AHY Jelaskan Maksud dari Pidato Kontemplasi SBY Soal Pemenang Pemilu

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Selasa, 10 September 2019 | 07:53 WIB
AHY Jelaskan Maksud dari Pidato Kontemplasi SBY Soal Pemenang Pemilu
Agus Harimurti Yudhoyono tampak menangis di malam 100 hari meninggalnya sang ibunda Ani Yudhoyono, Senin (9/9/2019) malam. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Putra bungsu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan, maksud dari pidato kontemplasi ayahnya yang menyinggung soal anggapan pemenang pemilu bisa mengambil seluruh kekuasaan di Indonesia. Anggapan itu disebut SBY dengan istilah the winner takes all.

Komandan Kogasma Partai Demokrat itu mengatakan, sebaiknya pemenang dalam kontestasi politik tidak serta merta bisa menguasai seluruh elemen di dalam negara. Seluruh pihak harus dilibatkan dalam proses membangun bangsa.

"Yang disampaikan oleh bapak SBY tadi mari kita hindari semangat the winner takes all yang secara ekstrem artinya jangan sampai kemudian dalam tatanan kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara termasuk kehidupan politik kita kemudian ketika ada elemen yang menang begitu kemudian yang lainnya tidak menjadi bagian besar dari bangsa ini," kata AHY di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Senin (9/9/2019).

Mengenai sikap partai, AHY menyebut Partai Demokrat siap berkontribusi nyata untuk mendukung pemerintahan pasangan calon terpilih Joko Widodo - Ma'ruf Amin.

"Semangat Partai Demokrat adalah ingin berkontribusi secara aktual dan ingin memberikan support kepada kepemimpinan dan pemerintahan mendatang. Semoga bisa semakin sukses dan segala cita-cita dan harapan kita semuanya masyarakat Indonesia," katanya.

Sebelumnya, SBY menyebut pemenang pemilu tidak serta merta bisa mengambil seluruh kekuasaan di Indonesia. Sebab, karakter masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang majemuk.

"Prinsip 'the winner take all' yang ekstrim seringkali tidak cocok dengan semangat kekeluargaan dan keterwakilan bagi masyarakat dan bangsa yang majemuk," ucapnya.

"Esensinya, ke depan, politik kita harus makin menjadi politik yang baik bagi bangsa yang majemuk," imbuh SBY.

Dalam pidatonya, SBY menyampaikan tiga hal penting yang menjadi pokok pikirannya bagi bangsa Indonesia saat ini mengenai "Masyarakat yang baik”, “Ekonomi yang baik” dan “Politik yang baik".

baca juga

Ketiga poin ini diharapkan SBY bisa menjadi salah satu acuan bagi presiden terpilih Joko Widodo dalam memimpin bangsa Indonesia periode 2019-2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SBY: Demokrasi Indonesia Tak Harus One Person One Vote

SBY: Demokrasi Indonesia Tak Harus One Person One Vote

News | Senin, 09 September 2019 | 22:43 WIB

SBY Ajak Masyarakat Beri Kesempatan dan Dukung Pemerintahan Jokowi - Ma'ruf

SBY Ajak Masyarakat Beri Kesempatan dan Dukung Pemerintahan Jokowi - Ma'ruf

News | Senin, 09 September 2019 | 21:59 WIB

Ini Isi Pidato Kontemplasi Lengkap SBY di Cikeas

Ini Isi Pidato Kontemplasi Lengkap SBY di Cikeas

News | Senin, 09 September 2019 | 21:50 WIB

SBY Sedih Tak Ada Lagi Pelukan dan Ucapan Selamat Ulang Tahun Pepo

SBY Sedih Tak Ada Lagi Pelukan dan Ucapan Selamat Ulang Tahun Pepo

News | Senin, 09 September 2019 | 21:21 WIB

Pidato Kontemplasi, SBY: Pertama Kasih Sayang, Bukan Kebencian

Pidato Kontemplasi, SBY: Pertama Kasih Sayang, Bukan Kebencian

News | Senin, 09 September 2019 | 20:59 WIB

SBY Minta Jokowi Dengarkan Pidato Kontemplasinya

SBY Minta Jokowi Dengarkan Pidato Kontemplasinya

News | Senin, 09 September 2019 | 20:47 WIB

SBY Akan Pidato Kontemplasi Pada Tiga Peristiwa Sekaligus di Cikeas

SBY Akan Pidato Kontemplasi Pada Tiga Peristiwa Sekaligus di Cikeas

News | Senin, 09 September 2019 | 18:55 WIB

Sedih, Ultah SBY Bertepatan dengan 100 Hari Wafatnya Ani Yudhoyono

Sedih, Ultah SBY Bertepatan dengan 100 Hari Wafatnya Ani Yudhoyono

Entertainment | Senin, 09 September 2019 | 17:54 WIB

Terkini

Celah Hukum Kasus Febrie: Mengapa Pengalihan ke Kejagung Bisa Bikin Tersangka Menang Praperadilan?

Celah Hukum Kasus Febrie: Mengapa Pengalihan ke Kejagung Bisa Bikin Tersangka Menang Praperadilan?

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:45 WIB

Ibu Santri di Lombok Tengah: Anak Saya ke Pesantren untuk Belajar Agama, Bukan Dibakar Hidup-Hidup

Ibu Santri di Lombok Tengah: Anak Saya ke Pesantren untuk Belajar Agama, Bukan Dibakar Hidup-Hidup

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:36 WIB

Lebih Cepat di Kejagung, Yusril Ungkap Alasan Berkas Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan

Lebih Cepat di Kejagung, Yusril Ungkap Alasan Berkas Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:27 WIB

RUU Perampasan Aset Berpotensi Dirombak, DPR Bahas Pembentukan Lembaga Khusus

RUU Perampasan Aset Berpotensi Dirombak, DPR Bahas Pembentukan Lembaga Khusus

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:27 WIB

Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu

Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:17 WIB

Habiburokhman Sebut Penahanan Febrie Adriansyah Sangat Urgen: Akan Kami Cek, Ditahan Apa Belum

Habiburokhman Sebut Penahanan Febrie Adriansyah Sangat Urgen: Akan Kami Cek, Ditahan Apa Belum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:04 WIB

Dalih Iseng Teror Bom SDN Srengseng, Polisi Gandeng Densus 88 Bongkar Motif Asli Pelaku

Dalih Iseng Teror Bom SDN Srengseng, Polisi Gandeng Densus 88 Bongkar Motif Asli Pelaku

News | Senin, 13 Juli 2026 | 18:02 WIB

Prabowo Minta yang Pesimis Keluar dari RI, Pakar Komunikasi: Efektif tapi Berisiko Polarisasi

Prabowo Minta yang Pesimis Keluar dari RI, Pakar Komunikasi: Efektif tapi Berisiko Polarisasi

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:58 WIB

Kapolri Datangi Kejagung Usai Polemik Kasus Febrie Adriansyah, Tegaskan Tak Ada Konflik

Kapolri Datangi Kejagung Usai Polemik Kasus Febrie Adriansyah, Tegaskan Tak Ada Konflik

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:57 WIB

Tangis Pecah di DPR, Ibu Santri Korban Pembakaran Ungkap Ancaman Sebelum Anaknya Tewas

Tangis Pecah di DPR, Ibu Santri Korban Pembakaran Ungkap Ancaman Sebelum Anaknya Tewas

News | Senin, 13 Juli 2026 | 17:51 WIB

×