Bos Taksi Malaysia Salahkan Indonesia, Ferdinand: Ada Benarnya

Rendy Adrikni Sadikin | Husna Rahmayunita | Suara.com

Minggu, 01 September 2019 | 17:20 WIB
Bos Taksi Malaysia Salahkan Indonesia, Ferdinand: Ada Benarnya
Shamsubahrin Ismail - (Instagram)

Suara.com - Video viral Shamsubahrin Ismail, bos taksi Malaysia menyita perhatian politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.

Tak menyalahkan atau memprotes, Ferdinand justru memberikan pembelaan.

Menurutnya pernyataan pendiri Big Blue Taxi Services ada benarnya setelah melihat kondisi ibu kota Jakarta yang dipenuhi ojek online.

Pemuda di Indonesia dinilai tak layak menjalani pekerjaan seperti itu, mestinya mereka mendapatkan penghasilan tetap.

"Ada benarnya bapak ini, sekarang kita lihat Jakarta, hampir di tiap jarak 3 meter, ada grab atau gojek. Anak muda harusnya mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan penghasilan tetap," cuit FerdinandHaean2 dengan diawali emoji tertawa., Minggu (1/9/2019).

Dalam video berdurasi 40 detik yang dibagikan bos taksi Malaysia menyebut rakyat Indonesia itu miskin karena salah pemerintahnya.

Lantas ia meminta pemerintah Malaysia untuk tidak meniru pemerintah Indonesia.

"Rakyat Islam Indonesia tidak salah kalau dikatakan miskin. Yang salah itu kerajaan Indonesia, pemerintah Indonesia yang salah," seru bos taksi Malaysia itu, dikutip dari unggahan video akun Twitter @Pajakusuma.

"Pemerintah Malaysia harusnya tidak mengikuti jejak kesalahan yang dilakukan pemerintah Indonesia. Kenapa kita membiarkan anak muda kita Malaysia bekerja tanpa gaji tetap untuk membawa Gojek?" imbuhnya.

Belum diketahui lokasi dan waktu diambilnya video itu, apakah setelah atau sebelum ia meminta maaf.

Ferdinand tanggapi pernyataan bos taksi Malaysia. (Twitter/@FerdinandHaean2)
Ferdinand tanggapi pernyataan bos taksi Malaysia. (Twitter/@FerdinandHaean2)

Sebelumnya Shamsubahrin Ismail menolak kebijakan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Malaysia Syed Saddiq yang memberikan izin kepada Gojek untuk beroperasi di Malaysia.

Ia menganggap Gojek tidak bisa menjamin kehidupan pemuda Malaysia. Ia lantas membandingkan budaya Indonesia dan Malaysia hingga terlontar kata-kata Indonesia miskin.

"Gojek berhasil di Indonesia karena angka kemiskinan mereka sangat tinggi, tidak seperti di Malaysia," katanya.

"Juga budaya mereka berbeda. Di Indonesia, perempuan bisa memeluk pengemudi, tetapi bagaimana di Malaysia? Apakah kita ingin perempuan-perempuan kita memeluk ojek?" tambah Shamsubahrin Ismail, seperti yang dikutip dari Free Malaysia Today, Jumat (23/8/2019). 

Setelah mendapat hujatan bertubi-tubi, ia kemudian menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada warga Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WNA di Bali Bikin Onar, Ancam Patahkan Kaki Warga setelah Menuduh Maling

WNA di Bali Bikin Onar, Ancam Patahkan Kaki Warga setelah Menuduh Maling

Entertainment | Jum'at, 17 April 2026 | 15:08 WIB

Viral Rumah Angker Disulap Jadi Kos-kosan Mewah, Untung Rp336 Juta per Tahun

Viral Rumah Angker Disulap Jadi Kos-kosan Mewah, Untung Rp336 Juta per Tahun

Entertainment | Jum'at, 17 April 2026 | 14:22 WIB

Harus Penuhi Syarat Rumit, Timnas Indonesia Diambang Tersingkir dari Piala AFF U-17 2026

Harus Penuhi Syarat Rumit, Timnas Indonesia Diambang Tersingkir dari Piala AFF U-17 2026

