Kecewa, Pendukung: Prabowo Tak Hargai Emak-emak yang Nangis dan Jual Emas!

Reza Gunadha

Sabtu, 13 Juli 2019 | 16:53 WIB
Kecewa, Pendukung: Prabowo Tak Hargai Emak-emak yang Nangis dan Jual Emas!
ILUSTRASI - Emak-emak peserta aksi menangis saat mengikuti aksi di kawasan Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (27/6). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Tidak semua massa pendukung eks Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto mendukung langkah tokohnya itu bertemu Presiden terpilih Jokowi di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (13/7/2019).

Sekretaris Gerakan Relawan Nasional Prabowo Sandi (GRN PAS) Provinsi Riau, Masril Ardi, misalnya, mengakui sangat kecewa terhadap pertemuan tersebut.

"Kami ini relawan murni, kami tidak pernah dapat subsidi dari partai, tidak ada kepentingan apa pun, pergerakan kami secara sukarela selama ini berakhir dengan kekecewaan," kata Masril seperti diberitakan Riauonline.co.id—jaringan Suara.com.

Menurut Masril, tidak hanya ia yang merasa kecewa namun juga sejumlah relawan terutama emak-emak.

Apalagi, kata Masril, banyak emak-emak sempat menjual emas dan perhiasannya dalam perjuangan mendukung Prabowo – Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019 maupun saat mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

"Sewaktu sidang di MK dahulu, banyak emak-emak yang jual emasnya, pergi ke Jakarta untuk mengawal sidang MK sampai meraung-raung. Tapi akhirnya mereka kecewa sekarang, artinya kan air mata mereka tidak dihargai," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, dalam pertemuan di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jokowi berharap tidak ada lagi penyebutan Cebong dan Kampret di antara kedua pendukung.

Ia juga meminta tidak ada lagi sebutan pendukung 01 ataupun pendukung 02. Bagi Jokowi, yang ada adalah Garuda dan Pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia.

baca juga

"Tidak ada lagi yang namanya 01 tidak ada lagi yang namanya 02. Tidak ada lagi yang namanya cebong. Tidak ada lagi yang namanya kampret. Yang ada adalah Garuda. Garuda Pancasila," ujar Jokowi.

Tak hanya itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengajak semua masyarakat untuk kembali merajut persatuan sebagai sebuah bangsa.

Pasalnya kata Jokowi, persaingan global semakin ketat. Sehingga kata dia, perlu ada kebersamaan dalam membangunn Indonesia.

"Marilah kita rajut kita gerakkan kembali persatuan kita sebagai sebagai sebuah bangsa. Karena kompetisi global dan antar negara sekarang ini semakin ketat sehingga memerlukan sebuah kebersamaan dalam membangun negara yang kita cintai."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PKS: Saat Bertemu Jokowi, Prabowo Harusnya Tegaskan Kami Oposisi

PKS: Saat Bertemu Jokowi, Prabowo Harusnya Tegaskan Kami Oposisi

News | Sabtu, 13 Juli 2019 | 16:42 WIB

Sikap PA 212: Kami Tetap Berjuang Meski Tak Lagi Bersama Prabowo

Sikap PA 212: Kami Tetap Berjuang Meski Tak Lagi Bersama Prabowo

News | Sabtu, 13 Juli 2019 | 16:33 WIB

Sebelum Bertemu di MRT, di Olahraga Ini Jokowi-Prabowo Pernah Dipersatukan

Sebelum Bertemu di MRT, di Olahraga Ini Jokowi-Prabowo Pernah Dipersatukan

Sport | Sabtu, 13 Juli 2019 | 15:55 WIB

Ketemu Jokowi, Pendukung yang Kecewa Ramai-ramai Blokir Akun Prabowo

Ketemu Jokowi, Pendukung yang Kecewa Ramai-ramai Blokir Akun Prabowo

News | Sabtu, 13 Juli 2019 | 15:47 WIB

Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo, Ketua TKN: Keduanya Tunjukan Jiwa Ksatria

Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo, Ketua TKN: Keduanya Tunjukan Jiwa Ksatria

News | Sabtu, 13 Juli 2019 | 15:24 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×