Pengamat: Benny Wenda Diplomasi ke PBB untuk Kepentingan Referendum Papua

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 06 September 2019 | 13:36 WIB
Pengamat: Benny Wenda Diplomasi ke PBB untuk Kepentingan Referendum Papua
Ketua United Liberation Movement for West Papua Benny Wenda. [The Guardian]

Suara.com - Kepala Kepolisian Indonesia Jenderal Tito Karnavian menyebutkan Benny Wenda sengaja membuat kerusuhan Papua dan Papua Barat. Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI), Hikmahanto Juwana hal itu lazim dilakukan untuk memenuhi kepentingannya Benny Wenda menjelang rapat Komisi HAM PBB di Jenewa.

Hikmahanto mengatakan bahwa Benny Wenda tengah menjalankan cara-cara diplomasi dengan tujuan yakni memperkuat nada referendum Papua dari bumi Cenderawasih. Cara Benny disebutnya dilakukan dengan cara mengadu domba masyarakat Indonesia khususnya di Papua.

"Cara-cara dia adalah menggunakan upaya diplomasi mengadu domba masyarakat di dalam, di Indonesia, di Papua buat kerusuhan," kata Hikmahanto saat dihubungi Suara.com, Jumat (6/9/2019).

"Itu kan kerusuhan awalnya kan kerusuhan karena masalah rasialis masa kemudian ujungnya referendum, yang benar saja," sambungnya.

Dirinya kemudian mencontohkan bagaimana sebuah daerah di dalam negara bisa rusuh akibat isu rasialisme. Saat Amerika diramaikan dengan isu rasisme pada 1991, kekacauan tidak dapat dihindarkan. Akan tetapi masalah tersebut pun selesai tanpa harus adanya referendum.

"Tapi kan kemudian ada garda nasional yang datang dan menyelesaikan. Tapi kalau di Indonesia kenapa harus lari ke referendum," tandasnya.

Untuk diketahui, Kepala Kepolisian Indonesia Jenderal Tito Karnavian menyebutkan Benny Wenda sengaja membuat kerusuhan Papua dan Papua Barat. Kerusuhan dibuat menjelang rapat Komisi HAM PBB di Jenewa.

Benny Wenda adalah Ketua Persatuan Gerakan Pembebasan Papua Merdeka atau United Liberation Movement for West Papua (ULMWP). ULMWP disebut Tito sebagai organisasi yang ikut bertanggung jawab dalam kerusuhan Papua.

Tito juga menyebut tak hanya jelang rapat Komisi HAM PBB, kerusuhan Papua juga sengaja dibuat untuk 'menyambut sidang Umum PBB akhir September ini.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selebaran Veronica Koman DPO Polda Metro Jaya Hoaks

Selebaran Veronica Koman DPO Polda Metro Jaya Hoaks

News | Jum'at, 06 September 2019 | 12:30 WIB

Korban Kerusuhan Papua Diguyur Bantuan Senilai Rp 28 Miliar

Korban Kerusuhan Papua Diguyur Bantuan Senilai Rp 28 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 September 2019 | 07:01 WIB

Hendropriyono Sebut Benny Wenda Pengkhianat: Jangan Dikasih Panggung

Hendropriyono Sebut Benny Wenda Pengkhianat: Jangan Dikasih Panggung

News | Jum'at, 06 September 2019 | 00:50 WIB

Akun Pembunuh Gadis Baduy Diserbu dan 4 Berita Terpopuler Lainnya

Akun Pembunuh Gadis Baduy Diserbu dan 4 Berita Terpopuler Lainnya

News | Jum'at, 06 September 2019 | 07:15 WIB

Terkini

Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji

Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Polres Cimahi Musnahkan 150 Kilogram Tembakau Sintetis Hasil Penggerebekan di Batujajar

Polres Cimahi Musnahkan 150 Kilogram Tembakau Sintetis Hasil Penggerebekan di Batujajar

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:08 WIB

Memetik Pelajaran Kehidupan dari Buku Harapan Semu untuk Sebuah Masalah

Memetik Pelajaran Kehidupan dari Buku Harapan Semu untuk Sebuah Masalah

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Urutan Pemakaian Krim Pagi, Sunscreen, dan Air Mawar sebagai Setting Spray

Urutan Pemakaian Krim Pagi, Sunscreen, dan Air Mawar sebagai Setting Spray

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Pastikan Pelayanan Siap, Wali Kota Solo Cek Persiapan Haul Solo

Pastikan Pelayanan Siap, Wali Kota Solo Cek Persiapan Haul Solo

Surakarta | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:58 WIB

Nasib Apes Casriah Warga Sukabumi: Utangi Teman Miliaran Rupiah, Jaminan Sertifikat Malah Disita BNN

Nasib Apes Casriah Warga Sukabumi: Utangi Teman Miliaran Rupiah, Jaminan Sertifikat Malah Disita BNN

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Anti-Breakout! 4 Hybrid Sunscreen Mugwort Redakan Kemerahan dan Iritasi

Anti-Breakout! 4 Hybrid Sunscreen Mugwort Redakan Kemerahan dan Iritasi

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Bakom RI Bakal Manfaatkan AI untuk Sosialisasikan Program dan Pemikiran Presiden Prabowo

Bakom RI Bakal Manfaatkan AI untuk Sosialisasikan Program dan Pemikiran Presiden Prabowo

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Hadapi Persis Solo, Kendal Tornado FC Akui Jadi Ujian Mental di Stadion Manahan

Hadapi Persis Solo, Kendal Tornado FC Akui Jadi Ujian Mental di Stadion Manahan

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:47 WIB

RI Mau Pakai Teknologi Norwegia Bangun PLTA

RI Mau Pakai Teknologi Norwegia Bangun PLTA

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:46 WIB

×