Mahasiswa Pelaku Pembakar Polisi di Cianjur Bertambah Jadi 30 Orang

Agung Sandy Lesmana | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Jum'at, 16 Agustus 2019 | 12:29 WIB
Mahasiswa Pelaku Pembakar Polisi di Cianjur Bertambah Jadi 30 Orang
Polisi dibakar di Cianjur. (ist)

Suara.com - Kepala Biro Penerangan Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengaku polisi terus mendalami aksi unjuk rasa di depan Pendopo Cianjur, Jawa Barat, kemarin. Buntut dari aksi tersebut, empat anggota kepolisian terbakar.

Kekinian, total 30 orang diamankan oleh aparat kepolisian. Mereka berasal dari sejumlah organisasi mahasiswa, yakni GMNI, PMII, HMI, Himmat, IMM, dan DPP.

"Saat ini sudah ada 30 orang peserta unjuk rasa diamankan oleh polisi," ujar Dedi di Mabes Polri, Jumat (16/8/2019).

Sejumlah mahasiswa diamankan usai aksi berujung polisi terbakar di Cianjur. [Antara]
Sejumlah mahasiswa diamankan usai aksi berujung polisi terbakar di Cianjur. [Antara]

Dedi menyebut, pihaknya akan melakukan gelar perkara dengan beberapa barang bukti yg sudah diamankan. Barang bukti tersebut mulai dari seragam kepolisian yang sudah terbakar, ada ban bekas, handphone, jas almamater, spanduk, dan bendera.

Dari insiden terbakarnya empat anggota polisi, Dedi menyebut adanya dugaan peserta aksi yang melempar bensin ke arah aparat.

"Ada dugaan juga peserta tersebut melempar berupa bensin kepada aparat keamanan," katanya.

Sebelumnya, Polres Cianjur telah mengamankan sedikitnya 15 mahasiswa setelah kejadian aksi massa berujung empat anggota polisi mengalami luka bakar di Gedung DPRD Cianjur.

"Untuk tersangka saat ini posisinya masih pendalaman. Namun sudah diamankan di Polres Cianjur 15 orang dari kelompok OKP Cipayung Plus," kata  Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Kamis (15/8/2019).

Menurut Truno, OKP Cipayung Plus sendiri terdiri dari sejumlah organisasi mahasiswa, di antaranya DPC GMNI Cianjur, PC PMII Cianjur, HMI Cianjur, HIMAT, CIF dan lainnya.

Ajun Inspektur Satu Polisi Erwin merupakan salah satu polisi yang mengalami luka bakar 64 persen. Kini Erwin telah dirujuk ke RSPP setelah sebelumnya dirawat di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.  Sedangkan tiga polisi lain yang luka bakar di atas 20 dan 40 persen akan dirujuk ke Bandung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alami Luka Bakar 64 Persen, Kondisi Polisi Terbakar di Cianjur Stabil

Alami Luka Bakar 64 Persen, Kondisi Polisi Terbakar di Cianjur Stabil

News | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 11:53 WIB

Trauma Inhalasi, Polisi yang Dibakar Mahasiswa Dirujuk ke RSPP

Trauma Inhalasi, Polisi yang Dibakar Mahasiswa Dirujuk ke RSPP

News | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 11:23 WIB

Pernyataan Kompolnas Soal Terbakarnya Anggota Polri di Cianjur

Pernyataan Kompolnas Soal Terbakarnya Anggota Polri di Cianjur

News | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 09:01 WIB

Demo Berujung Bakar Polisi, Abu Janda Kecam Penceramah Zalim

Demo Berujung Bakar Polisi, Abu Janda Kecam Penceramah Zalim

News | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 08:35 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB