Sambangi Kantor Wapres, Erick Thohir Sanggah Bahas Kursi Menteri

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 17 Juli 2019 | 15:53 WIB
Sambangi Kantor Wapres, Erick Thohir Sanggah Bahas Kursi Menteri
Ketua TKN Jokowi - Maruf, Erick Thohir. (Suara.com/Ummi H. S)

Suara.com - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin, Erick Thohir sempat menyambangi Kantor Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (17/7/2019). Ia membantah kalau pertemuan tersebut juga membahas soal dirinya masuk ke dalam Kabinet Kerja Jilid II.

Dari pantauan Suara.com, Erick Thohir tampak mendatangi kantor JK pada pukul 13.00 WIB. Erick mengatakan pertemuannya dengan JK hanya untuk silahturahmi karena dirinya belum bisa bertemu beberapa waktu lalu lantaran kondisi kesehatan JK.

"Saya rasa silaturahim saja, dan saya rasa kebetulan waktunya tepat hari ini. Karena beliau baru kembali beberapa minggu yang lalu dan beliau masih tahap dari pada recovery," kata Erick saat ditemui di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (17/7/2019).

"Sudah seyogyanya, saya dan pak JK itu sudah dua kali bekerja-sama. Beliau itu merupakan sebagai dewan di saat Asian Games dan saat pemilihan beliau dewa pembina," sambungnya.

Erick membantah kalau dalam pertemuannya itu ada pembicaraan soal susunan Kabinet Kerja Jilid II. Erick menegaskan kalau susunan nama menteri dalam kabinet yang sempat beredar di aplikasi WhatsApp itu tidak benar.

Dalam susunan kabinet yang beredar itu tertulis rapat yang digelar pada 14 Juli pukul 21.00 WIB. Erick menangkis kabar adanya rapat untuk menyusun nama-nama menteri.

"Kalau rekan-rekan wartawan ingat, beliau (Presiden Jokowi) kan habis pidato jam 9-an, beliau langsung ke panggung sebelah yang ada konser band Slank. Jadi rapat itu tidak pernah ada," ujarnya.

Lagipula menurutnya, Presiden Jokowi tidak akan merumuskan susunan kabinet bersama orang-orang yang tidak memiliki kepentingan khusus. Erick juga membantah pernah diajak berdiskusi terkait dengan penyusunan nama menteri. Hingga saat ini, Erick mengaku masih menunggu arahan dari Jokowi untuk langkah selanjutnya yang bisa diambil selaku Ketua TKN Jokowi - Maruf Amin.

"Saya tidak (diajak). Kalau TKN sendiri tujuannya memenangkan, bukan menyusun kabinet. Tentu ada waktu yang tepat, kami sedang menunggu arahan beliau kapan TKN ini sudah bebas tugas," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berikan Penghargaan, JK Sempat Kritik Penggunaan Bahasa Sansekerta

Berikan Penghargaan, JK Sempat Kritik Penggunaan Bahasa Sansekerta

News | Rabu, 17 Juli 2019 | 14:32 WIB

Wapres JK Minta Pengeras Suara Masjid Diperbaiki untuk Meningkatkan Ibadah

Wapres JK Minta Pengeras Suara Masjid Diperbaiki untuk Meningkatkan Ibadah

News | Rabu, 17 Juli 2019 | 11:25 WIB

Wapres JK dan Ma'ruf Amin Hadiri Milad ke-47 DMI

Wapres JK dan Ma'ruf Amin Hadiri Milad ke-47 DMI

News | Rabu, 17 Juli 2019 | 09:44 WIB

Yusril Usul Amnesti dan Abolisi untuk Tersangka Makar, Ini Tanggapan JK

Yusril Usul Amnesti dan Abolisi untuk Tersangka Makar, Ini Tanggapan JK

News | Selasa, 16 Juli 2019 | 20:42 WIB

Nadiem Makarim Pamer Gojek Rambah Negara Lain di Depan JK

Nadiem Makarim Pamer Gojek Rambah Negara Lain di Depan JK

Bisnis | Selasa, 16 Juli 2019 | 14:06 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB