Aria Bima Sebut Jokowi Tak Punya Ambisi Jadi Ketum PDIP Gantikan Megawati

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Jum'at, 02 Agustus 2019 | 19:59 WIB
Aria Bima Sebut Jokowi Tak Punya Ambisi Jadi Ketum PDIP Gantikan Megawati
Megawati saat menemui Jokowi di Istana Merdeka. (Suara.com/Ummi H. S)

Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan, Aria Bima, menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak memiliki ambisi untuk menjadi Ketua Umum PDI Perjuangan menggantikan Megawati Soekarnoputri.

Aria mengatakan Jokowi lebih tertarik mengisi jabatan publik daripada jabatan di partai.

Aria mengatakan hal itu bukan tanpa alasan. Sebab, dirinya mangku pernah berada di dalam satu kepengurusan partai ketika Jokowi menjabat sebagai Ketua DPC PDI-P Solo, Jawa Tengah pada tahun 2004 silam.

"Saya tidak melihat semacam minat Pak Jokowi untuk menjadi pemimpin partai. Karena PAk Jokowi pernah satu pengurusan dengan saya di partai di Jateng. Dia lebih pada jabatan-jabatan publik, yang selama ini saya ketahui," kata Aria di acara diskusi bertajuk 'Membaca Kongres PDIP: Who Will Be The Next?' di Kantor Para Syndicate, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (2/8/2019).

Menurut Aria, untuk menjabat sebagai ketua umum partai tidak hanya harus memiliki kemampuan. Tapi, kata dia, diperlukan juga kemauan dalam diri sosok tersebut.

"Ini kan tidak hanya soal mampu saja, tapi kemauannya. Saya melihat Pak Jokowi adalah tipe orang yang komit terhadap ideologi dan cita-cita narasi PDI Perjuangan, tapi dia bukan passion mengelola partai," kata dia.

Sebelumnya Aria mengatakan kalau PDI-P telah mempersiapkan regenerasi ketua umum pasca Megawati Soekarnoputri.

Aria mengungkapkan putra dan putri Megawati yakni Prananda Prabowo dan Puan Maharani telah disiapkan untuk menjadi kandidat ketua umum pada tahun 2024.

Bahkan, kata dia, semua kader PDI-P di tingkat pusat telah mendukung Prananda dan Puan sebagai regenerasi ketua umum pasca Megawati.

"Mana yang nanti diberikan tugas oleh Ibu Mega dan itu semua kader di tingkat lapis dua ini tidak akan ada kontraksi. Karena kami percaya Mas Prananda dan Mba Puan tentu harus bersinergi menjadikan satu, karena itu bukan urusan Mba Puan dan Mas Prananda tapi itu adalah urusan partai," kata Aria.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat: Peluang Jokowi Kecil Bisa Gantikan Megawati di PDI Perjuangan

Pengamat: Peluang Jokowi Kecil Bisa Gantikan Megawati di PDI Perjuangan

News | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 15:13 WIB

Pengamat: Megawati Berpeluang Besar Terpilih Lagi Jadi Ketum PDIP, Tapi...

Pengamat: Megawati Berpeluang Besar Terpilih Lagi Jadi Ketum PDIP, Tapi...

News | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 10:06 WIB

33 DPD Dukung Megawati Kembali Pimpin PDIP

33 DPD Dukung Megawati Kembali Pimpin PDIP

Foto | Kamis, 01 Agustus 2019 | 16:26 WIB

Jokowi Setuju Impor Rektor Asing dan 4 Berita Terpopuler Lainnya

Jokowi Setuju Impor Rektor Asing dan 4 Berita Terpopuler Lainnya

News | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 08:00 WIB

33 DPD PDIP Minta Megawati Jadi Ketum Lagi, DPD Aceh Belum Gelar Konferda

33 DPD PDIP Minta Megawati Jadi Ketum Lagi, DPD Aceh Belum Gelar Konferda

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 16:01 WIB

Terkini

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:56 WIB

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:48 WIB

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:35 WIB

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44 WIB

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:23 WIB

Polda Metro Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang 3, Asep Edi Suheri Naik Pangkat Jadi Komjen

Polda Metro Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang 3, Asep Edi Suheri Naik Pangkat Jadi Komjen

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:19 WIB

Bos PT Cordelia Bara Utama Ditetapkan  Tersangka Kasus Tambang Ilegal Samin Tan!

Bos PT Cordelia Bara Utama Ditetapkan Tersangka Kasus Tambang Ilegal Samin Tan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:00 WIB