Anies Baswedan: Kita Belum Bisa Umumkan Jakarta Jadi Tuan Rumah Formula E

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 19 Juli 2019 | 17:48 WIB
Anies Baswedan: Kita Belum Bisa Umumkan Jakarta Jadi Tuan Rumah Formula E
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota. (Suara,com/Fakhri)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan telah kembali ke Jakarta setelah melakukan kunjungan ke luar negeri yang salah satu agendanya membahas Jakarta sebagai tuan rumah Formula E. Namun, Anies menyatakan belum bisa mengumumkannya.

Menurutnya pihak formula E masih melakukan pembahasan secara internal. Namun mengenai pembahasannya, ia menganggap hal itu masih berupa rahasia dan menjadi ketentuan dari pihak penyelenggara Formula E.

"Banyak hal yang kemarin kami bicarakan yang belum bisa diumumkan karena ada ketentuan-ketentuan internal formula E yang harus kami hormati," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (19/7/2019).

Selama di Amerika, Anies mengaku sudaj bertemu dengan pimpinan tertinggi dari pihak formula E. Pembahasan secara umum mengenai Jakarta menjadi tuan rumah dianggapnya sudah selesai. Ia juga menunjukkan beberapa berkas pembahasan balapan mobil listrik itu ke awak media meskipun tidak ditunjukan isinya.

Dokumen tersebut ia anggap belum bisa dipublikasi. Anies akan menunggu proses studi dari pihak Formula E sebelum mengumumkan detail resminya.

"Jadi sebetulnya secara umum sudah (selesai) tapi kalau Anda lihat dokumen legalnya panjang sekali. Jadi itu semua harus lewat semuanya baru nanti resmi diumumkan detailnya," kata Anies.

Anies juga enggan menanggapi mengenai adanya kemungkinan Jakarta tidak menjadi tuan rumah. Namun ia optimis dan akan segera mengumumkan ihwal waktu dan tempatnya setelah proses pembahsan selesai.

"Pokoknya penjelasannya, insyaallah kita tuan rumah. Titik di situ. Nanti detailnya, waktunya, dll, menyusul," pungkasnya.

Sebelumnya, Jakarta dipastikan bakal jadi tuan rumah ajang Formula E 2020. Hal ini dikonfirmasi langsung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, via akun Facebook resminya.

Formula E adalah ajang balapan terpopuler kedua sesudah Formula 1 (F1). Bedanya dengan F1, Formula E menggunakan mesin bertenaga listrik sehingga bebas emisi, dan diadakan di jalan raya yang diubah jadi sirkuit sementara.

"Sebuah proses negosiasi dan persuasi yang panjang itu telah menemukan sebuah akhir yang indah," buka Anies di Facebook resminya.
 
 
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Formula E Belum Tentu di Jakarta, PSI: Anies Terus Tabung Kebohongan

Formula E Belum Tentu di Jakarta, PSI: Anies Terus Tabung Kebohongan

News | Kamis, 18 Juli 2019 | 10:22 WIB

Ruas Jalan Jakarta Dinilai Mampu Akomodir Ajang Balap Formula E

Ruas Jalan Jakarta Dinilai Mampu Akomodir Ajang Balap Formula E

Sport | Selasa, 16 Juli 2019 | 06:40 WIB

Terkini

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:56 WIB

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:54 WIB

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:36 WIB

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:25 WIB