Penambahan Pasukan di Papua, Moeldoko: Biar Masyarakat Aman

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 23 Agustus 2019 | 17:09 WIB
Penambahan Pasukan di Papua, Moeldoko: Biar Masyarakat Aman
Kerusuhan di Manokwari Papua. (Dokumen Safwan Ashari Raharusun)

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai adanya penambahan pasukan TNI /Polri di Manokwari dan Sorong, Papua Barat bertujuan agar memberikan rasa tenang kepada masyarakat. Sebab kata dia, bukan hanya etnis Papua, melainkan ada etnis lain yang tinggal di Papua.

"Kita menginginkan penambahan kekuatan dalam rangka masyarakat itu biar tenang. karena masyarakat di Papua kan banyak. Bukan hanya Papua saja. masyarakat etnis-etnis yang lain kan juga banyak," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Moeldoko pun meminta agar siapapun jangan menyimpulkan adanya penambahan pasukan di Papua karena kondisinya belum aman.

"Makanya semua warga yang ada di Papua harus merasa aman begitu. Jangan dibalik-balik, merasa enggak aman, jangan, salah itu pemahamannya," ujarnya.

Diketahui ada penambahan 600 pasukan di Manokwari dan Sorong pasca kerusuhan Senin (19/8/2019).

Pasukan Brimob tersebut didatangkan dari Polda Sulawasi Utara, Sulawesi Selatan, Maluku dan Bali. Jumlahnya ada 6 SST atau 600 personel. Adapun pembagiannya yakni 4 SST di Manokwari dan 2 SST di Sorong.

Mantan Panglima TNI itu menegaskan penambahan pasukan bertujuan agar situasi di Papua terjaga dengan baik dan tidak ada lagi tindakan-tindakan yang merugikan kepada semua masyarakat Papua.

Karena penambahan pasukan baik dari TNI atau Polri bertujuan memberikan rasa tenang, bukan menekan masyarakat Papua.

"Justru kita menambah kekuatan, polisi ditambahkan juga, agar bisa terjaga situasi dengan baik, jangan sampai ada tindakan-tindakan yang pada akhirnya kita merasa rugi semuanya. Justru itu, kita penambahan pasukan itu, baik polisi maupun TNI tujuannya justru ingin memberikan rasa tenang, gitu ya. bukan upaya untuk menekan, enggak," kata dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerakan Suluh Kebangsaan: Tindak Tegas Pelaku Rasisme Papua!

Gerakan Suluh Kebangsaan: Tindak Tegas Pelaku Rasisme Papua!

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 17:04 WIB

Istri Gus Dur: Luka Orang Papua Terasa dalam Batin Kami

Istri Gus Dur: Luka Orang Papua Terasa dalam Batin Kami

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 16:56 WIB

Tenteng Parang saat Kerusuhan di Timika, 10 Orang jadi Tersangka

Tenteng Parang saat Kerusuhan di Timika, 10 Orang jadi Tersangka

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 16:10 WIB

Mahfud MD: Jangan Ada Upaya Memprovokasi Pisahkan Papua dari Indonesia!

Mahfud MD: Jangan Ada Upaya Memprovokasi Pisahkan Papua dari Indonesia!

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 15:38 WIB

Polri Siap Kawal Agenda Jokowi Datangi Papua Pasca Kerusuhan

Polri Siap Kawal Agenda Jokowi Datangi Papua Pasca Kerusuhan

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 15:31 WIB

Pasca Kerusuhan, Manokwari Dijaga Ratusan Polisi dan Tentara

Pasca Kerusuhan, Manokwari Dijaga Ratusan Polisi dan Tentara

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 13:56 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×