Sandiaga Minta Referendum, Eks Jubir Jokowi: Ngapain sih Kurang Kerjaan

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 16:06 WIB
Sandiaga Minta Referendum, Eks Jubir Jokowi: Ngapain sih Kurang Kerjaan
Eks Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno. (Suara.com/Tio).

Suara.com - Arya Sinulingga, Founder Bhinneka Institute yang juga eks Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi – Maruf, tak setuju terhadap usulan eks Cawapres Sandiaga Uno yang bilang pemindahan ibu kota negara harus melalui referendum.

Arya menuturkan tidak ada keterkaitan pemindahan ibu kota yang harus melalui referendum.

"Enggak ada hubungan (pemindahan ibu kota) dengan referendum. Referendum itu ada ketentuannya. Jadi Mas Sandi juga lihat apakah ada konstitusi kita yang mengatakan pemindahan Ibu Kota harus referendum, kalau enggak ada, ngapain kurang kerjaan gitu," ujar Arya di D'Consulate, Menteng, Jakarta, Sabtu (24/8/2019).

Karena itu, politikus Partai Perindo itu menilai referendum pemindahan Ibu Kota tak perlu dilakukan. Ia mengajak masyarakat tidak hanya berfokus pembangunan di Pulau Jawa atau Jawa Sentris, namun Indonesia sentris.

"Jadi kita kurang kerjaan kalau sampai bikin yang enggak perlu. Lagian ayolah kita bergeser dari Jawa sentris ke Indonesia gitu. Kan kita senang, siapa sih yang enggak senang pindah Ibu kota baru," tuturnya.

Sebelumnya, Sandiaga Uno meminta Presiden Joko Widodo untuk lebih banyak melibatkan warga melalui referendum terkait wacana pemindahan ibu kota. Sebab, Sandiaga merasa masyarakat kurang dilibatkan.

Menurut Sandiaga, diskusi mengenai pemindahan ibu kota harus dilakukan bersama-sama rakyat agar kemauan rakyat didengar dan menjadi keputusan bersama.

"Kalau saya melihatnya karena ini sangat strategis buat referendum, sampaikan seluruh warga Indonesia setuju enggak pindahkan ibu kota? Sehingga kita jadi bagian dari pengambilan keputusan tersebut," kata Sandiaga saat ditemui di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2019).

Melalui referendum itu, Sandiaga menilai pemerintah bisa mengetahui secara rinci apa saja dampak yang akan dirasakan masyarakat.

baca juga

"Dampak kepada dunia usaha seperti apa, dampak kepada lingkungan hidup seperti apa itu harus bisa kita betul pahami semua," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Pemindahan Ibu Kota, Emil Salim: Pak Jokowi, Please, Ada Opsi Lain?

Soal Pemindahan Ibu Kota, Emil Salim: Pak Jokowi, Please, Ada Opsi Lain?

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 21:12 WIB

INDEF: Pemindahan Ibu Kota Baru Tak Merangsang Pertumbuhan Ekonomi Nasional

INDEF: Pemindahan Ibu Kota Baru Tak Merangsang Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 20:46 WIB

Pemindahan Ibu Kota, Emil Salim: Astagfirullah, Saya Menangis Membaca Ini

Pemindahan Ibu Kota, Emil Salim: Astagfirullah, Saya Menangis Membaca Ini

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 20:37 WIB

Pakar UI: Perpindahan Ibu Kota Berpotensi Timbulkan Konflik Baru

Pakar UI: Perpindahan Ibu Kota Berpotensi Timbulkan Konflik Baru

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 18:30 WIB

Amien Rais: Tunda Pindahkan Ibu Kota Negara!

Amien Rais: Tunda Pindahkan Ibu Kota Negara!

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 16:34 WIB

Klarifikasi Sofyan Djalil, Ibu Kota Belum Tentu Pindah ke Kalimantan Timur

Klarifikasi Sofyan Djalil, Ibu Kota Belum Tentu Pindah ke Kalimantan Timur

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 12:00 WIB

Terkini

KRL Siap Mengular Hingga Cigombong pada 2027, Target Lanjut Sampai Sukabumi

KRL Siap Mengular Hingga Cigombong pada 2027, Target Lanjut Sampai Sukabumi

Bogor | Senin, 07 September 2026 | 21:10 WIB

Kasus ISPA Melonjak Dampak Karhutla, Pemkot Pekanbaru Siagakan 21 Puskesmas

Kasus ISPA Melonjak Dampak Karhutla, Pemkot Pekanbaru Siagakan 21 Puskesmas

Riau | Senin, 07 September 2026 | 21:07 WIB

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga, Wisatawan Dilarang Mendekat

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga, Wisatawan Dilarang Mendekat

Banten | Senin, 07 September 2026 | 21:05 WIB

5 Clay Mask Berbahan Vulkanik untuk Mengecilkan Pori-pori Lengkap dengan Review Pengguna

5 Clay Mask Berbahan Vulkanik untuk Mengecilkan Pori-pori Lengkap dengan Review Pengguna

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 21:03 WIB

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemprov Banten Liburkan Sekolah dan Terapkan PJJ 3 Hari

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemprov Banten Liburkan Sekolah dan Terapkan PJJ 3 Hari

Banten | Senin, 07 September 2026 | 21:01 WIB

KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Bupati Pemalang ke Rumah Media Posko Pemenangan

KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Bupati Pemalang ke Rumah Media Posko Pemenangan

News | Senin, 07 September 2026 | 20:58 WIB

6 Fakta Warga Bogor 'Panic Buying' Masker Imbas Erupsi Krakatau: Stok Apotek Ludes

6 Fakta Warga Bogor 'Panic Buying' Masker Imbas Erupsi Krakatau: Stok Apotek Ludes

Jabar | Senin, 07 September 2026 | 20:56 WIB

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

News | Senin, 07 September 2026 | 20:52 WIB

Gojek, KAI, & Pemkot Bogor Kolab Dukung Perjalanan Komuter di Stasiun Bogor

Gojek, KAI, & Pemkot Bogor Kolab Dukung Perjalanan Komuter di Stasiun Bogor

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 20:51 WIB

Di Tengah Abu Anak Krakatau, Bandara Atung Bungsu Pagar Alam Jadi yang Pertama Kembali Normal

Di Tengah Abu Anak Krakatau, Bandara Atung Bungsu Pagar Alam Jadi yang Pertama Kembali Normal

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 20:42 WIB

×