Jawab Isu Bubarkan TGUPP era Anies, Golkar: Kerjanya Beda dengan Zaman Ahok

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 13 September 2019 | 19:01 WIB
Jawab Isu Bubarkan TGUPP era Anies, Golkar: Kerjanya Beda dengan Zaman Ahok
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) menjawab pertanyaan wartawan usai menjenguk Presiden ketiga RI BJ Habibie di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta, Selasa (10/9). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta]

Suara.com - Fraksi partai Golkar di DPRD Jakarta turut menanggapi usulan pembubaran Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). Isu itu muncul setelah pembantu Gubernur Anies Baswedan itu dinilai kinerjanya kurang baik.

Anggota DPRD Fraksi Golkar, Judistira Hermawan, itu membandingkan dengan TGUPP zaman Anies dengan masa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Judistira mengatakan TGUPP era Ahok yang berjumlah enam orang kerjanya lebih kelihatan daripada dengan TGUPP era Anies. Sementara jumlahnya di masa Anies jauh lebih banyak mencapai puluhan orang.

"Ada perbedaan di saat Ahok dan Anies, zaman Ahok itu TGUPP berjumlah enam orang, tapi ada kinerja dan diperlihatkan," kata Judistira saat dihubungi, Jumat (13/9/2019).

Selain perbedaan jumlah, Judistira juga menyebut gaji TGUPP Anies berbeda dengan Ahok. Gaji TGUPP era Anies anggarannya diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Karena itu ia menyayangkan anggaran daerah yang terbuang tapi kinerjanya kurang baik.

"Zaman pak Anies dibayar menggunakan anggaran daerah, tapi efektifitas kinerjanya tidak kelihatan. Padahal jumlahnya mencapai puluhan orang," jelasnya.

Meski demikian ia tidak mengusulkan agar TGUPP Anies dibubarkan. Kakak dari aktris Nia Ramadhani ini ingin agar kinerja TGUPP sekarang lebih ditingkatkan.

"Seharusnya kinerjanya lebih diperlihatkan karena memakai uang rakyat. Sejauh ini mereka tidak kelihatan, hanya kelihatan di twitter," pungkasnya.

Sebelumnya Eks anggota Presidium Alumni (PA) 212 Faizal Assegaf mengkritik keberadaan Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta. Menurutnya, tim tersebut mestinya ditiadakan.

baca juga

Melalui jejaring Twitter pribadinya @faizalassegaf, Faizal Assegaf menyarankan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk tidak mempertahankan TGUPP.

Blak-blakan, Faisal menganggap tim tersebut tidak memiliki manfatat bagi rakyat dan justru menghabiskan anggaran pemprov.

"Sebaiknya pak @aniesbaswedan segera bubarkan TGUPP, tidak ada manfaat dan hanya kuras uang rakyat," cuit @faizalassegaf, Rabu (11/9/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Bakal Beri Sanksi Industri Bakar Arang di Cilincing yang Cemari Udara

Anies Bakal Beri Sanksi Industri Bakar Arang di Cilincing yang Cemari Udara

News | Jum'at, 13 September 2019 | 17:10 WIB

Tender Stadion BMW Diprotes, Anies: Prinsip Kami Taati Seluruh Prosedur

Tender Stadion BMW Diprotes, Anies: Prinsip Kami Taati Seluruh Prosedur

News | Jum'at, 13 September 2019 | 14:34 WIB

Bertahan Hidup di Lautan Sampah Kampung Bengek

Bertahan Hidup di Lautan Sampah Kampung Bengek

Video | Jum'at, 13 September 2019 | 07:00 WIB

Terkini

Ke Mana Perginya Kunang-Kunang? Mengungkap Krisis Ekologi di Balik Polusi Cahaya

Ke Mana Perginya Kunang-Kunang? Mengungkap Krisis Ekologi di Balik Polusi Cahaya

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 14:31 WIB

Gunung Merapi Kembali Terbakar, 30 Hektare Hutan Pinus Hangus: Titik Api Terus Bergerak ke Atas!

Gunung Merapi Kembali Terbakar, 30 Hektare Hutan Pinus Hangus: Titik Api Terus Bergerak ke Atas!

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:31 WIB

BRI Infinite Prioritas dan GarudaMiles Hadirkan Ekstra 27.000 Miles

BRI Infinite Prioritas dan GarudaMiles Hadirkan Ekstra 27.000 Miles

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 14:30 WIB

Kapasitas Pelabuhan Naik, Ekosistem Logistik Darat Diperkuat

Kapasitas Pelabuhan Naik, Ekosistem Logistik Darat Diperkuat

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 14:30 WIB

Tahun Itu Berlalu Begitu Cepat Vol 1: Bayang-bayang Cinta yang Tak Selesai

Tahun Itu Berlalu Begitu Cepat Vol 1: Bayang-bayang Cinta yang Tak Selesai

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 14:30 WIB

vivo X500 Pro vs X500 Pro Max, Apa Bedanya dan Seberapa Jauh Upgrade-nya?

vivo X500 Pro vs X500 Pro Max, Apa Bedanya dan Seberapa Jauh Upgrade-nya?

Tekno | Kamis, 24 September 2026 | 14:28 WIB

AS dan Eropa Mau Rekayasan Iklim Global, Kurangi Sinar Matahari Jatuh ke Bumi

AS dan Eropa Mau Rekayasan Iklim Global, Kurangi Sinar Matahari Jatuh ke Bumi

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:28 WIB

2 Rekomendasi Mineral Sunscreen untuk Kulit Sensitif dan Hiperpigmentasi Pada Ibu Hamil

2 Rekomendasi Mineral Sunscreen untuk Kulit Sensitif dan Hiperpigmentasi Pada Ibu Hamil

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 14:25 WIB

Soroti Aktivitas TPST Abu & Co di Sempadan Sungai Cisadane, Praktisi Hukum Ungkap Ancaman Pidana

Soroti Aktivitas TPST Abu & Co di Sempadan Sungai Cisadane, Praktisi Hukum Ungkap Ancaman Pidana

Banten | Kamis, 24 September 2026 | 14:24 WIB

Transaksi Rp270 Juta, BRI Tawarkan Ekstra 27.000 GarudaMiles

Transaksi Rp270 Juta, BRI Tawarkan Ekstra 27.000 GarudaMiles

Jakarta | Kamis, 24 September 2026 | 14:20 WIB

×