Jika Terpilih, Irjen Antam Jamin Pegawai KPK Tak Bakal Lagi Kena Teror

Agung Sandy Lesmana, Welly Hidayat

Selasa, 27 Agustus 2019 | 15:51 WIB
Jika Terpilih, Irjen Antam Jamin Pegawai KPK Tak Bakal Lagi Kena Teror
Suasana tes uji kompetensi Seleksi Calon Pimpinan KPK di Pusdiklat Kementerian Sekretaris Negara, Cilandak, Jakarta, Kamis (18/7). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar]

Suara.com - Wakabareskrim Polri Inspektur Jenderal Antam Novambar menjamin seluruh pegawai KPK tak akan lagi mengalami aksi teror jika dirinya nanti bisa terpilih menjadi pimpinan lembaga antirasuah tersebut.

Hal itu disampaikan Antam saat menjawab pertanyaan anggota Pansel KPK dalam uji publik dan wawancara yang digelar di Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Selasa (27/8/2019).

"Insyaallah (menjamin keamanan), saya pernah di Densus. Juga di Ambon, di Bali, di BNPT, saya tahu bagaimana menjaga anggota-anggota saya," jawab Antam.

Diketahui, aksi teror masih terus menghantui pegawai hingga pimpinan KPK. Aksi teror itu seperti kasus penyiraman air keras terhadap wajah penyidik senior KPK, Novel Baswedan hingga teror bom molotov yang pernah menimpa rumah dua pimpinan KPK, Agus Rahardjo dan Laode M. Syarief. Hingga kini kasus-kasus tersebut belum sama sekali terungkap di kepolisian.

Antam mengaku akan melindungi seluruh pegawainya jika diberikan kesempatan menjadi pimpinan KPK. Perlindungan itu termasuk mengantisipasi bentuk-bentuk ancaman yang datang kala penyidik mengusut sebuah kasus korupsi. 

"Saya bisa menjamin tidak akan terjadi lagi (teror pegawai KPK), baik dari luar karena pemberatasan korupsi, penjahatnya berduit semua. Mereka mungkin bisa bayar kepada pelaku-pelaku ini," kata Antam.

Diketahui, Antam telah menjalani uji publik dan wawancara selama 1 jam penuh dengan serangkaian pertanyaan yang diberikan anggota Pansel KPK maupun dua panelis.

Anggota Pansel KPK Hamdi sempat menanyakan kepada Antam apakah pelibatan institusi Polri dalam pemberantasan korupsi apakah malah membuat KPK menjadi lemah.

Menurut Antam, pelibatan institusi Polri dalam pemberatasan korupsi yang disebut sebagai pelemahan KPK hal itu hanya merupakan rumor.

baca juga

"Ini opini, rumor selalu disampaikan jadi seolah olah KPK ini merasa kalau pihak lain masuk memperlemah. Inginnya mereka, saya boleh rumor juga ya, merasa KPK di zona nyaman saat ini," kata Antam.

Antam mengaku, penyidik Polri yang diperbantukan di KPK merupakan orang-orang terbaik. Lagi pula, kata dia, tahap penyeleksian di KPK dilakukan secara ketat terhadap para penyidik yang direkomendasikan Polri.

Dia pun mengaku akan terus melakukan pembenahan di internal KPK jika nantinya bisa terpilih menjadi pimpinan lembaga antirasuah tersebut.

"Berniat ke sana ingin mengubah. Kalau saya di sana ada perubahan. Tidak ada niat kami memperlemah. Buktinya BKO anggota polisi ke sana yang terbaik. Sudah kami kasih yang terbaik, lalu diseleksi lagi oleh KPK. Kalau ingin memperlemah ngapain kasih yang terbaik," ujar Antam.

Antam pun kembali dicecar oleh Hamdi, terkait apakah Antam dapat memberikan bukti konkret bila ada oknum polisi dengan pangkat tinggi terjerat kasus korupsi, berani mengambil sikap untuk menindak tegas.

"Kebetulan saya enggak di KPK saat ini, jadi saya tidak mengetahui yang terjadi di KPK. Menurut laporan anggota kami yang sudah selesai masa dinasnya, tidak pernah ada mereka menghalang-halangi. Jangan termakan isu dan fitnah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelibatan Polri Disebut Memperlemah KPK, Irjen Antam: Itu Rumor

Pelibatan Polri Disebut Memperlemah KPK, Irjen Antam: Itu Rumor

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 15:14 WIB

Pengacara Koruptor Jadi Panelis Capim KPK, Laode: Apakah Pakar Cuma Itu?

Pengacara Koruptor Jadi Panelis Capim KPK, Laode: Apakah Pakar Cuma Itu?

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 14:12 WIB

Kritik Pansel Capim KPK, Masinton: Koalisi Sipil Sejak Awal Sudah Nyinyir

Kritik Pansel Capim KPK, Masinton: Koalisi Sipil Sejak Awal Sudah Nyinyir

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 12:50 WIB

Alexander Marwata ke Pansel KPK: Pihak Luar Sangat Khawatir soal Penyadapan

Alexander Marwata ke Pansel KPK: Pihak Luar Sangat Khawatir soal Penyadapan

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 12:06 WIB

Wajah Tegang Capim KPK saat Tes Wawancara dan Uji publik

Wajah Tegang Capim KPK saat Tes Wawancara dan Uji publik

Foto | Selasa, 27 Agustus 2019 | 13:00 WIB

Terkini

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:27 WIB

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Riau | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:32 WIB

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:27 WIB

×