Kerusuhan di Penjara Brasil Kembali Pecah, 57 Napi Tewas

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 31 Juli 2019 | 06:07 WIB
Kerusuhan di Penjara Brasil Kembali Pecah, 57 Napi Tewas
Kondisi sesak penuh penjara di Brasil. [AFP]

Suara.com - Sedikitnya 57 narapidana tewas dalam bentrokan berdarah antara dua geng penjara di Brasil pada Senin (29/7), kata pihak berwenang di Negara Bagian Para.

Kejadian itu merupakan bentrokan maut terbaru yang muncul pada saat pemerintah Brasil bergelut untuk mengendalikan penjara-penjara yang sudah terlalu penuh di negara itu.

Otoritas Para mengatakan kerusuhan antara dua kelompok bermusuhan itu mulai berlangsung pada pukul 07.00 waktu setempat di sebuah penjara di Kota Altamira di utara.

Kelompok narapidana di blok Comando Classe A membakar sebuah sel berisi para narapidana dari kelompok musuhnya, Comando Vermelho, kata pemerintah Negara Bagian Para dalam pernyataan.

Sebagian besar narapidana yang tewas karena terbakar, kata pemerintah. Dua sipir sempat disandera, namun kemudian dibebaskan.

"Penyerang-penyerang ini sudah menentukan incarannya," kata direktur penjara negara bagian, Jarbas Vasconcelos, dalam pernyataan, lansir Reutes.

Ia menambahkan bahwa tidak ada informasi intelijen sebelumnya yang memperkirakan bahwa serangan akan terjadi.

Jair Bolsonaro, presiden yang terpilih dengan janji akan memberantas kejahatan, beruntung dapat menyaksikan kemajuan bahwa angka pembunuhan tahun ini menurun tajam.

Namun, kekerasan yang mewabah di kalangan penjara masih menjadi tantangan besar di Brasil, salah satu negara di dunia yang paling banyak menghadapi kasus kekerasan.

Pada Mei tahun ini, sedikitnya 55 narapidana tewas dalam serangan di penjara di Negara Bagian Amazonas di utara.

Selain itu, kekerasan yang berlangsung selama berminggu-minggu di Amazonas pada 2017 menyebabkan 150 narapidana terbunuh ketika geng-geng lokal, yang didukung dua kelompok kartel narkoba terbesar Brasil, berhadap-hadapan dalam bentrokan.

Kementerian kehakiman Brasil mengatakan dalam pernyataan bahwa pihaknya sedang bekerja sama dengan otoritas Para untuk mengidentifikasi orang-orang dibalik serangan.

Kementerian juga mengatakan sudah menyediakan beberapa tempat di penjara federal. Para pemimpin geng akan dipindahkan ke sana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusuh Tewaskan 55 Napi, Brasil Pindah Bos Penjahat ke Penjara Super Ketat

Rusuh Tewaskan 55 Napi, Brasil Pindah Bos Penjahat ke Penjara Super Ketat

News | Rabu, 29 Mei 2019 | 13:21 WIB

Usai 100 Tahanan Tewas Dibantai, Brasil Hadapi Krisis Serius

Usai 100 Tahanan Tewas Dibantai, Brasil Hadapi Krisis Serius

News | Senin, 09 Januari 2017 | 07:57 WIB

Lagi, Kerusuhan di Penjara Brasil, 33 Napi Tewas

Lagi, Kerusuhan di Penjara Brasil, 33 Napi Tewas

News | Sabtu, 07 Januari 2017 | 06:52 WIB

Kerusuhan di Penjara Brasil, Banyak Napi Tewas Terpenggal

Kerusuhan di Penjara Brasil, Banyak Napi Tewas Terpenggal

News | Selasa, 03 Januari 2017 | 07:40 WIB

Kerusuhan Penjara di Brasil,  Enam Napi Dipenggal dan Dibakar

Kerusuhan Penjara di Brasil, Enam Napi Dipenggal dan Dibakar

News | Selasa, 18 Oktober 2016 | 23:25 WIB

Terkini

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:06 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:04 WIB

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 19:13 WIB

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:49 WIB

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:41 WIB

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:19 WIB

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:07 WIB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:30 WIB

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:10 WIB