Gerindra Klaim Tak Pernah Beri Syarat Pemulangan Rizieq saat Rekonsiliasi

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Jum'at, 12 Juli 2019 | 18:42 WIB
Gerindra Klaim Tak Pernah Beri Syarat Pemulangan Rizieq saat Rekonsiliasi
Habib Rizieq Shihab (Suara.com/Oke Atmaja)

Suara.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Puyouno, mengklaim Gerindra tidak pernah mensyaratkan kepulangan Rizieq Shihab sebagai syarat dalam rekonsiliasi antara Prabowo Subianto dan Joko Widodo.

Arief menyebut jika ada kader Partai Gerindra yang menyebut kepulangan Rizieq dari Arab Saudi ke tanah air sebagai syarat rekonsiliasi itu semata-mata hanya bentuk simpati pribadi bukan sikap politik partai.

"Itu belum ada ya dalam agenda, kalau terjadi rekonsiliasi syarat bahwa Habib Rizieq harus dikembalikan, itu belum ada syaratnya ya. Mungkin itu baru semacam kata-kata saja ya, dari para kader Gerindra yang simpatisan dengan Habib Rizieq," kata Arief di Kopi Politik, Pakubuwono, Jakarta Selatan, Jumat (12/7/2019).

Menurut Arief, hingga kekinian Partai Gerindra belum menggelar rapat pimpinan guna membahas perlu tidaknya melakukan rekonsiliasi. Namun, Arief memastikan jika rekonsiliasi itu pun terjadi Partai Gerindra dan Prabowo tidak akan memberikan syarat apapun.

"Kalau Gerindra itu tidak mensyaratkan untuk adanya syarat-syarat dalam rekonsiliasi. Karena Gerindra ini seperti Pak Prabowo dan saya itu di dalam berpolitik atau sebagai tujuan berpolitik Partai Gerindra itu, mendedikasikan diri kami kepada masyarakat, artinya kepada kepentingan masyarakat yang lebih luas," ujarnya.

"Kalau kami memang melihat bahwasanya rekonsiliasi itu penting karena adanya pembelahan di masyarakat itu kita lakukan. Tapi, kalau memang rekonsiliasi itu dianggap tidak penting ya tidak kita lakukan," Arief menambahkan.

Meski demikian, ia menilai isu yang berkembang terkait pemulangan Rizieq ke tanah air itu baik-baik saja. Sebab, kata dia, bagaimanapun Rizieq merupakan warga negara Indonesia.

"Apapun kan Habib Rizieq juga anak bangsa, dan itu juga kan dalam arenanya arena politik. Cuma, kalau memang itu memberatkan bagi Pak Jokowi ya bagaimana nanti dalam silaturahmi itu akan dibicarakan juga, mungkin ya," ucapnya.

Sekjen Gerindra Ahmad Muzani. (Suara.com/Ria Rizki)
Sekjen Gerindra Ahmad Muzani. (Suara.com/Ria Rizki)

Sebelumnya, Sekjen DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani justru berkata lain dengan apa yang dikatakan Arief.

baca juga

Muzani tidak menyangkal bahwa salah satu syarat rekonsiliasi antara kubu Prabowo dan Jokowi adalah pemulangan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab dan pembebasan para tokoh yang ditahan kepolisian.

"Ya keseluruhan bukan hanya itu (pemulangan Rizieq) kan beberapa waktu lalu banyak ditahan ratusan orang," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Dia menilai, dengan langkah pemulangan Habib Rizieq dan pembebasan para tokoh, diharapkan ketegangan di tengah masyarakat menjadi mengendor sehingga gesekan tidak ada lagi.

Muzani mengatakan tidak ada syarat lain yang diajukan pihaknya kepada Jokowi, selain pemulangan Rizieq dan pembebasan sejumlah orang yang ditahan karena perbedaan pandangan politik di Pemilu 2019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Harus Profesional, Gerindra Saran Jokowi Tak Pilih dari Parpol

Menteri Harus Profesional, Gerindra Saran Jokowi Tak Pilih dari Parpol

News | Jum'at, 12 Juli 2019 | 18:24 WIB

Kuasa Hukum Baiq Nuril Tunggu Surat Pertimbangan Amnesti dari Jokowi

Kuasa Hukum Baiq Nuril Tunggu Surat Pertimbangan Amnesti dari Jokowi

News | Jum'at, 12 Juli 2019 | 17:41 WIB

Jokowi Kasih Grasi, Bule Eks Guru JIS yang Sodomi Siswa Bebas

Jokowi Kasih Grasi, Bule Eks Guru JIS yang Sodomi Siswa Bebas

News | Jum'at, 12 Juli 2019 | 15:47 WIB

Soal Habib Rizieq Tak Bisa Pulang, Abu Janda: Kunci Ada di Firza Husein

Soal Habib Rizieq Tak Bisa Pulang, Abu Janda: Kunci Ada di Firza Husein

News | Jum'at, 12 Juli 2019 | 15:29 WIB

Dikuak Bobby The Cat, Sambutan Istimewa untuk Prabowo di Yordania

Dikuak Bobby The Cat, Sambutan Istimewa untuk Prabowo di Yordania

News | Jum'at, 12 Juli 2019 | 15:17 WIB

Terkini

Juminten Edan: Suguhkan Kisah Duka dan Trauma dalam Balutan Misteri Gaib!

Juminten Edan: Suguhkan Kisah Duka dan Trauma dalam Balutan Misteri Gaib!

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:30 WIB

Diancam Pecat! Satpam Fiktor Dipaksa Sujud dan Kayuh Sepeda Terbalik oleh Penumpang Alphard

Diancam Pecat! Satpam Fiktor Dipaksa Sujud dan Kayuh Sepeda Terbalik oleh Penumpang Alphard

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:27 WIB

Sinopsis Welcome to the Jungle, Film Terbaru Akshay Kumar dan Disha Patani

Sinopsis Welcome to the Jungle, Film Terbaru Akshay Kumar dan Disha Patani

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:25 WIB

Bukan Sekadar Tipis, Ini 3 Inovasi Kunci Galaxy Z Fold8 Ultra yang Menetapkan Standar Baru HP Lipat

Bukan Sekadar Tipis, Ini 3 Inovasi Kunci Galaxy Z Fold8 Ultra yang Menetapkan Standar Baru HP Lipat

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:17 WIB

Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini

Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:16 WIB

Universitas Republik Indonesia dan Ironi Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Universitas Republik Indonesia dan Ironi Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:15 WIB

Menggantung Nyawa di Wadah Ikan: Kisah Nelayan Situbondo Terombang-ambing 48 Jam di Laut Lepas

Menggantung Nyawa di Wadah Ikan: Kisah Nelayan Situbondo Terombang-ambing 48 Jam di Laut Lepas

Jatim | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:10 WIB

Seperti Biasa Investor Ambil Cuan di Akhir Pekan, IHSG Berakhir Ambruk ke 6.100

Seperti Biasa Investor Ambil Cuan di Akhir Pekan, IHSG Berakhir Ambruk ke 6.100

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:09 WIB

Kajati Sumsel Berganti, Siapa yang Kini Memimpin Kejati Usai Ketut Sumedana ke BGN?

Kajati Sumsel Berganti, Siapa yang Kini Memimpin Kejati Usai Ketut Sumedana ke BGN?

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:09 WIB

Jangan Bandel! SPPG Makan Bergizi Gratis yang Tak Sesuai Standar Siap-siap Ditutup

Jangan Bandel! SPPG Makan Bergizi Gratis yang Tak Sesuai Standar Siap-siap Ditutup

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:09 WIB

×