Dilarang Jual Anak, Bapak Aniaya Adik dan Ibu Kandung

Reza Gunadha | Suara.com

Senin, 22 Juli 2019 | 14:12 WIB
Dilarang Jual Anak, Bapak Aniaya Adik dan Ibu Kandung
Ilustrasi penganiayaan, penyerangan, pemukulan, pengeroyokan. (Shutterstock)

Suara.com - Warga Gang Tanjung RT2/RW2 Kelurahan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, mendadak heboh, dengan adanya peristiwa seorang ibu rumah tangga, SD (43), mengamuk secara membabi buta, Minggu (21/7) akhir pekan lalu.

Kapolres Mempawah Ajun Komisaris Besar Didik Dwi Santoso menceritakan, kejadian pertengkaran dalam rumah tangga yang terjadi di Gg Tanjung Kecamatan Sungai Pinyuh memang benar adanya. Dalam insiden tersebut, adik dan ibu kandung pelaku menjadi korban.

Semua kisah tragis itu bermula ketika pukul 06.15 WIB, tersangka merebus air untuk membuat minuman pada pagi hari.

Namun, setelah air yang dimasak dan diangkat dari kompor, bukannya dibikin minuman, melainkan disiramkan ke GT (35),yang merupakan adik pelaku. Karena terkejut bercampur sakit, korban berlari keluar rumah.

"Merasa belum puas, tersangka mengejar korban sambil membawa gunting dan berusaha menusuk adiknya tersebut. Namun dihadang oleh ibunya, MM, sehingga tusukan tersebut mengenai perut ibunya hingga tembus sampai kelambung, akibat tusukan tersebut ibunya terjatuh,"terang Didik, seperti diberitakan Suarakalbar.co.id—jaringan Suara.com, Senin (22/7/2019).

"Bukannya memberikan pertolongan kepada ibunya, malahan pelaku semakin beringas terus mengejar adiknya dan kembali melakukan penusukan dari belakang,"terangnya.

Akibat kejadian tersebut, kedua korban yang merupakan ibu dan adik kandung pelaku, mengalami luka tusukan dan luka melepuh di sekujur tubuh.

Mendapat laporan, Jajaran Polsek Sungai Pinyuh  turun ke TKP dan melakukan upaya pengamanan lalu membawa korban ke Puskesmas terdekat.

Karena kondisi korban mengalami luka serius, keduanya dirujuk ke RSUD dr Rubini Mempawah untuk mendapatkan penaganan medis lanjutan.

Dihadapan polisi, pelaku SD (43) beralasan, ia melakukan penganiayaan terhadap adik dan ibu kandungnya lantaran dendam diusir dari rumah.

Namun, keterangan berbeda yang di sampaikan GT (35). Menurutnya, korban sempat melarang pelaku yang hendak menjual anaknya. Uang hasil penjualan anak itu mau dipakai sebagai ongkos pergi ke Malaysia.

"Saat ini pelaku sudah kami tahan di Mapolsek Sungai Pinyuh untuk diproses lebih lanjut dan mempertanggung jawabkan perbuatannya," tukasnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanita Misterius Ditemukan Tewas Telanjang di Parit Sawah

Wanita Misterius Ditemukan Tewas Telanjang di Parit Sawah

News | Selasa, 16 Juli 2019 | 14:30 WIB

Kagumi Prabowo, Kambing Bogek Miliki Tanda Lahir Mirip Angka 2

Kagumi Prabowo, Kambing Bogek Miliki Tanda Lahir Mirip Angka 2

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 14:14 WIB

Menolak Berhubungan Intim di Kolong Jembatan, Ibu Dianiaya Pengamen

Menolak Berhubungan Intim di Kolong Jembatan, Ibu Dianiaya Pengamen

News | Selasa, 12 Maret 2019 | 20:02 WIB

Susanto Hidup Lagi Usai Dikubur, Ini Video dan Fakta di Baliknya

Susanto Hidup Lagi Usai Dikubur, Ini Video dan Fakta di Baliknya

News | Kamis, 12 Juli 2018 | 20:11 WIB

Susanto Hidup Lagi Usai Dikubur di Rawa, Ini Faktanya

Susanto Hidup Lagi Usai Dikubur di Rawa, Ini Faktanya

News | Kamis, 12 Juli 2018 | 15:43 WIB

Terkini

Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital

Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital

News | Sabtu, 18 April 2026 | 15:21 WIB

KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif

KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif

News | Sabtu, 18 April 2026 | 14:51 WIB

Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo

Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo

News | Sabtu, 18 April 2026 | 14:12 WIB

Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati

Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:57 WIB

Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia

Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:50 WIB

Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'

Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:30 WIB

Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung

Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:16 WIB

Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?

Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:06 WIB

11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius

11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:01 WIB

Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita

Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:43 WIB