Fakta Baru di Balik Insiden Kelompok SMB Aniaya Prajurit TNI di Jambi

Bangun Santoso

Senin, 22 Juli 2019 | 16:02 WIB
Fakta Baru di Balik Insiden Kelompok SMB Aniaya Prajurit TNI di Jambi
Pimpinan SMB, kelompok tani yang aniaya anggota TNI di Jambi, Muslim bersama istrinya, Deli Fitri. (Foto: Istimewa/via Metrojambi.com)

Suara.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrkmum) Polda Jambi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Muslim selaku pimpinan Serikat Mandiri Batanghari (SMB) dan anggota kelompoknya yang berhasil ditangkap.

Puluhan orang sebelumnya ditangkap polisi karena insiden pengeroyokan dan penganiayaan terhadap anggota TNI dan polisi anggota tim pemadam kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di Jambi pekan lalu. Belakangan, aksi yang disebut dilakukan oleh kelompok SMB itu sempat terekam video dan viral di media sosial.

Buntut insiden itu, Muslim dan puluhan anggota kelompoknya telah ditetapkan sebagai tersangka penganiyaan, pengrusakan serta pencurian terhadap tim Satgas Karhutla Jambi yang sedang bertugas di kawasan hutan Distrik VIII PT. Wirakarya Sakti (WKS), Kabupaten Tanjung Jabung Barat, (Tanjabbar) yang terjadi pada 13 Juli 2019 lalu itu.

Dari hasil pemeriksaan terungkap jika Muslim sangat dihormati oleh anggota kelompok SMB. Bahkan oleh pengikutnya Muslim dipanggil "Yang Mulia". Sementara itu Deli Fitri yang merupakan istri Muslim, dipanggil "Bunda Ratu".

"Muslim ini dipanggil Yang Mulia oleh anggotanya. Sedangkan istrinyanya dipanggil Bunda Ratu," ungkap Direktur Reskrimum Polda Jambi Kombes Pol M Edi Faryadi seperti dikutip dari Metrojambi.com__jaringan Suara.com, Minggu (21/7/2019).

Menurut Edi, selain sebagai pemimpin, Muslim juga berperan sebagai orang yang mengorganisir aktivitas kelompok SMB. Sedangkan sang istri berperan sebagai sekretaris dan bendahara SMB.

Edi juga meragukan jika SMB merupakan kelompok tani. Pasalnya, saat dilakukan penangkapan, polisi tidak menemukan barang bukti peralatan pertanian.

Bahkan Edi menduga jika SMB merupakan kelompok krimimal bersenjata (KKB). Ini berdasarkan barang bukti yang diamankan dari penangkapan kelompok SMB pimpinan Muslim.

"Tidak ada ditemukan alat tani. Yang ada cuma senjata api rakitan, parang, samurai, bahkan bambu runcing," katanya.

baca juga

Sebelumnya, Polda Jambi telah menetapkan 59 orang tersangka dari kelompok SMB, termasuk Muslim dan istrinya. Mereka dijerat dengan pasal 170 KHUPidana, pasal 363 KHUPidana, dan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Kembali Tangkap 18 Anggota SMB di Batanghari

Polisi Kembali Tangkap 18 Anggota SMB di Batanghari

News | Sabtu, 20 Juli 2019 | 21:03 WIB

Heboh Massa Aniaya Anggota TNI di Jambi, Ini Kata Pangdam II Sriwijaya

Heboh Massa Aniaya Anggota TNI di Jambi, Ini Kata Pangdam II Sriwijaya

News | Jum'at, 19 Juli 2019 | 15:57 WIB

Polisi Ungkap Deretan Catatan Kriminal Kelompok SMB di Jambi

Polisi Ungkap Deretan Catatan Kriminal Kelompok SMB di Jambi

News | Jum'at, 19 Juli 2019 | 15:44 WIB

20 Orang Jadi Tersangka Penganiaya Anggota TNI dan Polisi di Jambi

20 Orang Jadi Tersangka Penganiaya Anggota TNI dan Polisi di Jambi

News | Jum'at, 19 Juli 2019 | 14:31 WIB

Puluhan Massa SMB Penganiaya Anggota TNI Ditahan di Polda Jambi

Puluhan Massa SMB Penganiaya Anggota TNI Ditahan di Polda Jambi

News | Jum'at, 19 Juli 2019 | 10:36 WIB

Heboh Massa Aniaya Anggota TNI di Jambi, Diduga Buntut Konflik Lahan

Heboh Massa Aniaya Anggota TNI di Jambi, Diduga Buntut Konflik Lahan

News | Jum'at, 19 Juli 2019 | 10:20 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×