Imbauan KJRI untuk WNI Terkait Situasi di Bandara Hong Kong

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 13 Agustus 2019 | 09:21 WIB
Imbauan KJRI untuk WNI Terkait Situasi di Bandara Hong Kong
Ribuan demonstran memasuki kawasan bandara internasional Hong Kong hingga membuat aktivitas penerbangan di hentikan, Senin (12/8/2019). (AFP/ VIVEK PRAKASH)

Suara.com - Aksi demonstrasi di Hong Kong yang menolak RUU Ekstradisi disebut makin meluas. Bahkan pada Senin (12/8) kemarin, ribuan pemrotes menduduki Bandara Internasional Hong Kong hingga menyebabkan penerbangan yang masuk dan keluar harus ditunda.

Terkait kondisi terkini di Bandara Internasional Hong Kong, melalui pesan tertulisnya, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hong Kong menyatakan, dari pantauan jadwal penerbangan di website Bandara Internasional Hong Kong sebagai akibat dari aksi pendudukan oleh pengunjuk rasa di Terminal 1, pihak Bandara telah membatalkan penerbangan ke luar Hong Kong untuk jadwal penerbangan sore hingga malam ini.

Sehubungan dengan hal tersebut, KJRI mengimbau para WNI yang memiliki rencana penerbangan ke luar Hong Kong hari ini atau beberapa hari ke depan untuk segera menghubungi agen perjalanan atau maskapai penerbangan untuk memastikan kembali status jadwal penerbangan.

Pelaksana Tugas (Plt) Konsul Jenderal RI di Hong Kong Mandala Purba juga mengimbau para WNI tersebut untuk segera mencari alternatif tempat tinggal atau akomodasi sementara di Hong Kong sampai mendapatkan kepastian jadwal penerbangan berikutnya.

Selain itu, para WNI di Hong Kong juga diimbau untuk terus memonitor perkembangan status jadwal penerbangan melalui jalur resmi, antara lain laman resmi Bandara Internasional Hong Kong (https://www.hongkongairport.com/en/) dan laman resmi maskapai penerbangan masing-masing.

Berdasarkan informasi yang diterima KJRI Hong Kong, saat ini transportasi dari bandara menuju ke Hong Kong juga mengalami gangguan dan hambatan.

Untuk itu, bagi WNI yang sedang berada di bandara disarankan untuk tetap tenang dan menunggu sampai mode transportasi berjalan kembali serta mengantri dengan tertib untuk mendapatkan transportasi ke kota, khususnya dengan Airport Express yang masih beroperasi.

KJRI juga menekankan kepada warga Indonesia di Hong Kong untuk tidak ikut bergabung dalam aksi unjuk rasa atau berada dekat dengan pengunjuk rasa.

Untuk informasi lebih lanjut, pihak KJRI Hong Kong siap membantu dan dapat dihubungi di saluran siaga Whatsap pada nomor +852 6894 2799 / +852 6773 0466 / +852 5294 4184.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Situasi Hong Kong Makin Memburuk, Migrant Care Minta Indonesia Lakukan Ini

Situasi Hong Kong Makin Memburuk, Migrant Care Minta Indonesia Lakukan Ini

News | Selasa, 13 Agustus 2019 | 05:30 WIB

KJRI Hong Kong Wanti-wanti WNI Tak Gabung Demonstran Anti China

KJRI Hong Kong Wanti-wanti WNI Tak Gabung Demonstran Anti China

News | Senin, 12 Agustus 2019 | 21:39 WIB

Diduduki Massa Anti China, Bandara Hong Kong Batalkan Semua Penerbangan

Diduduki Massa Anti China, Bandara Hong Kong Batalkan Semua Penerbangan

News | Senin, 12 Agustus 2019 | 21:08 WIB

AS dan Australia Kompak Ingatkan Warganya Hati-hati Saat di Hong Kong

AS dan Australia Kompak Ingatkan Warganya Hati-hati Saat di Hong Kong

News | Kamis, 08 Agustus 2019 | 13:52 WIB

Aksi Mogok Massal Ancam Lumpuhkan Pusat Bisnis di Hong Kong

Aksi Mogok Massal Ancam Lumpuhkan Pusat Bisnis di Hong Kong

News | Senin, 05 Agustus 2019 | 12:32 WIB

Terkini

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 22:29 WIB

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:36 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB