Cuitan 'Ngegas' Tengku Zul, Sindir Mobil Menteri, Bela Pin Emas

Rendy Adrikni Sadikin | Suara.com

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 13:47 WIB
Cuitan 'Ngegas' Tengku Zul, Sindir Mobil Menteri, Bela Pin Emas
Wakil Ketua MUI Tengku Zulkarnain. [Twitter]

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain menyindir anggaran mobil menteri Presiden Joko Widodo senilai Rp 152 miliar.

Bukan cuma itu, Tengku Zul juga membandingkannya dengan anggaran pengadaan pin emas anggota DPRD DKI senilai Rp 1,3 miliar.

Ustaz Tengku Zul mempertanyakan lebih boros mana pengadaan pin emas tersebut atau anggaran mobil baru menteri Jokowi senilai Rp 152 miliar?

"Mana lebih boros beli pin atau mobil Menteri Rp 152 miliar?" cuit Tengku Zul seperti dikutip Suara.com dari akun jejaring sosial Twitter miliknya @ustadtengkuzul, Sabtu (24/8/2019).

Pun Tengku Zul bingung. Masalahnya, pengadaan pin emas dinilai dipermasalahkan, tapi tidak dengan pengadaan mobil menteri Jokowi.

"Kalau PIN diributi? Semesti mobil lebih ribut lagi. Semestinya. Ini negara kaya atau negara miskin sih? Asli nanya," kicau Tengku Zul.

Cuitan Tengku Zulkarnain. (Twitter)
Cuitan Tengku Zulkarnain. (Twitter)

Sepert diketahui, menteri-menteri anyar Jokowi bakal diganjar oleh mobil dinas baru. Anggarannya pun fantastis: lebih dari Rp 147 miliar.

Dari situs layanan pengadaan secara elektronik Kementerian Keuangan, tercatat PT Astra International Tbk TSP menjadi pemenangan tender untuk pengadaan mobil menteri.

Perusahaan tersebut memberikan harga penawaran Rp 147 miliar dari penganggaran pemerintah senilai Rp 152 miliar.

Lain cerita dengan pin emas. DPRD DKI DPRD DKI Jakarta akan mengadakan pembuatan pin untuk tiap anggotanya di periode 2019 – 2024.

Nilai anggarannya bahkan mencapai Rp 1,3 miliar untuk atribut yang terbuat dari emas itu. Pengadaan itu sempat jadi soal. Ada yang pro, ada yang kontra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota DPD RI Aceng Fikri Kena Razia di Hotel dan 4 Berita Hit Lainnya

Anggota DPD RI Aceng Fikri Kena Razia di Hotel dan 4 Berita Hit Lainnya

News | Sabtu, 24 Agustus 2019 | 07:15 WIB

Twitwar Tengku Zul vs Yunarto Wijaya soal Asing, Ujungnya Puji Soeharto

Twitwar Tengku Zul vs Yunarto Wijaya soal Asing, Ujungnya Puji Soeharto

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 17:25 WIB

Kicauan Lawas Tsamara PSI soal Papua Jadi Sorotan, Dihapus?

Kicauan Lawas Tsamara PSI soal Papua Jadi Sorotan, Dihapus?

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 15:34 WIB

Sandiaga Unggah Foto Lawas: Buka Sedikit Baju, Tapi Belum Buka Usaha

Sandiaga Unggah Foto Lawas: Buka Sedikit Baju, Tapi Belum Buka Usaha

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 12:07 WIB

UAS: Jika Saya Minta Maaf, Berarti Ayat itu Mesti Dibuang, Nauzubillah!

UAS: Jika Saya Minta Maaf, Berarti Ayat itu Mesti Dibuang, Nauzubillah!

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 10:58 WIB

Bahas Kasus Rasial Pogba, Man United dan Twitter akan Gelar Pertemuan

Bahas Kasus Rasial Pogba, Man United dan Twitter akan Gelar Pertemuan

Bola | Kamis, 22 Agustus 2019 | 03:00 WIB

Kasus Salib, UAS: Mustahil Saya Larang Orang Rekam dan Sebar Ceramah

Kasus Salib, UAS: Mustahil Saya Larang Orang Rekam dan Sebar Ceramah

News | Rabu, 21 Agustus 2019 | 18:20 WIB

Terkini

Pertemuan Trump-Xi Pada Mei Dianggap Tanda Berakhirnya Perang, Gedung Putih Bilang Begini

Pertemuan Trump-Xi Pada Mei Dianggap Tanda Berakhirnya Perang, Gedung Putih Bilang Begini

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:03 WIB

Iran Tutup Laut Merah Bila Tentara AS-Israel Menyerbu, Pasokan Minyak Dunia Putus Total

Iran Tutup Laut Merah Bila Tentara AS-Israel Menyerbu, Pasokan Minyak Dunia Putus Total

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:58 WIB

AS Tunggu Jawaban Iran untuk Damai, Netanyahu Uring-uringan ke Donald Trump

AS Tunggu Jawaban Iran untuk Damai, Netanyahu Uring-uringan ke Donald Trump

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:47 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kritik Keras TNI: Bukan Revitalisasi, Ini Darurat Reformasi!

Koalisi Masyarakat Sipil Kritik Keras TNI: Bukan Revitalisasi, Ini Darurat Reformasi!

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:36 WIB

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Siagakan 668 Pompa dan Percepat Pengerukan Waduk

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Siagakan 668 Pompa dan Percepat Pengerukan Waduk

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:35 WIB

Sepekan Jalan Kayu Mas Utara Ambles, Warga Pulogadung Waswas Menanti Perbaikan

Sepekan Jalan Kayu Mas Utara Ambles, Warga Pulogadung Waswas Menanti Perbaikan

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:24 WIB

Mahfud MD Sebut KPK Pintar dan Cerdik Alihkan Penahanan Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Mahfud MD Sebut KPK Pintar dan Cerdik Alihkan Penahanan Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:11 WIB

Usut Pelecehan Seksual Juri Tahfidz TV Syekh AM, Komisi III DPR Bakal Panggil Korban ke Parlemen

Usut Pelecehan Seksual Juri Tahfidz TV Syekh AM, Komisi III DPR Bakal Panggil Korban ke Parlemen

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:55 WIB

Komnas HAM Sebut Pemulihan Andrie Yunus akibat Penyiraman Air Keras Butuh Waktu 6 Bulan

Komnas HAM Sebut Pemulihan Andrie Yunus akibat Penyiraman Air Keras Butuh Waktu 6 Bulan

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:46 WIB

Usut Kebrutalan Oknum TNI, Komnas HAM Kantongi Laporan Medis Andrie Yunus dari Tim Dokter RSCM

Usut Kebrutalan Oknum TNI, Komnas HAM Kantongi Laporan Medis Andrie Yunus dari Tim Dokter RSCM

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:37 WIB