Geger Materi Khilafah di Buku Madrasah Aliyah, Ini Jawaban Menteri Agama

Rendy Adrikni Sadikin | Husna Rahmayunita | Suara.com

Kamis, 25 Juli 2019 | 11:08 WIB
Geger Materi Khilafah di Buku Madrasah Aliyah, Ini Jawaban Menteri Agama
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Istana Bogor. (Suara.com/Ummi H.S).

Suara.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengonfirmasi temuan warganet soal buku pelajaran Fikih untuk jenjang Madrasah Aliyah (MA) yang memuat tema khilafah.

Awalnya warganet dengan akun @MurtadhaOne mengunggah foto isi buku pelajaran Fikih untuk kelas XII tersebut. Tampak di dalamnya, bab khusus yang membahas materi Khilafah (Pemerintah dalam Islam).

Dalam bab tersebut ada beberapa sub tema berkaitan dengan khilafah, salah satunya tentang hukum memberotak khilafah adalah fardhu kifayah.

Merasa janggal @MutadhaOne kemudian membagikan isi foto tersebut, lalu menyenggol akun @Kemenag_RI, menteri agama @lukmansaifuddin dan @jokowi.

"Min @Kemenag_RI @lukmansaifuddi kenapa ada buku Fikih untuk madrasah Aliyah yang mengajarkan khilafah itu wajib kifayah dan bertuliskan dari Kementrian Agama? cc: @jokowi," tulisnya.

Tak berselang lama, kicauan tersebut ditanggapi oleh Lukman Hakim Saifuddin lewat akun @lukmansaifuddin. Menurut Menteri Agama, buku tersebut diterbitkan pada 2016 dan telah direvisi setahun setelahnya.

Temuan buku pelajaran bertema khilafah. (Twitter/@MurtadhaOne)
Temuan buku pelajaran bertema khilafah. (Twitter/@MurtadhaOne)

"Buku tersebut terbitan tahun 2016. Namun telah ditinjau ulang dan dikoreksi pada 2017 oleh Tim Revisi Kurikulum Kemenag," tulis @lukmansaifuddin.

Cuitan tersebut pun langsung mendapat perhatian dari warganet. Mereka mempertanyakan hasil revisi buku itu yang belum dijelaskan secara lengkap.

"Hasil koreksi pada 2017 apakah sudah menghapus pembahasan khilafah pak @lukmansaifuddin?," tanya @EL_Atheos.

"Berarti sudah sampai distandardisasi nasional atau baru di ruang tertentu?" kata @SwastamitaSocMD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ganjar Minta PNS Jawa Tengah Mundur Jika Jadi Simpatisan Khilafah

Ganjar Minta PNS Jawa Tengah Mundur Jika Jadi Simpatisan Khilafah

Jawa Tengah | Selasa, 23 Juli 2019 | 19:38 WIB

Bendera Khilafah Berkibar di Madrasah, Eks Jubir HTI: Tak Ada Larangan

Bendera Khilafah Berkibar di Madrasah, Eks Jubir HTI: Tak Ada Larangan

News | Senin, 22 Juli 2019 | 17:07 WIB

Heboh Pengibaran 'Bendera Tauhid', Ini Penjelasan MAN 1 Sukabumi

Heboh Pengibaran 'Bendera Tauhid', Ini Penjelasan MAN 1 Sukabumi

Jabar | Senin, 22 Juli 2019 | 10:03 WIB

Kemenag Investigasi Siswa MAN 1 Sukabumi Kibarkan Bendera 'Khilafah'

Kemenag Investigasi Siswa MAN 1 Sukabumi Kibarkan Bendera 'Khilafah'

Jabar | Minggu, 21 Juli 2019 | 13:02 WIB

Heboh MAN 1 Sukabumi Diduga Kibarkan Bendera 'Khilafah'

Heboh MAN 1 Sukabumi Diduga Kibarkan Bendera 'Khilafah'

News | Minggu, 21 Juli 2019 | 12:30 WIB

PPP Pasrah Lepas Kursi Menag Tapi Ngebet Minta Pos Menteri Lain

PPP Pasrah Lepas Kursi Menag Tapi Ngebet Minta Pos Menteri Lain

News | Sabtu, 20 Juli 2019 | 17:13 WIB

Sebut HTI Tak akan Mati, Pernyataan Siswa SMA Ini Jadi Viral

Sebut HTI Tak akan Mati, Pernyataan Siswa SMA Ini Jadi Viral

News | Sabtu, 20 Juli 2019 | 17:06 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:46 WIB

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:39 WIB

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:26 WIB

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:20 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:15 WIB

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:03 WIB

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:43 WIB

Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan

Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:38 WIB

Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor

Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:13 WIB