Bimo Aryo Beri Uang Damai, Polisi Tetap Usut Kasus PRT Tewas Digigit Anjing

Agung Sandy Lesmana
Bimo Aryo Beri Uang Damai, Polisi Tetap Usut Kasus PRT Tewas Digigit Anjing
Bimo Aryo. (Instagram/@bimaaryo)

"Walau damai, tetap penyelidikan jalan," kata Abdul.

Suara.com - Polisi ternyata tetap menyelidiki kasus tewasnya pekerja rumah tangga bernama Yayan (35) akibat digigit anjing jenis Malinois Belgian, meski presenter televisi Bimo Aryo telah menyerahkan uang Rp 60 juta kepada keluarga korban.

Kapolsek Cipayung Kompol Abdul Rasyid menyampaikan pemberian uang itu dilakukan setelah keluarga korban dan Bimo sepakat berdamai.

"Pemilik anjing sudah berikan dana kepada korban Rp 60 juta. Ya, mereka sedang menempuh jalan damai," kata Rasyid seperti dikutip dari Antara, Rabu (4/9/2019).

Menurut Rasyid, upaya damai yang ditempuh kedua belah pihak tidak akan pengaruhi proses penyelidikan kasus di kepolisian.

"Walau damai, tetap penyelidikan jalan," kata Abdul.

Hingga saat ini pihaknya telah memeriksa empat orang terkait insiden terkaman anjing jenis Malinois Belgian yang menewaskan seorang asisten rumah tangga bernama Yayan, Jumat (30/8).

Keempat orang yang telah menjalani pemeriksaan sejak Jumat (30/8) hingga Selasa (3/9) di antaranya bapak dari Bima Aryo, Bima Aryo, teman korban, dan anak dari korban.

"Pada saat itu, anaknya almarhumah kami panggil untuk memberikan keterangan," katanya.

Pihaknya masih menunggu proses penyelidikan untuk menetapkan tersangka yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Sebelumnya, Yayan tewas usai diterkam seekor anjing berjenis Milanois Belgia, di rumah majikannya, Jalan Langgar Rt. 04/04 No. 41, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (30/8).

Korban mengalami luka cakar dan gigitan pada bagian leher, dada, serta punggung. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati namun meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS