Demokrat Sebar Bukti Akun Facebook yang Caci Maki Moeldoko

Reza Gunadha, Novian Ardiansyah

Kamis, 11 Juli 2019 | 22:21 WIB
Demokrat Sebar Bukti Akun Facebook yang Caci Maki Moeldoko
Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaen mengatakan, di kediaman Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Komplek Puri Cikeas, Bogor akan dipasang tenda. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - Unggah Akun Facebook Penghina Moeldoko, Politikus Demokrat Harap Polisi Gerak Cepat

Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, mengunggah hasil tangkapan layar akun Facebook Yanasiah Andini Sihombing, yang dinilainya menyebar ujaran kebencian.

Ferdinand mengungkapkan, akun Facebook tersebut telah menghina Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Ia mengutarakan, maksud dirinya mengunggah tangkapan layar akun Facebook Yanasiah sebagai bukti sang pemilik memang benar melakukan penghinaan kepada Moeldoko.

Ferdinand yang mengaku juga mendapat hinaan dari akun Yanasiah, berharap agar sang pemilik bisa cepat diproses hukum oleh kepolisian.

"Saya mau buat terkenal perempuan ini karena menghina beberapa orang di FB-nya termasuk saya. Saya unggah caci makinya ke Moeldoko sajalah, Kepala KSP, siapa tahu polisi bisa gerak cepat tangkap dia @divisihumaspolri," tulis Ferdinand seperti dikutip Suara.com, Kamis (11/7/2019).

Hasil bidikan layar yang disebar Ferdinand, akun Facebook Yanasiah Andini Sihombing itu mengomentari berita mengenai sindiran Moeldoko kepada pentolan FPI Rizieq Shihab.

Dalam komentarnya, akun Yanasiah turut menuliskan kata-kata tidak pantas dan menyematkan nama hewan.

"Masalahnya bukan di tiket aXXXng. Tujuh turunan lu juga bisa dihidupi HRS. Masalahnya begitu sampai di taeland HRS pasti kalian 86 kan asu," tulis akun Facebook Yanasiah Andini Sihombing.

baca juga

Sebelumnya diberitakan, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengaku heran kubu Prabowo Subianto – Sandiaga Uno mensyaratkan pentolan FPI Rizieq Shihab harus dipulangkan dari pelariannya di Arab Saudi, kalau Jokowi – Maruf Amin ingin rekonsiliasi seusai Pilpres 2019.

Pasalnya, kata Moeldoko, pemerintah tidak pernah  mengusir Rizieq keluar dari Indonesia. Rizieq justru yang berinisiatif lari ke Arab Saudi saat menjadi tersangka kasus pornografi di Polda Metro Jaya.

"Siapa yang pergi, siapa yang pulangin. Kan pergi-pergi sendiri kok dipulangin, bagaimana sih? Memangnya kita yang mengusir, kan enggak," ujar Moeldoko di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Selasa (9/7/2019).

Mantan Panglima TNI itu mengatakan, Rizieq ke Arab Saudi atas keinginan sendiri, bukan pemerintah. Karena itu ia terheran-heran kubu Prabowo memasukkan soal pemulangan Rizieq kalau ingin rekonsiliasi politik.

"Pergi-pergi sendiri, kok kita ribut mau mulangin, kan begitu. Ya pulang sendiri saja. Enggak (bisa) beli tiket, baru gue beliin," ucap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Foto Prabowo Diedit hingga Fakta di Balik Foto Wanita Berjilbab Tahun 1700

Foto Prabowo Diedit hingga Fakta di Balik Foto Wanita Berjilbab Tahun 1700

News | Rabu, 10 Juli 2019 | 07:10 WIB

Netizen Emosi, Politikus Demokrat Ini Sebut Korupsi Tradisi Pesantren

Netizen Emosi, Politikus Demokrat Ini Sebut Korupsi Tradisi Pesantren

News | Sabtu, 06 Juli 2019 | 09:14 WIB

Bantah Ferdinand, Forum Deklarator Demokrat: Kami Punya Hak Suara

Bantah Ferdinand, Forum Deklarator Demokrat: Kami Punya Hak Suara

News | Selasa, 02 Juli 2019 | 22:03 WIB

Koalisi Prabowo Bubar, Demokrat Bersikap Setelah 40 Hari Ani SBY Wafat

Koalisi Prabowo Bubar, Demokrat Bersikap Setelah 40 Hari Ani SBY Wafat

News | Minggu, 30 Juni 2019 | 14:56 WIB

Terkini

Geger Kelompok Society of Saint Pius X Angkat 4 Uskup Tanpa Persetujuan Paus Leo, Siapa Mereka?

Geger Kelompok Society of Saint Pius X Angkat 4 Uskup Tanpa Persetujuan Paus Leo, Siapa Mereka?

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:59 WIB

Prabowo Puji Peran Polri Dukung Ketahanan Pangan dan Program MBG

Prabowo Puji Peran Polri Dukung Ketahanan Pangan dan Program MBG

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:15 WIB

Usulan Pilkada Lewat DPRD Kandas? Golkar Respons Putusan MK

Usulan Pilkada Lewat DPRD Kandas? Golkar Respons Putusan MK

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:06 WIB

Pesawat Tabrak Menara di Beijing, Pemerintah China Sibuk Sensor Peristiwa Itu

Pesawat Tabrak Menara di Beijing, Pemerintah China Sibuk Sensor Peristiwa Itu

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:02 WIB

Gerindra Santai Hadapi Safari Politik Jokowi, Pilih Fokus Kawal Program Prabowo

Gerindra Santai Hadapi Safari Politik Jokowi, Pilih Fokus Kawal Program Prabowo

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:50 WIB

Momen Keajaiban Bayi 3 Tahun Selamat Usai 6 Hari Tertimbun Puing Gempa Bumi Venezuela

Momen Keajaiban Bayi 3 Tahun Selamat Usai 6 Hari Tertimbun Puing Gempa Bumi Venezuela

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:40 WIB

Momen Saling Hormat Prabowo-Jokowi Jadi Sorotan, Gerindra Beri Penjelasan Ini!

Momen Saling Hormat Prabowo-Jokowi Jadi Sorotan, Gerindra Beri Penjelasan Ini!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:38 WIB

KPK Gagal Periksa Bos Maktour, Fuad Hasan Masyhur Pilih ke Luar Negeri Saat Kasus Haji Diusut

KPK Gagal Periksa Bos Maktour, Fuad Hasan Masyhur Pilih ke Luar Negeri Saat Kasus Haji Diusut

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:33 WIB

Hakim Beratkan Vonis Nadiem karena Sudah Kaya, Pakar: Standarnya Terlalu Subjektif

Hakim Beratkan Vonis Nadiem karena Sudah Kaya, Pakar: Standarnya Terlalu Subjektif

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:31 WIB

Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat

Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas, Pemkab Tangerang Tetapkan Status Tanggap Darurat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:23 WIB

×