Kader Bawa Bendera Bintang Kejora, Perindo: Tak Ada Kaitan dengan Partai

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Rabu, 04 September 2019 | 11:37 WIB
Kader Bawa Bendera Bintang Kejora, Perindo: Tak Ada Kaitan dengan Partai
Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo [suara.com/Handita Fajaresta]

Suara.com - Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq mengaku tak mengira jika perempuan berinisial SM ditangkap polisi karena kedapatan membawa 1.500 lembar bendera bintang kejora. Atas perbuatannya itu, SM langsung dipecat secara tidak hormat sebagai kader dan salah satu pengurus Partai Perindo.

Rofiq mengatakan tindakan SM sampai membuat Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo tak menyangka saat kabar tak mengenakan tersebut sampai di telinganya.

"Ya respon ketum partai sangat terkejut atas sikap ini ya. Karena kita sejak awal tidak pernah membayangkan sekaligus tidak pernah melihat bahwa ada potensi kader yang melakukan perbuatan-perbuatan yang mengarah kepada disintegratif," kata Rofiq kepada wartawan, Rabu (4/9/2019).

Ia menuturkan, kejadian ini menjadi bahan pembelajaran bagi Perindo di mana partai harus lebih menguatkan para kader jika NKRI adalah harga mati.

"Tentu atas kejadian ini akan jadi pelajaran penting bagi semuanya bahwa siapapun orang yang berada dalam baris perjuangan ini harus dilakukan penguatan bahwa NKRI adalah harga mati," kata Rofiq.

Seorang perempuan pembawa ribuan bendera bintang kejora diamankan di bandar udara Rendani Manokwari. (Jubi/Sat Reskrim Polres Manokwari)
Seorang perempuan pembawa ribuan bendera bintang kejora diamankan di bandar udara Rendani Manokwari. (Jubi/Sat Reskrim Polres Manokwari)

Lebih lanjut, Rofiq menilai tindakan SM tak ada keterkaitannya dengan partai. Perindo juga enggan untuk memberikan bantuan hukum kepada SM.

"Sejak awal kita tidak memperkirakan apa yang dia lakukan ya. Tapi satu hal bahwa keterkaitan dengan Partai Perindo tentu saja tidak ada dan ketika dia melakukan perbuatan yang sangat kita tidak inginkan apalagi dengan mengarah kepada disintergatif maka kita akan melakukan suatu sikap, yakni memecat," kata Rofiq.

Diberitakan sebelumnya, Tim Aviation Security (Avsec) atau keamanan Bandara Rendani Manokwari, Papua Barat menahan seorang wanita berinisial SM yang berasal dari Sorong. Wanita tersebut kedapatan membawa 1.500 lembar bendera bercorak bintang kejora pada Senin (2/9/2019).

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bawa Ribuan Bendera Bintang Kejora, Perindo Pecat Kader Berinisial SM

Bawa Ribuan Bendera Bintang Kejora, Perindo Pecat Kader Berinisial SM

News | Rabu, 04 September 2019 | 11:18 WIB

Tangkapi Aktivis Papua, Wiranto: Ini Negara Hukum Bung

Tangkapi Aktivis Papua, Wiranto: Ini Negara Hukum Bung

News | Selasa, 03 September 2019 | 20:53 WIB

Respons Warganet Indonesia untuk Kontool dan 4 Berita Hit Lainnya

Respons Warganet Indonesia untuk Kontool dan 4 Berita Hit Lainnya

News | Rabu, 04 September 2019 | 07:10 WIB

Terkini

Perlawanan Terakhir Nadiem Makarim Jelang Putusan, Ini yang Akan Diungkap

Perlawanan Terakhir Nadiem Makarim Jelang Putusan, Ini yang Akan Diungkap

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:20 WIB

Detik-detik Iran Batalkan Perundingan Gegara Trump Bikin Ulah, JD Vance Kena Getahnya

Detik-detik Iran Batalkan Perundingan Gegara Trump Bikin Ulah, JD Vance Kena Getahnya

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:13 WIB

KPAI Sesalkan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam: Itu Eksploitasi dan Manipulasi Anak!

KPAI Sesalkan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam: Itu Eksploitasi dan Manipulasi Anak!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:48 WIB

Prabowo ke Jawa Timur, Hadir Peresmian Jalan dan Penutupan Munas NU

Prabowo ke Jawa Timur, Hadir Peresmian Jalan dan Penutupan Munas NU

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:44 WIB

Legislator PDIP Kritik Ekspansi Bioskop: Jangan Sampai Jadi Risiko Baru bagi Industri Film

Legislator PDIP Kritik Ekspansi Bioskop: Jangan Sampai Jadi Risiko Baru bagi Industri Film

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:41 WIB

Jokowi Siap Hadir Tunjukan Ijazah di Persidangan Roy Suryo dan dr Tifa

Jokowi Siap Hadir Tunjukan Ijazah di Persidangan Roy Suryo dan dr Tifa

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:36 WIB

Jokowi Tak Ambil Pusing Soal Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa, Kuasa Hukum Sentil Dugaan Intervensi

Jokowi Tak Ambil Pusing Soal Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa, Kuasa Hukum Sentil Dugaan Intervensi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:28 WIB

Viral Dugaan Mahasiswa UBK Terima Suap, Muncul Pengakuan Soal Dana Rp 20 Juta dan Nama 'Kapolda'

Viral Dugaan Mahasiswa UBK Terima Suap, Muncul Pengakuan Soal Dana Rp 20 Juta dan Nama 'Kapolda'

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:06 WIB

1.273 Personel Gabungan Amankan Aksi Demonstrasi di Jakarta Pusat Hari Ini

1.273 Personel Gabungan Amankan Aksi Demonstrasi di Jakarta Pusat Hari Ini

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:56 WIB

Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran

Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:01 WIB