Disopiri Syekh Mohammed, Jokowi Malu Dibilang Ndeso jika Tanya Merek Mobil

Reza Gunadha, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Rabu, 21 Agustus 2019 | 14:14 WIB
Disopiri Syekh Mohammed, Jokowi Malu Dibilang Ndeso jika Tanya Merek Mobil
Jokowi sambut kedatangan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohamed (Twitter/ @jokowi)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) rupanya memiliki pengalaman jenaka saat berkunjung ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Ia baru saja menceritakannya di Instagram, Rabu (21/8/2019).

Berdasarkan keterangan Jokowi, momen tersebut terjadi empat tahun lalu. Saat itu, setibanya di Abu Dhabi, ia dijemput langsung oleh Putra Mahkota Abu Dhabi Syekh Mohammed bin Zayed Al Nahyan di tangga pesawat.

Syekh Mohammed kemudian mengajak Jokowi ikut naik ke mobilnya, yang juga ia kemudikan sendiri.

"Tak banyak aturan protokol, begitu cepat dan sederhana," ungkap Jokowi.

Namun, Syekh Mohammed tampaknya sempat ragu lantaran ia tahu, segala kegiatan Jokowi dijaga ketat oleh aturan-aturan protokoler.

Meski begitu, Jokowi memilih untuk langsung ikut dengan Syekh Mohammed.

"Sheikh Mohamed sempat bertanya: "Presiden Jokowi izin dulu ke protokol?" Ah, saya enggak usah izin, saya langsung naik saja. Kalau saya ngomong pasti enggak boleh demi keamanan," tulis @jokowi dengan emoji tertawa.

Sepanjang perjalanan, Jokowi mengaku, mobil yang ia tumpangi itu melaju dengan pelan dan tak secepat yang ia bayangkan, tetapi saat melihat speedometer, Jokowi terkejut.

"Tapi begitu saya melirik speedometer, 190-200 kilometer per jam. Duh, kencang sekali mobilnya, ternyata," terang Jokowi.

baca juga

Ia pun penasaran dengan merek mobil Syekh Mohammed tersebut. Matanya lantas melirik ke sana kemari untuk mencari logo atau tulisan merek mobil itu.

Meskipun tak ada hasil, Jokowi menahan keinginan untuk bertanya langsung pada Syekh Mohammed, karena suatu alasan yang kocak.

"Saya lirik-lirik, cari-cari ini merek mobilnya, tidak ketemu. Dan saya tidak bertanya ke Sheikh Mohamed. Malu, jangan-jangan beliau nanti: "Presiden Jokowi ini ndeso banget,"" kenang Jokowi, lagi-lagi dengan emoji tertawa.

Presiden Jokowi dan Putra Mahkota Abu Dhabi Syekh Mohammed - (Instagram/@jokowi)
Presiden Jokowi dan Putra Mahkota Abu Dhabi Syekh Mohammed - (Instagram/@jokowi)

Caption panjang untuk foto Jokowi dengan Syekh Mohammed itu lalu dilanjutkan dengan topik obrolan keduanya soal kemajuan negara masing-masing dan kuncinya.

"Kita ingat, Uni Emirat Arab punya minyak, kita juga punya minyak. Dia punya gas, kita juga punya. Tapi di sana tak ada kayu, kita punya kayu, saat itu kita bahkan punya BUMN kayu. Minerba kita punya semuanya, dari batu bara, emas, nikel, bauksit, tembaga... semuanya.

Tetapi sekarang ini, kita tahu, income per kapita di sana USD43.000, kita USD4.000. Bagaimana bisa? Kenapa UEA melompat begitu cepat? Padahal, kata Sheikh Mohamed, "Presiden Jokowi, tahun 60-an kami dari Dubai ke Abu Dhabi masih naik unta." Kita ingat saat itu kita sudah naik Holden dan Impala. "Tahun 70-an kami dari Dubai ke Abu Dhabi masih naik truk dan mobil pick up," kata Sheikh Mohamed. Kita tahun itu sudah naik Toyota Kijang.

Menginjak tahun 1980-1985, di sana orang-orang sudah lalu lalang dengan mobil mewah bermerek Mercedes Benz, BMW... Kita masih naik Kijang. Income perkapita mereka melompat jauh.

Nah, kunci kemajuan itu apa? Kuncinya kecepatan. Cepat di perizinan, sederhana di regulasi. Perizinan yang butuh waktu tahunan di tempat kita, di UEA setengah jam sahaja.