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 13:01 WIB

Stop Bilang "Bukan Saya": Mengapa Masbro Juga Bertanggung Jawab Atas Budaya Pelecehan

Stop Bilang "Bukan Saya": Mengapa Masbro Juga Bertanggung Jawab Atas Budaya Pelecehan

Your Say | Jum'at, 17 April 2026 | 10:40 WIB

Usai Kalah dari Malaysia, Ini Syarat Timnas Indonesia U-17 untuk Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17

Usai Kalah dari Malaysia, Ini Syarat Timnas Indonesia U-17 untuk Lolos ke Semifinal Piala AFF U-17

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 07:09 WIB

Klasemen Grup A Piala AFF U-17 2026: Posisi Timnas Indonesia U-17 Terancam Usai Kalah dari Malaysia

Klasemen Grup A Piala AFF U-17 2026: Posisi Timnas Indonesia U-17 Terancam Usai Kalah dari Malaysia

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 06:46 WIB

Kurniawan Dwi Yulianto: Saya Mohon Maaf

Kurniawan Dwi Yulianto: Saya Mohon Maaf

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 06:40 WIB

Pelatih Malaysia Ungkap Rahasia Kalahkan Timnas Indonesia  U-17

Pelatih Malaysia Ungkap Rahasia Kalahkan Timnas Indonesia U-17

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 06:36 WIB

Kapten Timnas Indonesia U-17 Merasa Sangat Kecewa Kalah dari Malaysia

Kapten Timnas Indonesia U-17 Merasa Sangat Kecewa Kalah dari Malaysia

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 06:30 WIB

Dalih Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 kalah dari Malaysia

Dalih Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 kalah dari Malaysia

Bola | Jum'at, 17 April 2026 | 06:17 WIB

Terkini

Kasus Andrie Yunus Dinilai Bergantung pada Political Will Prabowo

Kasus Andrie Yunus Dinilai Bergantung pada Political Will Prabowo

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:29 WIB

Berkas Perkara Sudah di Pengadilan, Komnas HAM Desak Polri Lanjutkan Penyidikan Kasus Andrie Yunus

Berkas Perkara Sudah di Pengadilan, Komnas HAM Desak Polri Lanjutkan Penyidikan Kasus Andrie Yunus

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:29 WIB

4 Laporan Dasco ke Prabowo Usai Presiden Lakukan Diplomasi ke Prancis dan Rusia

4 Laporan Dasco ke Prabowo Usai Presiden Lakukan Diplomasi ke Prancis dan Rusia

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:24 WIB

Tolak Damai! Tersangka Roy Suryo Cs Pilih Bertarung di Pengadilan Kasus Ijazah Jokowi

Tolak Damai! Tersangka Roy Suryo Cs Pilih Bertarung di Pengadilan Kasus Ijazah Jokowi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:07 WIB

Meski SP3 Rismon Terbit, Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ijazah Jokowi Belum Selesai

Meski SP3 Rismon Terbit, Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ijazah Jokowi Belum Selesai

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:55 WIB

Menhut Ungkap Strategi Baru Penguatan Pasar Karbon Nasional,

Menhut Ungkap Strategi Baru Penguatan Pasar Karbon Nasional,

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:54 WIB

Izin Periksa Pelaku Tak Kunjung Turun, TNI Halangi Langkah Komnas HAM Usut Teror Aktivis KontraS?

Izin Periksa Pelaku Tak Kunjung Turun, TNI Halangi Langkah Komnas HAM Usut Teror Aktivis KontraS?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:45 WIB

Marak Pejabat Korupsi Gegara Biaya Politik Mahal, KPK Usul Reformasi Pembiayaan Kampanye

Marak Pejabat Korupsi Gegara Biaya Politik Mahal, KPK Usul Reformasi Pembiayaan Kampanye

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:38 WIB

103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diumumkan, Ini Daftar Lengkapnya

103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diumumkan, Ini Daftar Lengkapnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:36 WIB

Lonceng Kematian Kelas Menengah? Riset Sebut Populasinya Sisa 16,9%, Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup

Lonceng Kematian Kelas Menengah? Riset Sebut Populasinya Sisa 16,9%, Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:30 WIB