5 Fakta yang Terkuak dari Kasus Suami Tewas Dibakar Istri dan Anaknya

Reza Gunadha | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Suara.com

Selasa, 27 Agustus 2019 | 13:20 WIB
5 Fakta yang Terkuak dari Kasus Suami Tewas Dibakar Istri dan Anaknya
Kondisi minibus Suzuki MPV bernomor polisi B 2983 SZH terbakar, di dalamnya ditemukan dua sosok mayat dengan kondisi hangus, di Kampung Bondol, Desa Pondokkaso Tengah, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. (Aditya Rohman/Antaranews).

Suara.com - Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat tengah digegerkan oleh pembunuhan sadis yang dilakukan seorang wanita terhadap suami dan anak tirinya.

Pembunuhan itu terungkap setelah adanya penemuan mayat di Kampung Bondol, Desa Pondokaso Tengah, Kecamatan Cidahu, Sukabumi, Minggu (25/8/2019).

Mulanya warga melihat minibus Suzuki MPV bernomor polisi B 2983 SZH dalam kondisi terbakar di sekitar semak-semak.

Setelah berhasil memadamkan api, warga menemukan dua mayat dalam kondisi tangan terikat hangus di jok belakang mobil.

Kedua korban, berdasarkan keterangan saksi, sudah sulit dikenali, dan salah satunya bahkan sudah berupa tulang belulang. Berikut lima fakta yang dihimpun SUARA.com tentang pembunuhan kedua korban:

1. Pembakaran mobil diduga untuk hilangkan jejak

Ketika polisi melakukan oleh TKP, Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi mengungkapkan dugaan bahwa kedua mayat adalah korban pembunuhan.

Lantas, mobil sengaja dibakar untuk menghilangkan jejak pelaku pembunuhan. Apalagi, TKP berada jauh dari pemukiman warga.

Keterangan yang diperoleh, ada dua mobil yang sama-sama melaju ke arah pegunungan di Cidahu dan kembali lagi, lalu berhenti di TKP, hingga kemudian salah satu mobil terbakar.

Mobil yang satunya lagi pergi meninggalkan mobil yang terbakar tadi.

"Indikasinya ini sudah menjadi mayat, artinya pelaku menghilangkan identitas dengan cara membakar mobil dan korban tersebut," ujar Nasriadi.

2. Korban dan pelaku adalah keluarga

Kurang dari 24 jam, Polres Sukabumi berhasil mengungkap identitas korban dan pelaku. Korban adalah pria 54 tahun berinisial ECP alias PS dan remaja 23 tahun berinisial MAP alias D.

Sementara pelaku adalah wanita berinisial AK (35). Ketiganya merupakan anggota keluarga; ECP adalah suami pelaku, dan MAP anak tirinya.

3. Pelaku sewa pembunuh bayaran

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibakar Sang Istri dalam Mobil, Ini Penampakan Rumah Edi di Lebak Bulus

Dibakar Sang Istri dalam Mobil, Ini Penampakan Rumah Edi di Lebak Bulus

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 10:35 WIB

Kasus Mayat Terbakar Dalam Mobil, Pelakunya Anak dan Istri Korban

Kasus Mayat Terbakar Dalam Mobil, Pelakunya Anak dan Istri Korban

Jabar | Senin, 26 Agustus 2019 | 21:56 WIB

Diduga Dibunuh, 2 Mayat dalam Mobil Cepat Terbakar karena Telah Membusuk

Diduga Dibunuh, 2 Mayat dalam Mobil Cepat Terbakar karena Telah Membusuk

Jabar | Senin, 26 Agustus 2019 | 12:17 WIB

Dua Mayat Terikat Hangus di Mobil, Polisi Duga Sengaja Dibakar Pembunuhnya

Dua Mayat Terikat Hangus di Mobil, Polisi Duga Sengaja Dibakar Pembunuhnya

Jabar | Senin, 26 Agustus 2019 | 11:56 WIB

Dua Mayat Terbakar di Dalam Mobil, Kondisi Tangan Terikat

Dua Mayat Terbakar di Dalam Mobil, Kondisi Tangan Terikat

Jabar | Minggu, 25 Agustus 2019 | 17:44 WIB

Terkini

Viral Spanduk 'TNI Pembunuh' di JPO Jakarta, Satpol PP: Hanya Konten, Langsung Dibongkar

Viral Spanduk 'TNI Pembunuh' di JPO Jakarta, Satpol PP: Hanya Konten, Langsung Dibongkar

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:06 WIB

Warga Aceh Dikeroyok di Markas Polda Metro, Mualem Berang: Polisi Harus Lindungi, Bukan Membiarkan!

Warga Aceh Dikeroyok di Markas Polda Metro, Mualem Berang: Polisi Harus Lindungi, Bukan Membiarkan!

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:59 WIB

Warteg di Manggarai Hangus Terbakar Usai Ledakan Gas, Kerugian Capai Rp230 Juta

Warteg di Manggarai Hangus Terbakar Usai Ledakan Gas, Kerugian Capai Rp230 Juta

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:45 WIB

Status Tahanan Rumah Eks Menag Yaqut Bikin Geger, Dewas KPK Turun Tangan

Status Tahanan Rumah Eks Menag Yaqut Bikin Geger, Dewas KPK Turun Tangan

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:32 WIB

Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!

Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:27 WIB

WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala

WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini, DPR Minta Evaluasi Berkala

News | Rabu, 01 April 2026 | 06:56 WIB

RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani

RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI, Mensos Tegaskan Layanan Cuci Darah Wajib Dilayani

News | Rabu, 01 April 2026 | 06:45 WIB

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB