Ferdinand Demokrat Setuju Menteri Susi Dicopot, Dukung Pendapat Faizal

Reza Gunadha, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Senin, 12 Agustus 2019 | 19:56 WIB
Ferdinand Demokrat Setuju Menteri Susi Dicopot, Dukung Pendapat Faizal
Gaya Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti di JFW 2019 (instagram)

Suara.com - Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mendukung pendapat eks anggota Presidium Alumni 212 Faizal Assegaf, soal Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Susi Pudjiastuti.

Ia blak-blakan mengkritik kinerja Menteri Susi, yang menurutnya tak berarti apa pun.

Bagi Ferdinand Hutahaean, Menteri Susi tak banyak bekerja dan patut untuk dicopot, tetapi ia tak setuju jika posisinya diganti 'Rohim D', yang dikoreksi warganet menjadi Rokhmin Dahuri, menteri KP di bawah pemerintahan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.

"Gue setuju yang ini, tapi gue enggak setuju kalau Rohim D yang akan ganti @susipudjiastuti. Susi memang cuma besar di cerita saja, kinerja kosong nelayan menjerit," cuit @FerdinandHaean2, Senin (12/8/2019).

Cuitan itu merupakan respons yang ia berikan untuk pernyataan Faisal Assegaf beberapa menit sebelumnya.

Cuitan Ferdinand Hutahaean - (Twitter/@FerdinandHaean2)
Cuitan Ferdinand Hutahaean - (Twitter/@FerdinandHaean2)

"Kalau kalian klaim kinerja Susi Pudjiastuti sukses dongkrak kesejahteraan rakyat, ya santai-santai aja. Nanti hal itu akan terjawab bila Pak @jokowi pertahankan Susi di kabinet berikut. Dan kalian sepuasnya mencaci-maki saya. Tapi, jangan frustasi & baperan bila Susi terbuang dr kabinet. *FA*," bunyi kicauan @faizalassegaf.

Sebelumnya Faizal Assegaf telah mencaci-maki Menteri Susi di Twitter. Ia bahkan memberi Menteri Susi julukan Ratu Bajak Laut.

Faizal Assegaf juga menuding Menteri Susi melakukan pencitraan di balik ketenarannya sebagai menteri perempuan yang tangguh selama ini.

Cuitan Faizal Assegaf - (Twitter/@faizalassegaf)
Cuitan Faizal Assegaf - (Twitter/@faizalassegaf)

Tak hanya itu, tuduhan lain yang diutarakan Faizal Assegaf yakni, Menteri Susi memiliki maksud tersembunyi di balik program makan ikan lele.

baca juga

"Saudara-saudara kami di Papua & Maluku wajib menikmati lezat & nikmatnya aneka ikan laut yang berlimpah. Jangan bodohi mereka untuk makan ikan lele oleh program penipuan 'Ratu Bajak Laut'. Silakan @susipudjiastuti & keluarganya setiap hari di meja makan mereka konsumsi ikan lele!" ungkapnya.

Faizal Assegaf lalu menilai, penenggelaman kapal yang dilakukan Menteri Susi selama ini tak ada faedahnya untuk rakyat kecil di pesisir.

"Akrobat bajak laut sudah ada sejak ratusan tahun di perairan NKRI, saling usir & tenggelamkan kapal demi penguasaan laut di antara mereka. Hasilnya, jutaan rakyat di pesisir cuma jadi penonton. Sedikit yang kebetulan kebagian imbalan dari 'Ratu Bajak Laut', dipaksa makan ikan lele," tulisnya.

Belum ada tanggapan langsung dari Menteri Susi terhadap kritik dua tokoh politik ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ferdinand: Bilang ke Anies, Ganjil Genap Kurangi Rejeki Taksi Online

Ferdinand: Bilang ke Anies, Ganjil Genap Kurangi Rejeki Taksi Online

News | Senin, 12 Agustus 2019 | 11:08 WIB

Eks PA 212 Serang Menteri Susi soal Program Makan Lele, Berujung Diblokir

Eks PA 212 Serang Menteri Susi soal Program Makan Lele, Berujung Diblokir

News | Sabtu, 10 Agustus 2019 | 19:56 WIB

Ferdinand Sindir Prabowo Akrab dengan Mega: Setelah Rakyat Korban Nyawa

Ferdinand Sindir Prabowo Akrab dengan Mega: Setelah Rakyat Korban Nyawa

News | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 12:50 WIB

Kesimpulan Ferdinand: Jokowi Punya Karakter Pemimpin, Prabowo Tidak Punya

Kesimpulan Ferdinand: Jokowi Punya Karakter Pemimpin, Prabowo Tidak Punya

News | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 11:28 WIB

Pemotor Lewat Trotoar Lebar Viral, Ferdinand Sindir DKI: Dibilangin Ngeyel

Pemotor Lewat Trotoar Lebar Viral, Ferdinand Sindir DKI: Dibilangin Ngeyel

News | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 06:10 WIB

Terkini

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 19:54 WIB

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:53 WIB

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:48 WIB

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:41 WIB

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:40 WIB

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:34 WIB

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:04 WIB

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:51 WIB

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

×