Aksinya Viral, Polisi Buru Komplotan ABG Todong Pengendara Pakai Celurit

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Jum'at, 19 Juli 2019 | 18:22 WIB
Aksinya Viral, Polisi Buru Komplotan ABG Todong Pengendara Pakai Celurit
Pemuda diduga memalak pengendara pakai clurit di Jakarta Barat (Instagram/ @fakta.jakarta)

Suara.com - Jagat media sosial dihebohkan dengan beredar video aksi segerombolan remaja melakukan aksi pemalakan terhadap sejumlah pengendara di Jakarta Barat. Para remaja ini mengancam pengendara menggunakan senjata tajam celurit.

Berkaitan video viral itu, Tim Pemburu Preman Polres Metro Jakarta Barat langsung melakukan penyisiran ke Jalan Kapuk Kamal Raya dan Ring Road Kayu Besar, yang menjadi sasaran kelompok pemalak tersebut.

Polisi saat merazia terkait aksi pemalakan ke pengendara di Jakbar. (Dok Polres Jakbar).
Polisi saat merazia terkait aksi pemalakan ke pengendara di Jakbar. (Dok Polres Jakbar).

Terkait penyisiran itu, Kepala Tim 1 Ipda Ari Cahyadi mengaku sempat mencurigai gerombolan pemuda sedang nongkrong di pinggir jalan di lokasi tersebut.

Saat melakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti berupa senjata tajam. Kemudian, gerombolan anak muda itu diimbau untuk pulang ke rumahnya masing-masing.

"Seketika itu kami singgah dan melakukan penggeledahan, saat digeledah tidak ditemukan barang bukti berupa senjata tajam. Kami mengimbau kepada pemuda yang masih nongkrong agar kembali pulang ke rumah masing-masing," ujarnya kepada wartawan, Jumat (19/07/19).

Polisi saat merazia pemuda terkait aksi pemalakan ke pengendara di Jakbar. (Dok Polres Jakbar).
Polisi saat merazia pemuda terkait aksi pemalakan ke pengendara di Jakbar. (Dok Polres Jakbar).

Ari mengatakan, patroli tersebut dilakukan guna mencegah tindak kejahatan jalanan di wilayah hukum Jakarta Barat.

"Pelaksanaan dilakukan dengan melakukan pemeriksaan dan menggeledah para pemuda yang masih nongkrong hingga larut malam. Situasi wilayah hukum Jakarta Barat saat ini masih bertahan aman kondusif," sambungnya.

Video aksi pemalakan para remaja di kawasan Jakarta Barat itu viral setelah diunggah di akun Instagram @fakta.jakarta.

"Sekumpulan pria diduga memalak dengan cara paksa dan membawa senjata tajam," tulis aku tersebut seperti dikutip Suara.com, hari ini.

baca juga

Dalam video berdurasi singkat, tampak beberapa remaja menghentikan laju kendaraan roda empat. Salah seorang remaja yang mengenakan jaket berwarna hitam mengacungkan celurit yang ia bawa.

Mereka menghentikan kendaraan roda empat yang melintas di dua arah. Tampak antrean mobil-mobil cukup panjang akibat ulah para remaja.

Video tersebut mendadak viral di media sosial. Banyak warganet yang geram dengan aksi brutal yang dilakukan oleh para remaja tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral, Gerombolan ABG Brutal Palak Pengendara Pakai Clurit di Jakbar

Viral, Gerombolan ABG Brutal Palak Pengendara Pakai Clurit di Jakbar

News | Jum'at, 19 Juli 2019 | 16:07 WIB

Terkini

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal, Sosok di Balik Sentilan Cari Muka di Hadapan Prabowo

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal, Sosok di Balik Sentilan Cari Muka di Hadapan Prabowo

Video | Selasa, 22 September 2026 | 19:11 WIB

Kronologi Penonaktifan Dosen ISI Yogyakarta Terkait Dugaan Kasus Kekerasan Seksual

Kronologi Penonaktifan Dosen ISI Yogyakarta Terkait Dugaan Kasus Kekerasan Seksual

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:10 WIB

Sense and Sensibility: Logika vs Hati, Mana yang Menang saat Hadapi Cinta?

Sense and Sensibility: Logika vs Hati, Mana yang Menang saat Hadapi Cinta?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:05 WIB

5 Body Wash Centella Asiatica untuk Jerawat Punggung dan Kulit Sensitif

5 Body Wash Centella Asiatica untuk Jerawat Punggung dan Kulit Sensitif

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:00 WIB

Status Gunung Anak Krakatau Turun ke Level Waspada, Zona 2 Km Tetap Terlarang

Status Gunung Anak Krakatau Turun ke Level Waspada, Zona 2 Km Tetap Terlarang

Lampung | Selasa, 22 September 2026 | 18:59 WIB

Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di ISI Yogyakarta Dinonaktifkan

Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di ISI Yogyakarta Dinonaktifkan

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:56 WIB

Dicecar Kasus Dugaan Penipuan Rp214 Juta, Wawali Blitar: Jangan Tanya di Luar Urusan KONI

Dicecar Kasus Dugaan Penipuan Rp214 Juta, Wawali Blitar: Jangan Tanya di Luar Urusan KONI

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 18:51 WIB

Berapa Watt Oven Listrik Mini Mito? Cek Daya dan Spesifikasinya

Berapa Watt Oven Listrik Mini Mito? Cek Daya dan Spesifikasinya

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 18:50 WIB

Bela Pernyataan Prabowo, Pigai Tegaskan Pakar Tak Boleh Abaikan Kebaikan Pemerintah

Bela Pernyataan Prabowo, Pigai Tegaskan Pakar Tak Boleh Abaikan Kebaikan Pemerintah

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:47 WIB

Draf RUU Ketenagakerjaan Buntu, 50 Ribu Buruh Bakal Turun Aksi di Bundaran HI 24 September

Draf RUU Ketenagakerjaan Buntu, 50 Ribu Buruh Bakal Turun Aksi di Bundaran HI 24 September

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:45 WIB

×