Wacana GBHN, Pendiri PAN: Sudahlah Jangan 'Ngrusuhi' Presiden Terpilih

Rendy Adrikni Sadikin | Suara.com

Kamis, 15 Agustus 2019 | 12:28 WIB
Wacana GBHN, Pendiri PAN: Sudahlah Jangan 'Ngrusuhi' Presiden Terpilih
Presiden Joko Widodo saat mendatangi Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (5/8). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Wacana dibangkitkan kembali Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) menuai tanggapan dari salah satu pendiri Partai Amanat Nasional Abdillah Toha.

Dalam kicauan di akun jejaring sosial Twitter @AT_AbdillahToha, Kamis (15/8/2019), Abdillah Toha menilai GBHN merupakan akal-akalan partai yang ingin mengatur presiden.

Di cuitan tersebut, Abdillah Toha meminta agar tidak mengganggu presiden terpilih. Kata dia, GBHN dulu ada karena presiden dipilih oleh MPR, sementara kini presiden dipilih oleh rakyat.

Kiwari, imbuh Abdillah Toha, rakyat memilih presiden karena visi dan janji-janjinya, bukan janji partai. Menurut Abdillah Toha, sebagian besar rakyat memilih Joko Widodo bukan karena partai pengusungnya.

"Sudahlah jangan 'ngrusuhi' presiden terpilih. GBHN itu kan dulu karena presiden dipilih MPR. Sekarang pilih presiden karena visi dan janji-janjinya. Bukan janji partai. Sebagian besar kita memilih Jokowi bukan karena partai pengusungnya. GBHN hanya akal-akalan partai saja yang ingin ngatur presiden," kicau Abdillah Toha.

Kicauan Abdillah Toha soal wacana GBHN. (Twitter/@AT_AbdillahToha)
Kicauan Abdillah Toha soal wacana GBHN. (Twitter/@AT_AbdillahToha)

Sekedar informasi, berawal dari Kongres V PDI Perjuangan merekomendasikan agar MPR kembali diberikan kewenangan menetapkan GBHN.

PDIP beralasan dengan adanya GBHN, semuanya dibimbing oleh sebuah arah, yakni bagaimana bangsa Indonesia maju dan dapat menjadi pemimpin di antara bangsa-bangsa maju.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Gladi Bersih Upacara 17 Agustus di Istana Merdeka

Jokowi Gladi Bersih Upacara 17 Agustus di Istana Merdeka

News | Kamis, 15 Agustus 2019 | 12:07 WIB

Besok, Presiden Jokowi Bakal Didemo 5.000 Buruh Karena Ini

Besok, Presiden Jokowi Bakal Didemo 5.000 Buruh Karena Ini

News | Kamis, 15 Agustus 2019 | 11:33 WIB

Ditanya Kapan Umumkan Kabinet Baru, Ini Jawaban Jokowi

Ditanya Kapan Umumkan Kabinet Baru, Ini Jawaban Jokowi

Video | Kamis, 15 Agustus 2019 | 10:56 WIB

Pesan Presiden Jokowi Saat Peringatan Hari Pramuka Ke-58 di Cibubur

Pesan Presiden Jokowi Saat Peringatan Hari Pramuka Ke-58 di Cibubur

News | Kamis, 15 Agustus 2019 | 07:59 WIB

Kinerja Parlemen Makin Buruk Jika GBHN Hidup Lagi

Kinerja Parlemen Makin Buruk Jika GBHN Hidup Lagi

News | Kamis, 15 Agustus 2019 | 06:50 WIB

PHSK Khawatir Presiden Bisa Dimakzulkan Meski Tak Salah Jika Ada GBHN

PHSK Khawatir Presiden Bisa Dimakzulkan Meski Tak Salah Jika Ada GBHN

News | Kamis, 15 Agustus 2019 | 06:45 WIB

PHSK: GBHN Potensi Merusak Sistem yang Sudah Dibangun

PHSK: GBHN Potensi Merusak Sistem yang Sudah Dibangun

News | Kamis, 15 Agustus 2019 | 06:40 WIB

11 Blak-blakan Jokowi: Pemuda Misterius Jadi Menteri dan Pindah Ibu Kota

11 Blak-blakan Jokowi: Pemuda Misterius Jadi Menteri dan Pindah Ibu Kota

News | Kamis, 15 Agustus 2019 | 08:25 WIB

Jokowi Bocorkan soal Kabinet Baru dan 4 Berita Populer Lainnya

Jokowi Bocorkan soal Kabinet Baru dan 4 Berita Populer Lainnya

News | Kamis, 15 Agustus 2019 | 07:10 WIB

Terkini

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:30 WIB

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:05 WIB

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:41 WIB

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:05 WIB

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:46 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB