Program G to G, BNP2TKI Raih Peringkat ke-3 di Konferensi EPS Korea Selatan

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 16 September 2019 | 10:59 WIB
Program G to G, BNP2TKI Raih Peringkat ke-3 di Konferensi EPS Korea Selatan
BNP2TKI meraih penghargaan peringkat ke-3, di Konferensi Employment Permit System (EPS) 2019, Korea Selatan. (Dok : BNP2TKI).

Suara.com - Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) meraih penghargaan peringkat ke-3, di Konferensi Employment Permit System (EPS) 2019, Seoul Korea Selatan (Korsel). Penghargaan ini diterima BNP2TKI  sebagai penyelenggara dan pelaksana proses penempatan program Government to Government (G to G) Korsel.

Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah  BNP2TKI, Arini Rahyuwati menyatakan, BNP2TKI sebagai pelaksana  penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) Program G to G ke Korsel memperoleh  penghargaan terbaik ke-3.  

"BNP2TKI menerima penghargaan sebagai penyelenggara dan pelaksana proses penempatan tenaga kerja asing diantara 16 negara penempatan yang menempatkan tenaga kerja asing ke Korea Selatan," jelasnya, di Jakarta, Jumat (13/9/2019). 

Menurutnya, ini merupakan wujud pencapaian BNP2TKI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada PMI dan calon PMI, khususnya dalam proses penempatan program G to G ke Korea Selatan. BNP2TKI  mengedepankan prinsip-prinsip pelayanan publik yang mudah, murah dan akuntabel.

Konferensi  EPS  dilaksanakan  pada 8 - 9 September 2019, di Korsel. Kegiatan ini merupakan  kerja sama yang telah terjalin selama 15 tahun, yang dilakukan antara negara penempatan tenaga kerja asing dengan pemerintah Korsel  (sending countries institution), yaitu 16 negara. 

Konferensi EPS  dihadiri  Presiden, Wakil Presiden dan Direktur Jenderal Tenaga Kerja Asing Human Resources Development of Korea (HRD Korea), Kementerian Tenaga kerja Republik Korea (MOEL), pimpinan dan perwakilan negara penempatan, Atase ketenagakerjaan negara penempatan, Korea Labour Institute, International Organization of Migration (IOM), International Labor Organization (ILO), akademisi, tenaga ahli, dan praktisi di bidang ketenagakerjaan di Korea Selatan. 

Kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Korsel dalam penempatan PMI ke negara ini telah dilaksanakan sejak 2004.
 
Arini menambahkan, salah satu penilaian pada perolehan peringkat tersebut adalah entry period, yaitu waktu sejak calon PMI memperoleh kontrak kerja (standard labour contract) sampai dengan diberangkatkan bekerja ke Korea, yaitu rata-rata 22 hari. 

"Indonesia  lebih cepat dibandingkan negara-negara lain, dengan entry period rata-rata 48-55 hari,"jelasnya 

Selain EPS, juga diselenggarakan EPS Forum yang merupakan pertemuan, diskusi dan pembahasan isu-isu terkini tentang pelaksanaan EPS di masing-masing negara penempatan, dengan HRD Korea dan stakeholder terkait.

Pada kesempatan yang sama juga diselenggarakan Foreign Workers Festival, yaitu festival dan lomba performance dari perwakilan para pekerja migran di Korsel dari seluruh negara-negara penempatan. 

Dalam kegiatan ini, lanjut Arini, Indonesia berhasil mendapatkan Juara I Best Performance, dengan  menampilkan budaya asli Indoenesia, yaitu seni bela diri Pencak Silat dan kesenian Reog Ponorogo. 

Proses penempatan program G to G Korsel dilaksanakan mulai dari pendaftaran hingga pemberangkatan, yang dilakukan secara transparan. Hingga Agustus  2019, 3.961 orang telah ditempatkan di Korsel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dapat Penghargaan Insinyur, Presiden Jokowi: Sepatutnya Bukan Saya

Dapat Penghargaan Insinyur, Presiden Jokowi: Sepatutnya Bukan Saya

Bisnis | Rabu, 11 September 2019 | 10:36 WIB

BNP2TKI Raih Terbaik II Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional

BNP2TKI Raih Terbaik II Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional

News | Selasa, 10 September 2019 | 15:24 WIB

Jokowi Bakal Terima Penghargaan Tertinggi dari Organisasi Insinyur se-ASEAN

Jokowi Bakal Terima Penghargaan Tertinggi dari Organisasi Insinyur se-ASEAN

News | Selasa, 10 September 2019 | 02:25 WIB

J&T Express Raih Penghargaan Indonesia Go Asean Champion

J&T Express Raih Penghargaan Indonesia Go Asean Champion

Press Release | Jum'at, 06 September 2019 | 17:00 WIB

Peringati Hari Pelanggan Nasional, Lintasarta Luncurkan Contact Center

Peringati Hari Pelanggan Nasional, Lintasarta Luncurkan Contact Center

Press Release | Rabu, 04 September 2019 | 19:14 WIB

BNP2TKI : Bekerja ke Luar Negeri Masih Jadi Pilihan

BNP2TKI : Bekerja ke Luar Negeri Masih Jadi Pilihan

Bisnis | Selasa, 03 September 2019 | 11:34 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB