Simpan Sabu di Kantong Plastik Buah, Pengunjung Lapas Banjarmasin Ditangkap

Dwi Bowo Raharjo

Minggu, 25 Agustus 2019 | 20:36 WIB
Simpan Sabu di Kantong Plastik Buah, Pengunjung Lapas Banjarmasin Ditangkap
Tiga pelaku narkoba di Lapas Banjarmasin diamankan Petugas. (ANTARA/Gunawan Wibisono)

Suara.com - Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Banjarmasin menangkap seorang pengunjung atau pembesuk yang kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi ke dalam Lapas. Rencananya barang haram akan diberikan ke salah satu napi.

"Pengunjung itu mencoba memasukkan sabu-sabu dan ekstasi melalui salah satu warga binaan pemasyarakatan yang ada di Lapas ini," kata Pelaksana Tugas Kalapas Banjarmasin Kusbiyantoro di Banjarmasin, Minggu (25/8/2019).

Kusbiyantoro menuturkan, pengunjung yang membawa narkoba ke dalam Lapas Banjarmasin saat jam besuk itu diketahui berinisial MH warga Banjarmasin.

MH kepergok petugas Lapas pada Sabtu (24/8) pagi, sekitar pukul 09.30 WITA, di mana saat itu dua orang anggota Staf KPLP Lapas Klas llA Banjarmasin yang sedang bertugas mencurigai gerak-gerik dari salah seorang pengunjung laki-laki dengan inisial MH.

Saat itu MH bersama satu orang warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Klas llA Banjarmasin berinisial AM, berada di WC di dekat pos utama.

Kemudian kedua orang tersebut dipanggil dan di bawa ke ruang KPLP untuk dilakukan penggeledahan dan pemeriksaan badan dan barang, setelah dilakukan penggeledahan ternyata di dalam kantong plastik warna hitam yang berisi buah jeruk itu ditemukan lima bungkusan plastik kecil warna hitam yang diduga narkoba.

Menurut pengakuan dari ke dua orang berinisial MH dan AM yang diamankan tersebut, barang berupa narkoba tersebut akan diserahkan kepada WBP berinisial GM.

Kejadian ini membuat Pelaksana Tugas Kalapas Banjarmasin Kusbiyantoro turut turun tangan dan langsung mengamankan temuan narkoba tersebut dan segera berkoordinasi dengan pihak Kepolisian.

Terus dikatakannya, untuk jenis narkoba yang berusaha dimasukan ke dalam Lapas Banjarmasin yang diduga ekstasi berwarna biru dan merah muda sebanyak 65 butir dan satu paket lainnya diduga merupakan sabu-sabu.

baca juga

"Saat ini pelaku MH dan dua WBP berinisial AM serta GM sudah kami serahkan ke Ditresnarkoba Polda Kalsel untuk menjalani proses hukun lebih lanjut," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timbang Sabu di Kebun Durian, Ridho Didor Aparat

Timbang Sabu di Kebun Durian, Ridho Didor Aparat

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 12:18 WIB

Isap Sabu Pakai Dot Bayi, Sopir Truk Sayur Dibekuk Polisi

Isap Sabu Pakai Dot Bayi, Sopir Truk Sayur Dibekuk Polisi

Jawa Tengah | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 08:31 WIB

Pengedar Narkoba Gunakan Dot Bayi sebagai Alat Hisap Sabu

Pengedar Narkoba Gunakan Dot Bayi sebagai Alat Hisap Sabu

Foto | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 08:18 WIB

Rio Reifan Mengaku Hidupnya Hancur Akibat Sabu, Bagaimana Bisa?

Rio Reifan Mengaku Hidupnya Hancur Akibat Sabu, Bagaimana Bisa?

Health | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 17:46 WIB

BNN Gagalkan Pengiriman Sabu Dalam Ban Serep Mobil di Pelabuhan Merak

BNN Gagalkan Pengiriman Sabu Dalam Ban Serep Mobil di Pelabuhan Merak

Banten | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 06:15 WIB

Terkini

Sidang Daycare Little Aresha: Anak Sakit Dibiarkan Tidur Beralas Perlak Tipis Tanpa Baju dan Diikat

Sidang Daycare Little Aresha: Anak Sakit Dibiarkan Tidur Beralas Perlak Tipis Tanpa Baju dan Diikat

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:34 WIB

Lawan Singapura Malam Ini, Legenda Timnas Indonesia Kasih Wejangan ke Kevin Diks Cs

Lawan Singapura Malam Ini, Legenda Timnas Indonesia Kasih Wejangan ke Kevin Diks Cs

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 16:33 WIB

Meski Obligasi BLBI Lunas, Suahasil Akui Pemerintah Akan Terus Tarik Utang Baru

Meski Obligasi BLBI Lunas, Suahasil Akui Pemerintah Akan Terus Tarik Utang Baru

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 16:31 WIB

Review Serial Ted Lasso Season 1: Drama Olahraga yang Sangat Menginspirasi

Review Serial Ted Lasso Season 1: Drama Olahraga yang Sangat Menginspirasi

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 16:30 WIB

Penampakan Trofi FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Umbar Janji Manis, Apa Itu?

Penampakan Trofi FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Umbar Janji Manis, Apa Itu?

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 16:28 WIB

Mulai 2027, Murid TK Dapat PIP Rp450 Ribu per Tahun, Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Mulai 2027, Murid TK Dapat PIP Rp450 Ribu per Tahun, Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:18 WIB

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Lebihi 5,5% di Q3-Q4 2026

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Lebihi 5,5% di Q3-Q4 2026

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 16:17 WIB

Naik 3,1 Sentimeter: Mengapa Muka Laut Bisa Ancam Jutaan Orang?

Naik 3,1 Sentimeter: Mengapa Muka Laut Bisa Ancam Jutaan Orang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:15 WIB

Review A Sun: Pilih Kasih dan Ekspektasi Orang Tua yang Menorehkan Luka

Review A Sun: Pilih Kasih dan Ekspektasi Orang Tua yang Menorehkan Luka

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 16:15 WIB

Di Balik Emas Asian Games: Alarm Regenerasi Bulu Tangkis Kita

Di Balik Emas Asian Games: Alarm Regenerasi Bulu Tangkis Kita

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 16:15 WIB

×