Peringati HUT RI Lewat Video, Kirana Larasati Malah Dibully Warganet

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 17 Agustus 2019 | 10:15 WIB
Peringati HUT RI Lewat Video, Kirana Larasati Malah Dibully Warganet
Kirana Larasati [Yuliani/Suara.com]

Suara.com - Politikus PDI-P Kirana Larasati diserang pengguna Twitter lantaran sebuah video yang diunggahnya. Video yang diunggahnya itu menggambarkan peristiwa yang terjadi mulai dari 1945 hingga 2019.

Kirana mengunggah sebuah video spesial memperingati Kemerdekaan ke-74 RI.

"Karena untuk persatuan Indonesia jangan mau ditawar! HARGA MATI. Titik. Disimak videonya gaes," kata Kirana melalui akun Twitter pribadinya @_kiranalara pada Kamis (15/8/2019).

Bidik layar video yang diunggah politikus PDIP Kirana Larasati. (Twitter).
Bidik layar video yang diunggah politikus PDIP Kirana Larasati. (Twitter).

Dalam video itu hanya menyuguhkan rentetan kalimat yang muncul satu persatu. Kalimat yang disampaikan oleh seorang pria itu dibacakan dengan nada bak sedang melakukan kegiatan pelelangan.

Pria itu menyebut berbagai peristiwa yang terjadi dari 1945 hingga 2019. Jika diurutkan, pria itu menyebut PKI 1948, Republik Maluku Selatan 1950, DI TII 1953, Permesta 1957, PRRI 1958, PKI 1965, Gerakan Aceh Merdeka 1976, Organisasi Papua Merdeka 1982, Tragedi Tanjung Priok 1984, Kerusuhan Mei 1998 dan Kericuhan Pemilu 2019.

Setelah itu, seorang wanita berbicara bahwa hingga saat ini masih ada pihak yang ingin memecah belah negeri.

"Tapi semoga, harga kita untuk Indonesia yang satu takkan pernah bisa ditawar. Dirgahayu Indonesia," ucap wanita tersebut.

Meskipun begitu, Larasati mendapatkan banyak komentar negatif dari pengguna Twitter. Banyak yang mengkritik Larasati tidak paham akan korelasi antara kemerdekaan dengan peristiwa yang telah disebutkan dalam video.

"Kau tahu Mei 1998 n Tanjung Priuk enggak? Kalau enggak ada Mei 1998 enggak akan kau bisa upload video ini dengan tenang. Untung lah kau enggak lolos. Mau jadi wakil rakyat kok tolol masalah sejarah rakyat. Pantas negara ini susah maju, orang kayak kau yang enggak ngerti sejarah pulaknya yang petentengan," ujar pengguna Twitter dengan akun @dunanranger.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jika Gagal Jadi Anggota Dewan, Kirana Larasati : Ya Move On

Jika Gagal Jadi Anggota Dewan, Kirana Larasati : Ya Move On

Entertainment | Senin, 03 Juni 2019 | 11:49 WIB

Calon Anggota DPR, Kirana Larasati Masih Menunggu Penghitungan

Calon Anggota DPR, Kirana Larasati Masih Menunggu Penghitungan

Entertainment | Senin, 03 Juni 2019 | 11:35 WIB

Didamprat, Rachel Maryam Jawab Pertanyaan Kirana Larasati Naif atau Bodoh

Didamprat, Rachel Maryam Jawab Pertanyaan Kirana Larasati Naif atau Bodoh

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 11:49 WIB

Rusuh 22 Mei, Kirana Larasati Damprat Rachel Maryam: Anda Naif atau Bodoh?

Rusuh 22 Mei, Kirana Larasati Damprat Rachel Maryam: Anda Naif atau Bodoh?

News | Kamis, 23 Mei 2019 | 11:23 WIB

Terkini

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:08 WIB

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:07 WIB

UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total

UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:57 WIB

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:47 WIB

Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya

Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:43 WIB

Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak

Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:39 WIB

MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!

MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:59 WIB

Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer

Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:45 WIB

Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki

Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:32 WIB

Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa

Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:28 WIB