Ngamuk Makan Kambing hingga Manusia, BKSDA Rehabilitasi Harimau 'Palas'

Bangun Santoso

Kamis, 18 Juli 2019 | 15:53 WIB
Ngamuk Makan Kambing hingga Manusia, BKSDA Rehabilitasi Harimau 'Palas'
Ilustrasi harimau sumatera. (Shutterstock)

Suara.com - Pelaksana Harian Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara, Irzal Azhar mengatakan, pihaknya telah mengevakuasi seekor Harimau Sumatera yang diberi nama "Palas" ke Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dhamasraya (PRHSD) di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

"Sebab, Sanctuary Harimau Sumatera Barumun di Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara tidak memungkinkan lagi menerima tambahan penghuni, karena saat ini dihuni Monang, harimau jantan dewasa, dan Gadis, harimau betina indukan beserta 2 anaknya yang masih berumur sekitar 10 bulan," kata Azhar, di Medan, Kamis (18/7/2019).

Ia mengatakan, pada Selasa pagi (16/7), satu individu Harimau Sumatera (Panthera tigris Sumatrae) masuk dalam perangkap di Desa Hutabargot, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas, Sumut.

Perangkap ini memang sengaja dibuat BBKSDA Sumut bersama dengan Pemkab Padang Lawas, Koramil 007 Sosopan, Polsek Sosopan, dan lembaga mitra kerja sama pada bulan Mei 2019.

"Hal itu dilakukan setelah terjadinya konflik antara warga dengan Harimau Sumatera," ujar Azhar seperti dilansir dari Antara, Kamis.

Ia mengatakan, konflik tersebut diawali pada tanggal 13 Maret 2019 di Desa Pagarambira Julu, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas, dimana harimau berkeliaran di areal kebun dan memangsa ternak kambing peliharaan warga.

Selanjutnya harimau itu memakan seorang warga atas nama Abu Sali Hasibuan penduduk Desa Siraisan, Kecamatan Ulu Barumun, Kabupaten Padang Lawas. Ia tewas mengenaskan setelah diterkam harimau pada 16 Mei 2019.

Kemudian, Faisal Hendri Hasibuan penduduk Desa Pagaran Bira Jae, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas, luka kritis akibat serangan harimau pada 26 Mei 2019.

Sejak konflik itu, Tim Satgas Penanggulangan terdiri dari BBKSDA Sumut, Pemkab Padang Lawas, Polri, TNI dan lembaga mitra kerja sama melakukan patroli bersama di lapangan, juga memasang kamera pemantau, serta pembuatan kandang jebak.

baca juga

Sebelum terperangkap, harimau tersebut diketahui memasuki perkampungan dan memakan monyet peliharaan warga pada 10 Juli 2919, termasuk ayam peliharaan.

Lalu akhirnya, pada Selasa (16/7) dini hari Harimau Sumatera yang meresahkan masyarakat itu masuk perangkap.

"Harimau Sumatera itu, segera dievakuasi ke PRHSD di Padang Sumatera Barat, dengan kondisi kaki kanan depan terluka, diduga kena jeratan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Pemotor Dikejar Harimau, Begini Kronologinya

Viral Video Pemotor Dikejar Harimau, Begini Kronologinya

News | Sabtu, 06 Juli 2019 | 14:03 WIB

Sempat Bikin Geger, Harimau Bonita akan Dilepasliarkan

Sempat Bikin Geger, Harimau Bonita akan Dilepasliarkan

News | Jum'at, 05 Juli 2019 | 13:33 WIB

Berbulan-bulan Dikarantina, Harimau Sumatra Korban Jerat Akhirnya Mati

Berbulan-bulan Dikarantina, Harimau Sumatra Korban Jerat Akhirnya Mati

News | Kamis, 04 Juli 2019 | 13:19 WIB

Usai Serangan Harimau, BKSDA Riau: Kami Minta Sementara Hentikan Aktivitas

Usai Serangan Harimau, BKSDA Riau: Kami Minta Sementara Hentikan Aktivitas

News | Senin, 27 Mei 2019 | 16:41 WIB

Lagi, Pekerja Perkebunan di Riau Tewas Diduga Diterkam Harimau

Lagi, Pekerja Perkebunan di Riau Tewas Diduga Diterkam Harimau

News | Sabtu, 25 Mei 2019 | 07:53 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×