Dituding Jual Pisgor Cuma Pura-pura, Gibran Bongkar Jejak Digital Hater

Reza Gunadha, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Selasa, 30 Juli 2019 | 14:40 WIB
Dituding Jual Pisgor Cuma Pura-pura, Gibran Bongkar Jejak Digital Hater
Dua putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming Raka, dalam sebuah acara promo bisnis mereka di Jakarta, Minggu (11/3/2018) lalu. [Suara.com / Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), memberikan balasan untuk hater alias orang yang membencinya, di media sosial.

Reaksi jengkel Gibran dipicu oleh tuduhan pengguna akun Twitter @Akhmady73464471.

Akun yang aktif sejak Maret 2018 itu menanggapi berita tentang desas-desus yang menyebut Gibran dan adik laki-lakinya, si bungsu Kaesang Pangarep, akan terjun ke dunia politik.

Namun, bukan topik tersebut yang ia komentari, melainkan profesi anak Jokowi.

Akun bernama Akhmad Yani itu menuding Gibran dan Kaesang berpura-pura berjualan pisang goreng, demi menutupi posisinya sebagai komisaris di perusahaan milik seseorang yang ia sebut sebagai 'Ruhut'.

"Pura-pura jual pisgor, tapi komisaris di beberapa perseroan si Ruhut," cuitnya, Senin (29/7/2019).

Kicauan tersebut kemudian dikoreksi oleh sejumlah warganet. Menurut mereka, @Akhmady73464471 bermaksud menyebut Luhut, tetapi malah menulis Ruhut.

Selain itu, anak Jokowi yang menjual makanan hasil olahan pisang hanyalah Kaesang, sementara Gibran menggeluti usaha kuliner katering dan martabak.

Cuitan Gibran Rakabuming Raka - (Twitter/@Chilli_Pari)
Cuitan Gibran Rakabuming Raka - (Twitter/@Chilli_Pari)

Gibran sendiri lalu langsung memberikan respons melalui akun Twitter-nya, @Chilli_Pari, untuk @Akhmady73464471.

baca juga

"Ada buktinya?" tantang Gibran.

Beberapa saat kemudian, Gibran terang-terangan membongkar jejak digital @Akhmady73464471 yang cukup mengejutkan.

"Yaelah. Ternyata akun yang ngatain komisaris batu bara tadi hobi nge-follow sama nge-like akun mesum. Miris banget," tulis Gibran.

Banyak warganet kemudian menyertakan bukti berupa tangkapan layar tweets yang disukai @Akhmady73464471, yang dipenuhi dengan foto-foto vulgar.

Namun, tak sedikit pula dari mereka yang menganggapnya biasa dan sudah tak terkejut lagi.

Cuitan Gibran Rakabuming Raka - (Twitter/@Chilli_Pari)
Cuitan Gibran Rakabuming Raka - (Twitter/@Chilli_Pari)

Sejak dirilisnya film dokumenter Sexy Killers produksi Watchdoc pada April lalu, Gibran dan Kaesang kerap dihubung-hubungkan dengan batu bara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akui Sakit Hati Jokowi Dirundung, Gibran: Tapi Lucu Banget

Akui Sakit Hati Jokowi Dirundung, Gibran: Tapi Lucu Banget

News | Selasa, 30 Juli 2019 | 11:40 WIB

Kawal Jokowi Jauh dari Belakang Wartawan, Adian Napitupulu Banjir Pujian

Kawal Jokowi Jauh dari Belakang Wartawan, Adian Napitupulu Banjir Pujian

News | Senin, 29 Juli 2019 | 16:08 WIB

Nyalon Jadi Walkot Solo, Warganet Minta Gibran Rakabuming Banyak Belajar

Nyalon Jadi Walkot Solo, Warganet Minta Gibran Rakabuming Banyak Belajar

Your Say | Senin, 29 Juli 2019 | 08:54 WIB

Dari Survei Lokal, Gibran Dijagokan Teruskan Jokowi Jadi Wali Kota Solo

Dari Survei Lokal, Gibran Dijagokan Teruskan Jokowi Jadi Wali Kota Solo

News | Senin, 29 Juli 2019 | 06:30 WIB

Anies Jawab Sindiran Terkait Ahok, Kata Jokowi Soal Gibran Ikut Pilwalkot

Anies Jawab Sindiran Terkait Ahok, Kata Jokowi Soal Gibran Ikut Pilwalkot

News | Senin, 29 Juli 2019 | 10:59 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×