Kicauan Lawas Tsamara PSI soal Papua Jadi Sorotan, Dihapus?

Rendy Adrikni Sadikin | Suara.com

Jum'at, 23 Agustus 2019 | 15:34 WIB
Kicauan Lawas Tsamara PSI soal Papua Jadi Sorotan, Dihapus?
Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia, Tsamara Amany (Suara.com/ Adit Rianto)

Suara.com - Sejumlah warga Twitter tengah menyoroti beredarnya kicauan lawas politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany Alatas tentang Papua.

Cuitan itu disinyalir sudah dihapus. Sejumlah warga Twitter pun mengedarkan kicauan lawas tersebut dalam bentuk screenshot alias hasil bidik layar.

Dalam screenshot yang beredar, tercantum akun resmi Twitter milik Tsamara Amany dengan centang biru, yakni @TsamaraDKI.

Di cuitan itu, Tsamara menuliskan bahwa OPM (Organisasi Papua Merdeka--red) bukan ISIS. Menurut cuitan itu, OPM ada karena negara tidak pernah hadir untuk rakyat Papua.

"OPM bukan ISIS.... OPM hadir karena negara tidak pernah hadir untuk rakyat Papua," demikian tertulis di screenshot tersebut.

Cuitan itu tertulis dilontarkan pada 10 Mei 2015 pada pukul 10.47 waktu setempat. Twit disampaikan melalui ponsel iPhone.

Ditelusuri SUARA.com, cuitan itu tidak ada. Namun, ada sejumlah cuitan Tsamara yang diduga menanggapi kunjungan Presiden Joko Widodo ke Papua, Mei 2015.

"Untuk kasus Papua ini Jokowi perlu diapresiasi. Sudah saatnya Negara hadir untuk rakyat Papua. Ayo sejahterahkan Papua!" kicau Tsamara Amany.

Cuitan itu dilontarkan pada 10 Mei 2015 pada pukul 10.50 waktu setempat, yakni setelah cuitan yang beredar di jagat maya tersebut.

Banyak warganet yang penasaran dengan dihapusnya cuitan Tsamara tersebut. Salah satunya pengguna akun Twitter @mas_piyuuu.

"Mau konfirmasi dek @TsamaraDKI twit ini kenapa dihapus?" kicau akun @mas_piyuuu.

Twit lawas Tsamara bikin penasaran warganet. (Twitter)
Twit lawas Tsamara bikin penasaran warganet. (Twitter)

Tak jarang pula yang protes dengan cuitan yang ditenggarai sudah dihapus tersebut.

"@TsamaraDKI Anda katakan OPM muncul karena negara tidak hadir di Papua. Artinya rezim yang menang mutlak di Papua 2014 & 2019 Anda anggap sama sekali tidak urusi rakyat Papua. Congratulation!" cuit akun @soldieroffortu3.

"@TsamaraDKI Apa kata loe tidak pernah hadir? Semasa hidup bapak gua jadi TNI penugasan di Papua terus sampe akhir hayatnya gugur di sana, lo kata nggak pernah hadir?" kicau akun @Nanda62506347.

Hingga berita disusun, Suara.com masih mencoba meminta konfirmasi dari Tsamara terkait cuitan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kominfo Didemo Karena Blokir Akses Internet di Papua

