Amankan Ibu Kota Baru, BMKG: 23 Sensor Gempa Akan Dipasang di Kaltim

Dwi Bowo Raharjo Suara.Com
Senin, 26 Agustus 2019 | 18:44 WIB
Amankan Ibu Kota Baru, BMKG: 23 Sensor Gempa Akan Dipasang di Kaltim
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait rencana pemindahan Ibu Kota Negara di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/8). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bakal menambah sensor atau alat pendeteksi gempa di Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara. Dua daerah di Kalimantan Timur itu baru saja ditetapkan sebagai lokasi ibu kota baru penganti Jakarta.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengungkapkan pihaknya akan merapatkan sensor gempa yang mengelilingi Pulau Kalimantan.

"Di 2019 ini sudah ada tujuh, 2020 nanti sudah kita rencanakan dan sudah kita plot ada 13, tapi karena ini Ibu Kota sudah diputuskan di sana kita akan tambahkan 10 kemungkinan, jadi kemungkinan total 23 unit akan kita tambahkan di 2020. Kita akan memperapat lagi di Kalimantan," kata Rahmat saat dihubungi Suara.com, Senin (26/8/2019).

Proses pemetaan untuk mendirikan sensor gempa tersebut akan dibahas lebih lanjut dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional yang sedang memetakan tata ruang ibu kota baru.

"Walaupun hanya butuh luasan 10x10 meter kan harus seijin dari tata ruang, karena areanya sudah diumumkan bahwa itu area Ibu Kota, kalau kemarin kan kalau kita mau pasang mudah tinggal kontak pemda, kalau sekarang kita harus ikut tata ruang juga," jelasnya.

Rahmat menuturkan, apabila sensor gempa tidak harus terlalu banyak dipasang di Kaltim, bukan berarti ibu kota baru tidak terlindungi, sebab sensor gempa memiliki kemampuan radius deteksi yang luas.

"Prinsipnya sensor itu sendiri tidak harus di area itu karena sensor itu mencatat pada jarak radius yang cukup jauh, jadi bukan berarti kalau di Kaltim atau di area ibu kota tidak terpasang bukan berarti tidak mampu mendeteksi gempa di sekitar Ibu Kota," tutup Rahmat.

Presiden Jokowi Umumkan Ibu Kota Baru
Presiden Jokowi Umumkan Ibu Kota Baru

BMKG sebelumnya juga memastikan bahwa Pulau Kalimantan secara umum relatif aman dari ancaman gempa bumi sebab Pulau Kalimantan memiliki jumlah struktur sesar aktif yang jauh lebih sedikit daripada pulau-pulau lain di Indonesia.

Baca Juga: Ada Tiga Cluster Infrastruktur Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur

Kedua, Pulau Kalimantan lokasinya cukup jauh dari zona tumbukan lempeng (megathrust), sehingga suplai energi yang membangun medan tegangan terhadap zona seismogenik di Kalimantan tidak sekuat dengan akumulasi medan tegangan zona seismogenik yang lebih dekat zona tumbukan lempeng.

Ketiga, beberapa struktur sesar di Kalimantan kondisinya sudah berumur tersier sehingga segmentasinya banyak yang sudah tidak aktif lagi dalam memicu gempa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI