Cuma Suap Petugas Rp 300 Ribu, Idrus Marham Bisa Pelesiran dari Rutan KPK

Agung Sandy Lesmana | Welly Hidayat
Cuma Suap Petugas Rp 300 Ribu, Idrus Marham Bisa Pelesiran dari Rutan KPK
Tersangka kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1 Idrus Marham (kanan) bersiap menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (15/4). [ANTARA FOTO/Reno Esnir]

Idrus ternyata menyuap M, pengawal tahanan (waltah) KPK berinisial M dengan cara memberikan uang sebesar Rp 300 ribu.

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan aksi penyuapan yang dilakukan terdakwa Idrus Marham saat diketahui pelesiran dari rumah tahanan KPK saat izin berobat ke Rumah Sakit MMC, Jakarta Selatan pada Jumat (21/6/2019) lalu.

Idrus ternyata menyuap M, pengawal tahanan (waltah) KPK berinisial M dengan cara memberikan uang sebesar Rp 300 ribu.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, uang suap itu diberikan kerabat Idrus, ketika menjumpai eks Sekjen Partai Golkar di rumah sakit.

"Itu diduga Rp 300 ribu (waltak KPK terima uang)," kata Febri saat dikonfirmasi, Selasa (16/7/2019).

Siang tadi, Kepala Perwakilan ORI Jakarta, Teguh P. Nugroho menyampaikan temuan baru terkait dugaan maladministrasi yang dilakukan pengawal tahanan (Waltah) berinisial M.

Ombudsman RI, pun membuka sejumlah rekaman video yang diambil dari CCTV yang berada di rumah sakit.

Dalam rekaman tersebut, nampak bahwa waltah yang mengawal Idrus Marham menerima suap dari seorang kerabat Idrus.

"Itu, untuk petugas pengamanan dan pengawalan tahanan KPK diduga kuat telah berperilaku koruptif," kata Teguh di Kantor Ombudsman RI, Kuningan, Jakarta Selatan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS