Terjaring OTT KPK, Bupati Muara Enim Punya Harta Rp 4,7 Miliar

Dwi Bowo Raharjo | Welly Hidayat | Suara.com

Selasa, 03 September 2019 | 13:12 WIB
Terjaring OTT KPK, Bupati Muara Enim Punya Harta Rp 4,7 Miliar
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Bupati Muara Enim, H. Ahmad Yani, terjaring OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Senin (2/9/2019) malam di Sumatera Selatan. Ahmad Yani diduga terlibat dalam kasus suap proyek pembangunan Kabupaten Muara Enim.

Ahmad Yani ditangkap bersama tiga orang lainnya. Mereka dari unsur pejabat kabupaten Muara Enim dan pihak swasta.

Wartawan Suara.com menelusuri rekam jejak kekayaan Bupati Ahmad Yani, dengan mengecek laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dari https://elhkpn.kpk.go.id.

Ahmad Yani diketahui memiliki kekayaan mencapai Rp 4.725.928.566. Dimana pelaporan kekayaan Yani diketahui sejak menjadi Bupati pada Tahun 2018.

Untuk harta tak bergerak Ahmad Yani memiliki tanah dan bangunan dengan nilai Rp 2.5 miliar. Tanah dan bangunan itu tersebar di wilayah Muara Enim, Banyuasin dan Palembang.

Selain itu, harta bergerak milik Ahmad Yani yakni berupa mobil dan motor dengan nilai mencapai Rp 855 juta. Dimana ada enam mobil dengan merek Daihatsu Taft tahun 1983, Yoyota Agya tahun 2014, dan Nissan Grand Livina tahun 2012.

Selanjutnya, Honda Brio Satya tahun 2016, Toyota Land Cruiser ‎tahun 1997, serta Mitsubishi Pajero tahun 2019. Sementara satu motor yang tercatat dalam LHKPNnya yakni Vespa P150X tahun 1981.

Kemudian harta bergerak lainnya mencapai Rp 350 juta. Selain itu Yani memiliki kas mencapai Rp 1 miliar.

Meski begitu, Ahamad Yani memiliki hutang mencapai Rp 179 juta. Sehingga, total seluruh harta kekayaan Ahmad Yani mencapai Rp 4.725.928.566.

Untuk diketahui, Ahmad Yani hingga kini masih menjalani pemeriksaan intensif penyidik KPK bersama tiga orang lainnya di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Dalam kasus tersebut, KPK menyita 35 ribu dolar AS dalam OTT tersebut. Hingga kini masih menunggu status hukum keempatnya apakah akan ditetapkan sebagai tersangka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Periksa Ajudan Bupati Kudus untuk Tersangka Tamzil

KPK Periksa Ajudan Bupati Kudus untuk Tersangka Tamzil

News | Selasa, 03 September 2019 | 12:12 WIB

KPK Periksa Koruptor e-KTP Andi Narogong untuk Tersangka Tannos

KPK Periksa Koruptor e-KTP Andi Narogong untuk Tersangka Tannos

News | Selasa, 03 September 2019 | 12:01 WIB

Ultimatum KPK Usai Tangkap Bupati Muara Enim

Ultimatum KPK Usai Tangkap Bupati Muara Enim

News | Selasa, 03 September 2019 | 10:50 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB