Ferdinand Demokrat Setuju Menteri Susi Dicopot, Dukung Pendapat Faizal

Reza Gunadha | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Ferdinand Demokrat Setuju Menteri Susi Dicopot, Dukung Pendapat Faizal
Gaya Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti di JFW 2019 (instagram)

Ferdinand Hutahaean menyebut kinerja Menter Susi 'kosong'.

Suara.com - Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mendukung pendapat eks anggota Presidium Alumni 212 Faizal Assegaf, soal Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Susi Pudjiastuti.

Ia blak-blakan mengkritik kinerja Menteri Susi, yang menurutnya tak berarti apa pun.

Bagi Ferdinand Hutahaean, Menteri Susi tak banyak bekerja dan patut untuk dicopot, tetapi ia tak setuju jika posisinya diganti 'Rohim D', yang dikoreksi warganet menjadi Rokhmin Dahuri, menteri KP di bawah pemerintahan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.

"Gue setuju yang ini, tapi gue enggak setuju kalau Rohim D yang akan ganti @susipudjiastuti. Susi memang cuma besar di cerita saja, kinerja kosong nelayan menjerit," cuit @FerdinandHaean2, Senin (12/8/2019).

Cuitan itu merupakan respons yang ia berikan untuk pernyataan Faisal Assegaf beberapa menit sebelumnya.

Cuitan Ferdinand Hutahaean - (Twitter/@FerdinandHaean2)
Cuitan Ferdinand Hutahaean - (Twitter/@FerdinandHaean2)

"Kalau kalian klaim kinerja Susi Pudjiastuti sukses dongkrak kesejahteraan rakyat, ya santai-santai aja. Nanti hal itu akan terjawab bila Pak @jokowi pertahankan Susi di kabinet berikut. Dan kalian sepuasnya mencaci-maki saya. Tapi, jangan frustasi & baperan bila Susi terbuang dr kabinet. *FA*," bunyi kicauan @faizalassegaf.

Sebelumnya Faizal Assegaf telah mencaci-maki Menteri Susi di Twitter. Ia bahkan memberi Menteri Susi julukan Ratu Bajak Laut.

Faizal Assegaf juga menuding Menteri Susi melakukan pencitraan di balik ketenarannya sebagai menteri perempuan yang tangguh selama ini.

Cuitan Faizal Assegaf - (Twitter/@faizalassegaf)
Cuitan Faizal Assegaf - (Twitter/@faizalassegaf)

Tak hanya itu, tuduhan lain yang diutarakan Faizal Assegaf yakni, Menteri Susi memiliki maksud tersembunyi di balik program makan ikan lele.

"Saudara-saudara kami di Papua & Maluku wajib menikmati lezat & nikmatnya aneka ikan laut yang berlimpah. Jangan bodohi mereka untuk makan ikan lele oleh program penipuan 'Ratu Bajak Laut'. Silakan @susipudjiastuti & keluarganya setiap hari di meja makan mereka konsumsi ikan lele!" ungkapnya.

Faizal Assegaf lalu menilai, penenggelaman kapal yang dilakukan Menteri Susi selama ini tak ada faedahnya untuk rakyat kecil di pesisir.

"Akrobat bajak laut sudah ada sejak ratusan tahun di perairan NKRI, saling usir & tenggelamkan kapal demi penguasaan laut di antara mereka. Hasilnya, jutaan rakyat di pesisir cuma jadi penonton. Sedikit yang kebetulan kebagian imbalan dari 'Ratu Bajak Laut', dipaksa makan ikan lele," tulisnya.

Belum ada tanggapan langsung dari Menteri Susi terhadap kritik dua tokoh politik ini.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS