Suara.com - Polda Sumatera Barat menangkap tiga pelaku bersenjata api yang diduga merampok satu unit mobil bermuatan 118 ribu butir telur ayam di kawasan Lunang Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, pada Rabu (4/9/2019).
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumbar Kombes Pol Onny Trimurti bersama Wadir Reskrimum AKBP Mucthar Siregar dalam keterangan persnya di Padang, Minggu (8/9/2019) mengatakan, penangkapan ini berawal dari aksi enam pelaku yang merampok satu unit mobil yang dikendarai korban Darwin.
Dilansir Antara, saat itu Darwin hendak bertolak ke Provinsi Bengkulu pada, Jumat (30/9/2019) sekitar pukul 05.00 WIB.
Sesampai korban di kawasan Lunang Silaut, korban turun dari mobil untuk memeriksa kondisi ban mobil.
Tiba-tiba ada mobil merek Mitsubhisi Strada mendekat dengan nomor polisi BA 306 TW. Dari mobil itu keluar dua lelaki yang menodongkan senjata api kepada korban.
Selanjutnya, korban disuruh memasuki mobil pelaku di bawah todongan senjata api. Dan mobil yang berisi telur ayam dikendarai oleh pelaku lain bersama-sama ke Muara Rupit, Sumatera Selatan.
Ia mengatakan sesampai di lokasi korban dimasukkan ke dalam satu ruangan dan saat tersangka lengah, korban berhasil kabur lalu melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Berdasarkan laporan dari korban, polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan pelaku sedang berada di sebuah rumah makan di Jalan Lintas Sumatera Km 79 Kecamatan Muara Rupit, Sumsel, pada Rabu (4/9) sekitar pukul 11.30 WIB.
Ia mengatakan di lokasi tersebut para pelaku berupaya melarikan diri, sehingga pihak kepolisian yang telah mengeluarkan tembakan peringatan harus menembak pelaku.
Onny menjelaskan pelaku yang berhasil ditangkap dari lokasi adalah pria berinisial AZ, AD dan KM. Sementara tiga pelaku lainnya masih berkeliaran dan masuk dalam daftar pencarian orang.
Bersama pelaku petugas menemukan dua unit senjata api dan petugas masih menyelidiki posisi truk yang berisikan 118 ribu telur ayam yang dibawa pelaku.
"Pelaku ini merupakan perampok lintas provinsi yang meliputi Bengkulu, Palembang, Sumbar dan Jambi dan kerugian yang diakibatkan tindakan para pelaku mencapai Rp500 juta. Kita terus melakukan upaya pengembangan untuk menangkap seluruh pelaku," katanya.
Ia mengatakan ketiga pelaku telah dibawa ke Mapolda Sumbar untuk dimintai keterangan lanjutan dan pelaku yang tertembak langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Padang untuk mendapatkan perawatan.
"Pelaku berinisial KM ini merupakan otak perampokan dan masuk dalam daftar pencarian orang di Polda Bengkulu. Ketiga pelaku disangkakan Pasal 365 KUHP," katanya.