Sering saya sampaikan, ke depan negara besar tidak lagi menguasai negara kecil, atau negara kaya menguasai negara miskin. Yang terjadi, negara cepat akan menguasai negara yang lambat," jelas Jokowi.

Putra Mahkota Abu Dhabi atau Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Uni Emirat Arab Syekh Mohammed bin Zayed Al Nahyan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia, Kamis (24/7/2019) lalu.

Kunjungan dalam rangka pertemuan bilateral itu digelar di Istana Bogor, Jawa Barat.

Kabar terakhir menyebutkan, selain kesepakatan bisnis, dari pertemuan itu, Jokowi mendapat hadiah pembangunan masjid di Solo dari Syekh Mohammed.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Jokowi Panen Garam Perdana dan Bagikan Sertifikat Tanah di Kupang

Presiden Jokowi Panen Garam Perdana dan Bagikan Sertifikat Tanah di Kupang

Bisnis | Rabu, 21 Agustus 2019 | 08:16 WIB

Kecam Tindakan Fasis dan Rasis Terhadap Mahasiswa Papua

Kecam Tindakan Fasis dan Rasis Terhadap Mahasiswa Papua

Foto | Selasa, 20 Agustus 2019 | 13:52 WIB

INDEF: Jokowi Tak Perlu Buat Kementerian Investasi

INDEF: Jokowi Tak Perlu Buat Kementerian Investasi

Bisnis | Senin, 19 Agustus 2019 | 16:30 WIB

Swasta Tertarik Ikut Bangun Ibu Kota Baru Kalau...

Swasta Tertarik Ikut Bangun Ibu Kota Baru Kalau...

Bisnis | Senin, 19 Agustus 2019 | 14:29 WIB

5 Perayaan Nuansa Otomotif Paling Seru di HUT Kemerdekaan NKRI ke-74

5 Perayaan Nuansa Otomotif Paling Seru di HUT Kemerdekaan NKRI ke-74

Otomotif | Senin, 19 Agustus 2019 | 08:00 WIB

Terkini

Perhutanan Sosial Dinilai Minim Evaluasi, Aktivis Soroti Pemberian Izin

Perhutanan Sosial Dinilai Minim Evaluasi, Aktivis Soroti Pemberian Izin

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:17 WIB

Warga Australia Habisi 2 Anak Kandung dengan Sadis di Bali, Lalu Bunuh Diri

Warga Australia Habisi 2 Anak Kandung dengan Sadis di Bali, Lalu Bunuh Diri

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:16 WIB

Layani Rute 9H hingga Mikrotrans, Halte Transjakarta Universitas Pancasila Kembali Beroperasi

Layani Rute 9H hingga Mikrotrans, Halte Transjakarta Universitas Pancasila Kembali Beroperasi

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:16 WIB

Rupiah Kembali Loyo, Tekanan Dolar dan Minyak Dunia Menghantui

Rupiah Kembali Loyo, Tekanan Dolar dan Minyak Dunia Menghantui

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 16:15 WIB

Komunitas Motor Meriahkan Road to MotoGP Mandalika 2026, Touring 100 Rider Siap Digelar

Komunitas Motor Meriahkan Road to MotoGP Mandalika 2026, Touring 100 Rider Siap Digelar

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 16:15 WIB

Fotografer di Lampung Timur Dibantai: Pelaku Diciduk di Bakauheni

Fotografer di Lampung Timur Dibantai: Pelaku Diciduk di Bakauheni

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 16:13 WIB

Purbaya Diganti Suahasil, Ekonom UGM Soroti 3 Hal yang Bisa Menentukan Arah Fiskal

Purbaya Diganti Suahasil, Ekonom UGM Soroti 3 Hal yang Bisa Menentukan Arah Fiskal

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:11 WIB

Dapat Ganti Rugi Rp5 Juta, Hakim Kabulkan Sebagian Permohonan Praperadilan Roy Suryo

Dapat Ganti Rugi Rp5 Juta, Hakim Kabulkan Sebagian Permohonan Praperadilan Roy Suryo

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:10 WIB

Cak Imin Ingatkan Manfaat JKN: Sakit Tak Boleh Bikin Keluarga Jatuh Miskin

Cak Imin Ingatkan Manfaat JKN: Sakit Tak Boleh Bikin Keluarga Jatuh Miskin

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:04 WIB

Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar

Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar

Surakarta | Selasa, 15 September 2026 | 16:00 WIB

×