Polisi Ringkus 7 Orang Kurir Narkoba Jaringan Malaysia - Jakarta

Dwi Bowo Raharjo | Yosea Arga Pramudita
Polisi Ringkus 7 Orang Kurir Narkoba Jaringan Malaysia - Jakarta
Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya meringkus komplotan kurir narkoba jaringan Malaysia-Jakarta. (Suara.com/Yosea Arga)

Dalam penangkapan itu polisi juga mengamankan total 10 kilogram narkotika jenis sabu.

Suara.com - Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya meringkus komplotan kurir narkoba jaringan Malaysia-Jakarta. Total ada 7 orang tersangka, yaitu EN alias Nando, BDT alias Bedot, HND, BCK alias Bucek, BBR alias Bibir, PN alias Pian dan JG alias Jono.

Dalam penangkapan itu polisi juga mengamankan total 10 kilogram narkotika jenis sabu. Barang tersebut diselindupkan melalui jalur laut dari Tanjung Pinang, Malaysia menuju Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada 10 Juli 2019.

"Tim berhasil identifikasi pelaku. Barang (narkotika) masuk menggunakan jalur laut dari Tunjung Pinang Malaysia ke (terminal Tanjung Priok) Jakarta Utara pada 10 Juli 2019," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (8/8/2019).

Argo menerangkan, komplotan tersebut dikomandoi oleh tersangka EN alias Nando. Dirinya bersama BDT alias Bedot dan HND bertugas pergi ke Malayasia.

Dari Malaysia, ketiganya berbagi peran untuk pulang ke Jakarta. Nando menggunakan pesawat untuk pulang, sementara BDT alias Bedot dan dan HND naik kapal dengan membawa 10 kilogram sabu.

"Tersangka BD dan HND membawa 2 tas berisi 10 kilogram sabu ke Tanjung Pinang dan naik kapal ke Tanjung Priok lalu dijemput oleh tersangka Nando dan BCK," sambungnya.

Pada Rabu (10/7/2019), Nando bersama Bucek menjemput Bedot dan HND di Pelabuhan Tanjung Priok menggunakan mobil. Mereka diketahui hendak mengantarkan sabu ke wilayah Jakarta Selatan. Polisi langsung menangkap keempat tersangka di Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara.

"Saat tersangka Nando, BCK, BD dan HND ditangkap, polisi menemukan 10 Kg sabu," imbuh Argo.

Sementara, Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Doni Alexander menerangkan, keempatnya hendak mengantarkan sabu itu ke kurir untuk diedarkan di Jakarta. Mereka janjian bertemu di wilayah Pondok Indah Jakarta Selatan.

"Untuk wilayah Pondok Indah sudah disepakati tersangka Nando dan tersangka yg nunggu di sana. Lokasi itu strategis jauh dari pantauan masyarakat dan sistemnya sudah seperti sistem bandar mereka meletakan barang dan mengambil barang. Tapi kami pastikan mereka tahu tempat itu dan diedarkan di Jakarta," papar Doni.

Polisi pun bergegas menuju kawasan Pondok Indah dan meringkus tersangka Bibir, Pian, dan Jono. Saat itu ketiganya sedang menunggu Nando dan kawan-kawan untuk mengambil sabu.

"Skema awalnya 1 orang si BBR mau ambil 2 kg dan pergi dan datang lagi PN ngambil 3 kg dan JG ngambil 2 kg. Semua ngambil 7 kg dan 2 kg di tersangka," jelasnya.

Atas perbuatanya, para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) junto Pasal 132 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Para tersangka terancam hukuman penjara seumur hidup.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS