Suara.com - Kepolisian telah menaikan status pengacara berinisial D sebagai tersangka terkait kasus penyerangan atau pemukulan terhadap hakim berinsial HS di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Jumat (19/7/2019) siang ini, D akan diperiksa sebagai tersangka.
"Siang ini (pengacara D) sudah diperiksa sebagai tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam keterangan terlulis, Jumat (19/7/2019).
Pemeriksaan itu sedianya akan berlangsung di Polres Metro Jakarta Pusat usai ibadah salat Jumat.
Insiden penyerangan terhadap hakim HS terjadi dalam persidangan perdata dengan nomor perkara 223/pdt.G/2018/JKT dengan penggugat adalah pengusaha nasional Tomy Winata (TW). Sementara pihak tergugat adalah PT PWG. Insiden tersebut terjadi di ruang sidang Subekti sekitar pukul 16.00 WIB.
Pengacara TW berinisial D langsung berdiri dan maju ke arah hakim. Pengacara itu lantas mengeluarkan ikat pinggangnya.
"Tali (ikat pinggang) itu digunakan oleh pelaku D untuk melakukan penyerangan kepada majelis hakim yang bacakan putusan," ujar juru bicara PN Jakarta Pusat, Makmur.
Alhasil, serangan D mendarat di jidat hakim berinisial HS. Kemudian, hakim anggota 1 berinisial DB juga terkena sabetan ikat pinggang. Setelah itu, pihak keamanan pengadilan mengamankan pelaku.
"Hakim yang bersangkutan langsung dikawal keamanan PN Jakpus ke rumah sakit untuk segera visum," sambungnya.