Todong Pistol, Bandar Narkoba di Kampung Ambon Tewas di Tangan Polisi

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 22 Agustus 2019 | 05:54 WIB
Todong Pistol, Bandar Narkoba di Kampung Ambon Tewas di Tangan Polisi
Ilustrasi pistol ditembakkan. [shutterstock]

Suara.com - Petualangan seorang bandar narkoba berinisial Sl (28) yang kerap beraksi di Kampung Permata atau Kampung Ambon, Jakarta Barat, akhirnya berakhir setelah SI ambruk diterjang timah panas pada Rabu (21/8) dini hari.

Dalam operasi tersebut personel Polsek Cengkareng Jakarta Barat berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan si bandar antara lain sisa penjualan paket sabu sebanyak delapan paket dengan berat brutto 4.21 gram, timbangan digital, plastik klip, sebuah pistol air soft gun, uang hasil penjualan sebanyak Rp 12.000.000 serta 3 buah HP.

Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri, mengatakan peristiwa tersebut berawal ketika jajarannya sedang mengintai seorang bandar narkoba yang kerap beroperasi di kawasan Kampung Ambon.

Petugas lalu melakukan pengintaian di sekitar rumah pelaku di Jalan Safir, Kampung Ambon. Lokasi tersebut diintai karena banyaknya laporan masyarakat tentang peredaran gelap narkoba di lokasi tersebut.

Tak lama setelah tiba di lokasi, anggota Polsek Cengkareng melihat pelaku sedang melakukan transaksi narkoba. Seketika itu juga petugas langsung bergerak untuk melakukan penangkapan.

"Namun gerak anggota kami diketahui oleh pelaku dan pelaku berusaha melarikan diri, namun pelaku berhasil diamankan oleh petugas kami di Jalan Daan Mogot Cengkareng Drain, Jakarta Barat," ujar khoiri di Jakarta, Rabu.

Setelah mengamankan SI, tim yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Antonius dan Kasubnit Narkoba Ipda Eko Kuswanto kemudian melakukan penggeledahan badan terhadap pelaku.

"Tiba-tiba dari balik bajunya, pelaku mengeluarkan senjata air soft gun jenis FN dan mengarahkannya kepada anggota kami," tutur Khoiri.

Akibat tindakan pelaku, sontak petugas langsung melakukan pembelaan diri dan dengan melepaskan tembakan peringatan dan mengambil tindakan tegas terukur yang mengenai dada kiri SI.

Setelah SI dilumpuhkan, petugas langsung melarikannya ke rumah sakit terdekat. Meski demikian pelaku akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Selain menghentikan kiprah si bandar narkoba, petugas juga berhasil mengamankan dua orang pembeli yang saat penggerebekan terjadi sedang bertransaksi dengan SI.

"Kami juga mengamankan dua orang pembeli berinisial RO dan RI dengan barang bukti sebanyak satu paket sabu dengan berat bruto 0.92 gram," tambahnya.

Dua pembeli sabu tersebut kini diamankan petugas untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dua orang tersebut kini dijerat dengan pasal 114 ayat 1 sub 112 ayat 1 HARI no. 35 th 2009. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Polisi Tembak Mati Polisi di Depok Dilimpahkan ke Kejaksaan

Kasus Polisi Tembak Mati Polisi di Depok Dilimpahkan ke Kejaksaan

News | Senin, 12 Agustus 2019 | 13:13 WIB

DOORR! Narapidana Cipinang Ditembak Mati, Edarkan Sabu

DOORR! Narapidana Cipinang Ditembak Mati, Edarkan Sabu

News | Kamis, 08 Agustus 2019 | 14:31 WIB

Nekat Kabur Masuk AS, Migran Tewas Ditembak Polisi di Depan Anaknya

Nekat Kabur Masuk AS, Migran Tewas Ditembak Polisi di Depan Anaknya

News | Minggu, 04 Agustus 2019 | 19:10 WIB

Terkini

Gedung Putih Mencari Benang Merah di Balik Kematian Jenderal dan Ilmuwan Nuklir AS William McCasland

Gedung Putih Mencari Benang Merah di Balik Kematian Jenderal dan Ilmuwan Nuklir AS William McCasland

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:59 WIB

Cerita di Balik Penggusuran 36 Bangunan Rumah di Cibubur

Cerita di Balik Penggusuran 36 Bangunan Rumah di Cibubur

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:49 WIB

Guru dari Aceh hingga Papua Pasang Badan untuk Nadiem, Bongkar Fakta Chromebook

Guru dari Aceh hingga Papua Pasang Badan untuk Nadiem, Bongkar Fakta Chromebook

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:45 WIB

Thailand Siapkan Mega Proyek Rp4000 Triliun, Bikin Jembatan Darat Saingi Selat Malaka

Thailand Siapkan Mega Proyek Rp4000 Triliun, Bikin Jembatan Darat Saingi Selat Malaka

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:39 WIB

Alarm KPAI: Anak Indonesia Kebanyakan Minum Manis, Ancaman Diabetes Bayangi Generasi 2045

Alarm KPAI: Anak Indonesia Kebanyakan Minum Manis, Ancaman Diabetes Bayangi Generasi 2045

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:03 WIB

Kebiadaban Israel Berlanjut: Bikin Cacat Warga Palestina, Kini Halangi Prostesis Masuk Gaza

Kebiadaban Israel Berlanjut: Bikin Cacat Warga Palestina, Kini Halangi Prostesis Masuk Gaza

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:00 WIB

Tanggapi Usul KPK Soal Capres Harus Kaderisasi Partai, Ganjar: Tidak Mudah Diterapkan

Tanggapi Usul KPK Soal Capres Harus Kaderisasi Partai, Ganjar: Tidak Mudah Diterapkan

News | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

KPK Kulik Peran SATHU di Kasus Kuota Haji, Nama Khalid Basalamah Ikut Disorot

KPK Kulik Peran SATHU di Kasus Kuota Haji, Nama Khalid Basalamah Ikut Disorot

News | Jum'at, 24 April 2026 | 11:42 WIB

Sekjen PKB Soal Usul KPK Capres-Cawapres Harus Kader Partai: Itu Menarik

Sekjen PKB Soal Usul KPK Capres-Cawapres Harus Kader Partai: Itu Menarik

News | Jum'at, 24 April 2026 | 11:40 WIB

Penelitian Ungkap 98 Persen Klaim Lingkungan Perusahaan Daging Adalah Greenwashing

Penelitian Ungkap 98 Persen Klaim Lingkungan Perusahaan Daging Adalah Greenwashing

News | Jum'at, 24 April 2026 | 11:30 WIB