Soal Permasalahan Papua, Maruf Amin Minta Mencontoh Langkah Gus Dur

Chandra Iswinarno | Suara.com

Selasa, 03 September 2019 | 17:07 WIB
Soal Permasalahan Papua, Maruf Amin Minta Mencontoh Langkah Gus Dur
Maruf Amin. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Wakil presiden terpilih Maruf Amin berharap penyelesaian persoalan di Papua tidak selalu mengedepankan keamanan, namun juga melakukan pendekatan kebudayaan.

"Kami sudah berbincang supaya penyelesaian Papua itu tidak hanya dilakukan pendekatan keamanan dan penertiban, tapi juga perbaikan, pendekatan budaya," kata Maruf saat ditemui di Ponpes Syekh Nawawi Al Bantani, Tanara, Kabupaten Serang, Banten pada Selasa (03/09/2019).

Maruf mencontohkan penyelesaian permasalahan Papua di zaman Pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang menghargai masyarakat Bumi Cendrawasih dengan merubah nama Irian Jaya menjadi Papua.

Pada 30 Desember 1999, Gus Dur membuat pertemuan dengan tokoh Papua dan mengetahui makna lambang Bendera Bintang Kejora. Lambang itu dimaknai oleh masyarakat Papua sebagai simbol Kuasa Tuhan.

Hingga ahirnya bendera tersebut di masa pemerintahan Gus Dur boleh dikibarkan dengan syarat lebih rendah dibandingkan bendera Merah Putih. Namun, sejak Gus Dur lengser dari kursi presiden, bendera Bintang Kejora kembali dilarang berkibar.

Pun dilanjutkan dengan munculnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 77 tahun 2007, dalam Pasal 6 Ayat 4 yang melarang penggunaan simbol berupa bendera, lagu, dan logo terkait separatisme. Dalam hal tersebut, termasuk bintang kejora yang kerap digunakan Organisasi Papua Merdeka (OPM).

"Oleh karena itu seperti apa langkah-langkahnya PBNU yang merumuskan. Gus Dur juga kan mendekati Papua dengan mengubah nama dari Irian Jaya menjadi Papua. Oleh karena itu orang Papua kepada Gus Dur khususnya dan NU, sangat simpati menghargai," katanya.

Mantan Rais Aam PBNU ini selalu berdoa dan berharap Papua kembali damai dalam pangkuan NKRI. Pun ia berharap pembangunan di pulau yang berada di ujung timur Indonesia semakin berkembang dan memajukan masyarakatnya.

Tak hanya itu, Maruf pun meminta peran aktif PBNU serta GP Ansor untuk ikut mendamaikan Bumi Papua dan menjaga keutuhan NKRI, agar tentram, damai dan sejuk.

"Karena kita Indonesia. Kita Jawa, kita Papua, kita Sumatera, kita Sulawesi, ini kan kita semua. Indonesia adalah berkita-kita. Jadi, kita harus tetap utuh, jangan ada kita yang terpinggirkan, termarjinalisasi," ujarnya.

Kontributor : Yandhi Deslatama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fadli Zon Sindir Jokowi: Blusukan ke Papua, Pembangunan yang Dibanggakan

Fadli Zon Sindir Jokowi: Blusukan ke Papua, Pembangunan yang Dibanggakan

News | Selasa, 03 September 2019 | 16:07 WIB

Rudiantara: Pencabutan Blokir Internet di Papua Dilakukan Bertahap

Rudiantara: Pencabutan Blokir Internet di Papua Dilakukan Bertahap

Tekno | Selasa, 03 September 2019 | 16:01 WIB

Polri Ungkap Peran Benny Wenda di Balik Kerusuhan di Papua dan Papua Barat

Polri Ungkap Peran Benny Wenda di Balik Kerusuhan di Papua dan Papua Barat

News | Selasa, 03 September 2019 | 15:46 WIB

DPR Minta Pemerintah untuk Komunikasi Intensif dengan Masyarakat Papua

DPR Minta Pemerintah untuk Komunikasi Intensif dengan Masyarakat Papua

DPR | Selasa, 03 September 2019 | 15:04 WIB

Keinginan Papua Merdeka, Jokowi:  Soal Papua Sudah Rampung 100 Persen

Keinginan Papua Merdeka, Jokowi: Soal Papua Sudah Rampung 100 Persen

News | Selasa, 03 September 2019 | 14:35 WIB

Terkini

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 22:29 WIB

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:36 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB