto yang secara simbolik kepada 33 Usaha Kecil Mikro Menengah (UKM) yang juga termasuk ke dalam peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diskon 50% Tiket Pesawat Cuma 3 Hari Sepekan, JK: Kalau Tiap Hari Bangkrut

Diskon 50% Tiket Pesawat Cuma 3 Hari Sepekan, JK: Kalau Tiap Hari Bangkrut

Bisnis | Selasa, 02 Juli 2019 | 21:19 WIB

Beda Latar Belakang dengan Ma'ruf, JK: Kerja Wapres Tetap Fleksibel

Beda Latar Belakang dengan Ma'ruf, JK: Kerja Wapres Tetap Fleksibel

News | Selasa, 02 Juli 2019 | 19:37 WIB

Tinggal 3,5 Bulan Lagi, JK Fokus Selesaikan Persoalan Ekonomi

Tinggal 3,5 Bulan Lagi, JK Fokus Selesaikan Persoalan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 02 Juli 2019 | 18:15 WIB

Jadi Wapres Dua Kali, JK Ungkap Perbedaan Kerja dengan Jokowi dan SBY

Jadi Wapres Dua Kali, JK Ungkap Perbedaan Kerja dengan Jokowi dan SBY

News | Selasa, 02 Juli 2019 | 17:39 WIB

Wapres JK: Rekonsiliasi Itu Kewajiban untuk Bersatu

Wapres JK: Rekonsiliasi Itu Kewajiban untuk Bersatu

News | Selasa, 02 Juli 2019 | 16:08 WIB

Terkini

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:27 WIB

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:21 WIB