Akui Permintaan Maaf Zakir Naik, Menpora Malaysia Dikritik Politikus

Reza Gunadha, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Selasa, 27 Agustus 2019 | 15:29 WIB
Akui Permintaan Maaf Zakir Naik, Menpora Malaysia Dikritik Politikus
Zakir Naik dan Syed Saddiq - (Twitter/@SyedSaddiq)

Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Malaysia Syed Saddiq dikritik politikus Partai Aksi Demokratis (PAD) P Ramasamy, setelah menunjukkan sikap yang berbeda pada ulama asal India, Zakir Naik.

Ramasamy tampaknya tak berkenan dengan sikap Syed Saddiq, yang berubah 180 derajat setelah menjamu Zakir Naik dan putranya, Toriq, di rumahnya.

Menurut Ramasamy, permintaan maaf dari Zakir Naik tidak tulus dan seharusnya tidak diterima.

"Naik tidak pernah meminta maaf atas pidatonya yang provokatif, di mana ia menghina dan melukai perasaan orang-orang Hindu dan China. Dia hanya meminta maaf kepada mereka yang salah menafsirkan konten tanpa memahami konteksnya. Jadi, Syed Saddiq, permintaan maaf macam apa ini dari Naik?" ungkap Ramasamy, dikutip SUARA.com dari Free Malaysia Today, Minggu (25/8/2019).

Sebelumnya, Zakir Naik telah memicu kemarahan warga Malaysia, yang notabene merupakan negara tempat persembunyiannya setelah menjadi tersangka kasus penipuan dan pencucian uang.

Pada 8 Agustus, ia menyerukan agar etnis China di Malaysia angkat kaki dari Negeri Jiran. Dirinya tanpa malu menyebut etnis China di Malaysia sebagai 'tamu'.

Dia juga mengatakan bahwa umat Hindu di Asia Tenggara memiliki "hak 100 kali lebih banyak" daripada minoritas Muslim di India dan bahwa mereka mendukung "perdana menteri India dan bukan perdana menteri Malaysia".

Komentar rasis tersebut lantas menuai protes publik, sehingga masyarakat Malaysia, termasuk Syed Saddiq, menyuarakan supaya Zakir Naik dideportasi dan dipenjara di India.

Setelah itu, pendakwah yang dikenal kontroversial itu meminta maaf, tetapi membantah bahwa ucapannya mengandung rasialisme.

baca juga

"Rasisme adalah kejahatan yang saya lawan keras, seperti halnya misi Alquran, dan itu adalah kebalikan dari semua yang saya perjuangkan sebagai seorang pengkhotbah Islam," ujar Zakir Naik.

"Saya merasa aku harus meminta maaf kepada semua orang yang merasa sakit hati karena kesalahpahaman ini," imbuhnya.

Kemudian pada Sabtu (24/8/2019) malam, Syed Saddiq mengunggah fotonya bersama Zakir Naik. Keduanya mengobrol di meja makan.

Melalui cuitan itu, berbeda dari sikap sebelumnya, Syed Saddiq mengajak masyarakat Malaysia untuk tidak terus-terusan mengungkit kesalahan Zakir Naik.

"Tidak ada seorang pun yang bebas dari melakukan kesilapan (kesalahan -red). Dr Zakir Naik sudah minta maaf. Saya sendiri banyak kali lakukan kesilapan dan kena berlapang dada bila ditegur.

Tidak perlu nak mendabik dada (angkuh -red) & mengeruhkan keadaan lagi. Let's move on. The country needs healing! (Ayo terus maju ke depan. Negara ini perlu dipulihkan -red)," kicau @SyedSaddiq.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zakir Naik Minta Maaf, Menpora Malaysia: Let's Move On

Zakir Naik Minta Maaf, Menpora Malaysia: Let's Move On

News | Senin, 26 Agustus 2019 | 11:52 WIB

Bobby Jayanto, Tersangka Rasis Terancam Dipecat dari Nasdem

Bobby Jayanto, Tersangka Rasis Terancam Dipecat dari Nasdem

News | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 12:21 WIB

Pemerintah India akan Minta Interpol Rilis Red Notice untuk Zakir Naik

Pemerintah India akan Minta Interpol Rilis Red Notice untuk Zakir Naik

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 13:37 WIB

Politikus NasDem Bobby Jayanto Jadi Tersangka Ungkapan Rasis

Politikus NasDem Bobby Jayanto Jadi Tersangka Ungkapan Rasis

News | Kamis, 22 Agustus 2019 | 13:15 WIB

Beda Dari Stereotip, Pria ini Ungkap  Beragam Tipe Penumpang Ojol

Beda Dari Stereotip, Pria ini Ungkap Beragam Tipe Penumpang Ojol

Otomotif | Kamis, 22 Agustus 2019 | 10:20 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×