Sempat Viral karena Menyamar, Bos Geng Kriminal Brasil Tewas di Sel

Rendy Adrikni Sadikin | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Suara.com

Kamis, 08 Agustus 2019 | 13:25 WIB
Sempat Viral karena Menyamar, Bos Geng Kriminal Brasil Tewas di Sel
Da Silva mencoba kabur dengan menyamar sebagai putrinya - (YouTube/brasil sitiado)

Suara.com - Seorang pemimpin geng kriminal Brasil, Clauvino da Silva, ditemukan tewas di sel penjara. Tiga hari sebelumnya, ia sempat berusaha kabur menggunakan cara yang absurd, tetapi gagal, hingga kemudian viral.

Da Silva menjalani hukuman 73 tahun penjara karena menjadi pengedar narkoba. Dia dikenal sebagai pemimpin Komando Merah, salah satu kelompok kriminal paling kuat di Brasil.

Pada Sabtu (3/8/2019), pria 42 tahun itu tertangkap penjaga ketika mencoba melarikan diri dari penjara Rio de Janeiro dengan menyamar sebagai putrinya yang masih berusia 19 tahun.

Diberitakan Metro.co.uk, dia mengenakan topeng karet yang menyeramkan, rambut palsu, dan kaus merah muda. Ia mencoba berpakaian seperti putrinya, yang pada hari itu mengunjunginya.

Penyamarannya itu telah diketahui banyak orang setelah videonya tersebar luas. Video tersebut memperlihatkan petugas yang melepaskan kostum penyamaran da Silva.

Pihak berwenang menyebutkan, da Silva berencana meninggalkan putrinya, sementara ia berjalan keluar lewat pintu utama penjara di tempat ia bertemu dengan putrinya.

Namun, da Silva digagalkan oleh kegugupannya sendiri ketika dia mencoba melewai pintu utama.

Setelah upaya pelariannya gagal, da Silva dipindahkan ke penjara dengan penjagaan maksimum dan ditetapkan untuk dijatuhi sanksi disipliner.

Putrinya dan tujuh pengunjung yang lain ditahan gara-gara percobaan melarikan diri da Silva.

Tiga hari berselang, da Silva ditemukan tewas di sel. Pihak berwenang penjara menduga, da Silva mengakhiri hidupnya sendiri dengan gantung diri. Kini penyelidikan atas kematiannya telah mulai dilakukan.

Kematian da Silva, menurut Metro.co.uk, akan menjadi peristiwa memalukan bagi otoritas penjara Rio, meskipun sebelumnya mereka sempat dipuji karena berhasil mencegah trik aneh da Silva untuk kabur.

Da Silva adalah tahanan terbaru yang meninggal di penjara Brasil. Ia menjadi masalah besar bagi presiden baru, Jair Bolsonaro, yang dikenal bersikap keras pada segala tindakan kriminal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dani Alves Resmi Gabung Sao Paolo

Dani Alves Resmi Gabung Sao Paolo

Bola | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 09:38 WIB

Tatap Musim 2019/2020, Alison Becker Bertekad Sapu Bersih Semua Gelar

Tatap Musim 2019/2020, Alison Becker Bertekad Sapu Bersih Semua Gelar

Bola | Rabu, 31 Juli 2019 | 10:35 WIB

Kerusuhan di Penjara Brasil Kembali Pecah, 57 Napi Tewas

Kerusuhan di Penjara Brasil Kembali Pecah, 57 Napi Tewas

News | Rabu, 31 Juli 2019 | 06:07 WIB

Mendagri Tunggu Respons Parpol soal Larangan Eks Napi Korupsi Ikut Pilkada

Mendagri Tunggu Respons Parpol soal Larangan Eks Napi Korupsi Ikut Pilkada

News | Selasa, 30 Juli 2019 | 20:32 WIB

Kasus Dugaan Pemerkosaan Neymar Resmi Dihentikan

Kasus Dugaan Pemerkosaan Neymar Resmi Dihentikan

Bola | Selasa, 30 Juli 2019 | 19:20 WIB

Terkini

DPR: Daerah Sudah Tak Mampu Gaji PPPK, Guru Harus Diangkat Jadi PNS

DPR: Daerah Sudah Tak Mampu Gaji PPPK, Guru Harus Diangkat Jadi PNS

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:42 WIB

Kisah Warga di Jabar Rela Patungan untuk Bayar Penjaga Perlintasan Rel Liar

Kisah Warga di Jabar Rela Patungan untuk Bayar Penjaga Perlintasan Rel Liar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:35 WIB

Heboh Fenomena Tentara Korsel: Latihan Militer No, Operasi Plastik Yes

Heboh Fenomena Tentara Korsel: Latihan Militer No, Operasi Plastik Yes

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:11 WIB

Tim Advokasi Khawatir Ada Upaya Damai dalam Kasus Tragis PRT Benhil

Tim Advokasi Khawatir Ada Upaya Damai dalam Kasus Tragis PRT Benhil

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:06 WIB

Ketakutan Penjaga Perlintasan Rel Liar Usai Tragedi Bekasi: Kami Juga Tak Mau Celakakan Orang!

Ketakutan Penjaga Perlintasan Rel Liar Usai Tragedi Bekasi: Kami Juga Tak Mau Celakakan Orang!

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:04 WIB

Nadiem Jadi Tahanan Rumah, Kejagung Siapkan Pengawasan 24 Jam dan Gelang Elektronik

Nadiem Jadi Tahanan Rumah, Kejagung Siapkan Pengawasan 24 Jam dan Gelang Elektronik

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:58 WIB

Targetkan 500 Ribu Lulusan SMK Kerja di LN, Cak Imin Prioritaskan Siswa dari Keluarga Miskin

Targetkan 500 Ribu Lulusan SMK Kerja di LN, Cak Imin Prioritaskan Siswa dari Keluarga Miskin

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:48 WIB

23 Selamat, 14 Hilang! Drama Mencekam Pekerja Migran Indonesia di Laut Malaysia

23 Selamat, 14 Hilang! Drama Mencekam Pekerja Migran Indonesia di Laut Malaysia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:37 WIB

Blokade Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Gas Jerman, Ancaman Krisis Energi Menghantui Warga Eropa

Blokade Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Gas Jerman, Ancaman Krisis Energi Menghantui Warga Eropa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:26 WIB

Melanggar Perda, Satpol PP DKI Siap Sikat Lapak Hewan Kurban di Trotoar

Melanggar Perda, Satpol PP DKI Siap Sikat Lapak Hewan Kurban di Trotoar

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:23 WIB