Balai Kota Bongkar Daftar Plesir Anies ke Luar Negeri

RR Ukirsari Manggalani, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 23 Juli 2019 | 07:17 WIB
Balai Kota Bongkar Daftar Plesir Anies ke Luar Negeri
Gubernur DKI jakarta Anies Baswedan berpose di ruang kerjanya di Balai Kota, Jakarta, Kamis (5/7/2019).[Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kerap dipermasalahkan karena dianggap terlalu sering melakukan kunjungan ke luar negeri. Karena itu, Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri (KDHKLN) DKI Jakarta, Mawardi membeberkan soal kunjungan Anies ke luar negeri.

Mawardi menyebut Anies Baswedan telah melakukan empat kali kunjungan kerja selama 2019. Dua di antaranya merupakan kunjungan kerja dan dua lainnya adalah kunjungan singkat.

Perjalanan dinas Anies Baswedan yang pertama menghadiri pertemuan Urban 20 (U20) Mayors Summit Agenda di Tokyo, Jepang pada 20-21 Mei. U20 merupakan pertemuan pemimpin ibu kota negara anggota G20.

Pada pertemuan U20 itu, Anies Baswedan menjadi pembicara mengenai perubahan iklim. Selain itu, ia juga memberikan paparan khusus tentang Jakarta di Sasakawa Foundation dan pertemuan bilateral dengan Gubernur Tokyo untuk memperingati Hubungan Persahabatan Kota Ke-30 antara Tokyo dan Jakarta.

Selanjutnya, plesiran Anies Baswedan kedua adalah ke Medellin, Kolombia dan Amerika Serikat pada 8-17 Juli lalu. Kegiatan Anies di antaranya adalah menjadi pembicara pada pertemuan pemimpin kota sedunia The World Cities Summit Mayors Forum 2019, USINDO Open Forum, dan bernegoisasi dengan pihak Formula E.

Menurut Mawardi, Anies Baswedan dalam setiap perjalanan sudah mengikuti aturan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ia mengaku pihaknya dalam tiap kunjungan Anies sudah mengirim surat ke Kemendagri pada jauh hari.

"Kami selalu mengirim surat beberapa minggu sebelumnya. Bahkan ada yang beberapa bulan sebelumnya. Dan selalu mendapatkan izin dari Mendagri," ujar Mawardi dalam keterangan tertulis.

Untuk perjalanan singkat, Anies Baswedan disebut Mawardi melakukan kunjungan dua kali ke Singapura. Tujuan keberangkatannya tidak ada hubungannnya dengan tujuan dinas.

Kunjungan pertama ke Singapura terjadi pada 2 Maret untuk menjenguk istri Presiden keenam Indonesia, Ani Yudhoyono. Ibu Ani saat itu dirawat di National University Hospital (NUH), Singapura karena kanker.

baca juga

Mawardi menyebut kunjungan Anies hanya singkat, berlangsung satu hari. Anies Baswedan juga disebut menggunakan dana pribadi untuk perjalanannya itu.

"Beliau tidak bermalam, berangkat pagi dan sore sudah pulang ke Jakarta," jelas Mawardi.

Kemudian Anies Baswedan pada 3 Mei ke Singapura lagi untuk menjadi Keynote Speaker The Pyramid’s Annual Post-AGM Gala Dinner yang dilaksanakan di Singapura. Acara ini berdasar undangan Vivian Balakrishnan, Menteri Luar Negeri Singapura.

Mawardi juga menyebut bahwa seluruh transportasi dan akomodasi acara tadi ditanggung pihak penyelenggara. Perizinannya juga sudah diurus jauh hari sebelum keberangkatan.

"Kami mengajukan permohonan izinnya pada 21 Maret dan dibalas oleh Mendagri pada 5 April," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Sebut Pergub Larangan Penggunaan Plastik Sudah Tahap Akhir

Anies Sebut Pergub Larangan Penggunaan Plastik Sudah Tahap Akhir

News | Selasa, 23 Juli 2019 | 05:47 WIB

Anies Target Peja Jalan Jakarta Bebas Sampah Plastik Rampung Agustus 2019

Anies Target Peja Jalan Jakarta Bebas Sampah Plastik Rampung Agustus 2019

News | Selasa, 23 Juli 2019 | 07:00 WIB

Disindir Mendagri, Anies Baswedan: Saya ke Luar Negeri Ada Kerjanya

Disindir Mendagri, Anies Baswedan: Saya ke Luar Negeri Ada Kerjanya

News | Senin, 22 Juli 2019 | 16:45 WIB

Terkini

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:44 WIB

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

×