Wiranto Anjurkan Pejabat TNI - Polri Punya Anak Asuh Mahasiswa Papua

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Senin, 09 September 2019 | 20:37 WIB
Wiranto Anjurkan Pejabat TNI - Polri Punya Anak Asuh Mahasiswa Papua
Menkopolhukam Wiranto (tengah), Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kanan), dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (kiri). (Suara.com/Ummi Saleh)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto menganjurkan aparat TNI-Polri untuk menjadi orang tua asuh bagi pelajar dan mahasiswa asal Papua.

Wiranto menilai dengan menjadikan pelajar dan mahasiswa asal Papua sebagai anak asuh TNI-Polri akan memberikan dampak yang positif. Sebab, hubungan yang terjalin berdasar kekeluargaan.

"Kita anjurkan dari pejabat kepolisian, dari TNI, nanti punya anak asuh lah ya istilahnya, ikut mengawasi, ikut merawat, punya hubungan telpon dengan mereka. Sehingga, anak-anak, adik-adik kita merasa nyaman di mana pun mereka berada merasa menjadi keluarga besar, keluarga Indonesia, tidak terisolir," kata Wiranto saat jumpa pers di Gedung Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019).

Wiranto pun memastikan akan memberikan keamanan dan kenyamanan bagi mahasiswa Papua yang sedang menempuh pendidikan di luar Bumi Cendrawasih.

Selain itu, Wiranto akan mengusulkan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk berkoordinasi dengan kepala daerah agar asrama-asrama mahasiswa Papua yang berada di seluruh provinsi di disatukan dengan asrama-asrama mahasiswa asal daerah lain. Sehingga, kata Wiranto, mahasiswa Papua pun tidak menjadi eksklusif dan diharapkan dapat menciptakan persatuan antara mahasiswa asal daerah lainnya.

"Jadi anak-anak bercampur di situ, enggak ada eksklusif ini anak Papua sendiri, ini anak Sumbar dan Kalbar sendiri," ujarnya.

Sebelumnya, Wiranto menyebutkan setidaknya ada sekitar 853 mahasiswa yang ditarik oleh orang tua mereka untuk pulang ke Papua dan Papua Barat. Sebagian besar orang tua mereka mengaku khawatir atas adanya ancaman diskriminasi dan rasial terhadap anak-anaknya.

Terkait itu, Wiranto mengatakan pemerintah telah menjelaskan terkait isu tersebut. Kekinian, justru banyak dari orang tua mahasiswa Papua dan Papua Barat yang menginginkan anaknya untuk kembali melanjutkan pendidikannya di luar Papua dan Papua Barat.

"Panglima TNI sudah menjamin agar tidak ada kesulitan transportasi. Beliau telah menyediakan dua Hercules C130 untuk mengangkut adik-adik kita, anak-anak kita kembali ke studi,” kata Wiranto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bangun Kembali Objek Vital di Papua, Pemerintah Gelontorkan Dana 100 Miliar

Bangun Kembali Objek Vital di Papua, Pemerintah Gelontorkan Dana 100 Miliar

Video | Senin, 09 September 2019 | 20:03 WIB

Mahasiswa Papua ke Komnas HAM: Cabut Status Tersangka Veronica Koman

Mahasiswa Papua ke Komnas HAM: Cabut Status Tersangka Veronica Koman

News | Senin, 09 September 2019 | 19:31 WIB

Jelaskan Situasi Papua, Pemerintah Kirim Watapri ke Komisi Tinggi HAM

Jelaskan Situasi Papua, Pemerintah Kirim Watapri ke Komisi Tinggi HAM

News | Senin, 09 September 2019 | 18:46 WIB

Terkini

Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas

Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:46 WIB

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:28 WIB

KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot

KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:11 WIB

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:18 WIB

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:05 WIB

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:36 WIB

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:02 WIB

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

News | Jum'at, 03 April 2026 | 20:04 WIB

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:47 WIB