Kominfo Didemo Karena Blokir Akses Internet di Papua

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 14:51 WIB

Mahasiswa Papua di Bandung Ungkap Kronologi Diberi Miras oleh Polisi

Mahasiswa Papua di Bandung Ungkap Kronologi Diberi Miras oleh Polisi

Jabar | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 14:30 WIB

Pasca Kerusuhan, Manokwari Dijaga Ratusan Polisi dan Tentara

Pasca Kerusuhan, Manokwari Dijaga Ratusan Polisi dan Tentara

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 13:56 WIB

Konflik di Papua, Menkes Nila Minta Tenaga Kesehatan Siaga Bertugas

Konflik di Papua, Menkes Nila Minta Tenaga Kesehatan Siaga Bertugas

Health | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 13:46 WIB

Polisi Ditembak saat Baku Tembak di Wamena Papua, Kena di Paha

Polisi Ditembak saat Baku Tembak di Wamena Papua, Kena di Paha

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 13:40 WIB

Baku Tembak di Wamena, Polisi Tembak Mati Anak Buah Egianus Kogoya

Baku Tembak di Wamena, Polisi Tembak Mati Anak Buah Egianus Kogoya

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 13:31 WIB

Dipanggil Polisi, Ini 5 Ormas Pengepung Asrama Mahasiswa Papua

Dipanggil Polisi, Ini 5 Ormas Pengepung Asrama Mahasiswa Papua

Jatim | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 13:14 WIB

Dar... Der... Dor... Baku Tembak Terjadi di Wamena Papua, 1 Tewas

Dar... Der... Dor... Baku Tembak Terjadi di Wamena Papua, 1 Tewas

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 13:02 WIB

Isu Referendum Tunggangi Kerusuhan Mimika? Luhut: Tak Ada Main Gitu-gituan!

Isu Referendum Tunggangi Kerusuhan Mimika? Luhut: Tak Ada Main Gitu-gituan!

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 12:45 WIB

Alasan Kenal Dekat, Polwan Sarce Kasih Mahasiswa Papua Miras Gratis

Alasan Kenal Dekat, Polwan Sarce Kasih Mahasiswa Papua Miras Gratis

Jabar | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 12:36 WIB

Terkini

Perang Memanas! Trump Bakal Pakai Uang Pajak Warga AS Demi Proyek Mercusuar

Perang Memanas! Trump Bakal Pakai Uang Pajak Warga AS Demi Proyek Mercusuar

News | Senin, 06 April 2026 | 15:00 WIB

Trump Ancam Iran Jadi Neraka Dunia, Pengamat UGM: Kalau Terlalu Berisik, Biasanya Tak Serius

Trump Ancam Iran Jadi Neraka Dunia, Pengamat UGM: Kalau Terlalu Berisik, Biasanya Tak Serius

News | Senin, 06 April 2026 | 14:58 WIB

Punya Nyali! Pemerintah Kuasai Kembali Tanah Negara dari Pihak Lain Demi Bangun Hunian Rakyat

Punya Nyali! Pemerintah Kuasai Kembali Tanah Negara dari Pihak Lain Demi Bangun Hunian Rakyat

News | Senin, 06 April 2026 | 14:58 WIB

Respons Iran Usai AS dan Isarel Ancam Tingkatkan Serangan, Selat Bab el Mandeb Berpotensi Ditutup

Respons Iran Usai AS dan Isarel Ancam Tingkatkan Serangan, Selat Bab el Mandeb Berpotensi Ditutup

News | Senin, 06 April 2026 | 14:52 WIB

Alarm Merah Campak 2026: Mengapa Penyakit Kuno Ini Kembali Menghantui Indonesia?

Alarm Merah Campak 2026: Mengapa Penyakit Kuno Ini Kembali Menghantui Indonesia?

News | Senin, 06 April 2026 | 14:47 WIB

KPK Panggil Istri Bupati Nonaktif Rejang Lebong

KPK Panggil Istri Bupati Nonaktif Rejang Lebong

News | Senin, 06 April 2026 | 14:30 WIB

Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!

Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!

News | Senin, 06 April 2026 | 14:30 WIB

Fajar Berdarah di Teheran, Serangan Gabungan AS-Israel Tewaskan 13 Warga

Fajar Berdarah di Teheran, Serangan Gabungan AS-Israel Tewaskan 13 Warga

News | Senin, 06 April 2026 | 14:30 WIB

Pesta Berujung Memilukan: Ini 7 Fakta Pemilik Hajatan Tewas Dikeroyok Saat Resepsi Anaknya

Pesta Berujung Memilukan: Ini 7 Fakta Pemilik Hajatan Tewas Dikeroyok Saat Resepsi Anaknya

News | Senin, 06 April 2026 | 14:23 WIB

Idrus Marham Kecam Pernyataan Saiful Mujani: Kritik Pemerintah Harus Objektif, Bukan Provokatif!

Idrus Marham Kecam Pernyataan Saiful Mujani: Kritik Pemerintah Harus Objektif, Bukan Provokatif!

News | Senin, 06 April 2026 | 14:22 WIB