Gubernur Hideaki Sebut Jepang Butuh Banyak Tenaga Kerja Indonesia

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 09 September 2019 | 16:36 WIB
Gubernur Hideaki Sebut Jepang Butuh Banyak Tenaga Kerja Indonesia
Gubernur Prefektur Aichi, Nagoya, Jepang, Hideaki Ohmura. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Gubernur Prefektur Aichi, Nagoya, Jepang, Hideaki Ohmura, berharap pemerintah Indonesia mengirimkan lebih banyak tenaga kerjanya ke Aichi. Hal itu disampaikan Hideaki setelah bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019).

Hideaki mengatakan WNI yang bekerja di Aichi saat ini berkisar 7 ribu orang. Padahal kalau dibandingkan dengan negara lain seperti Vietnam yang mengirim 30 ribu pekerja, Filiphina sebanyak 35 ribu orang, bahkan Brasil yang mengirimkan 60 ribu orang, jumlah pekerja Indonesia masih sedikit.

"Sedangkan kalau Indonesia baru 7 ribu orang sedangkan penduduknya banyak. Berarti potensi untuk ke depannya masih ada," kata Hideaki.

Kemudian Hideaki mengungkapkan bahwa saat ini baik di Aichi maupun di Jepang secara umumnya masih kekurangan sumber daya manusia terutama di perusahaan seperti Toyota.

Dengan demikian, dirinya menawarkan kepada Indonesia untuk mengirimkan tenaga kerja ataupun anak magang yang sudah mendapatkan pembekalan agar bisa diberangkatkan ke Aichi.

Terkait itu, Hideaki menyebut Wapres JK setuju. Namun, JK sempat mengatakan bahwa pihaknya akan membentuk pusat-pusat bahasa Jepang agar para tenaga kerja ataupun anak magang sudah memegang kemampuan berbahasa sebelum diberangkatkan.

"Oleh karena itu kami juga sangat berminat untuk ikut terlibat dalam melakukan pendidikan atau pelatihan vokasi," tandasnya.

Selain itu, Hideaki menyebut JK sempat menyinggung soal pembangunan infrastruktur sangat penting untuk dilanjutkan. Hal yang dimaksud itu ialah soal pengembangan kereta api cepat antara Jakarta dan Surabaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temui JK, Gubernur Prefektur Aichi Minta Indonesia Bangun KJRI di Nagoya

Temui JK, Gubernur Prefektur Aichi Minta Indonesia Bangun KJRI di Nagoya

News | Senin, 09 September 2019 | 16:02 WIB

Jokowi Kerap Bagi-bagi Sepeda, Iriana Bagikan HP hingga Laptop ke Taruna

Jokowi Kerap Bagi-bagi Sepeda, Iriana Bagikan HP hingga Laptop ke Taruna

News | Jum'at, 06 September 2019 | 13:17 WIB

Wapres JK Hadiri Tasyakuran Sewindu Pondok Modern Tazakka di Batang

Wapres JK Hadiri Tasyakuran Sewindu Pondok Modern Tazakka di Batang

News | Jum'at, 06 September 2019 | 10:24 WIB

Selama Masih Jadi Wapres, JK Tak Izinkan Pemekaran Daerah karena Boros

Selama Masih Jadi Wapres, JK Tak Izinkan Pemekaran Daerah karena Boros

News | Kamis, 05 September 2019 | 18:09 WIB

Terkini

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:30 WIB

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:05 WIB

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:41 WIB

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:05 WIB

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:46 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB