Makam Kelly Kwalik Tokoh OPM Dicat Merah Putih, Warga Protes

Reza Gunadha

Sabtu, 21 September 2019 | 19:43 WIB
Makam Kelly Kwalik Tokoh OPM Dicat Merah Putih, Warga Protes
Makam tokoh Tentara Pembebasan Nasional/Organisasi Papua Merdeka, Kelly Kwalik di Timika, Kabupaten Mimika, Papua, yang dicat dengan warna merah-putih. [Jubi]

Suara.com - Makam mendiang Kelly Kwalik, tokoh Organisasi Papua Merdeka, dicat dengan warna merah-putih. Pengecatan tersebut diprotes, karena dinilai sebagai upaya untuk mengalihkan isu pelarangan ibadah yang dilakukan Kepolisian Resor Mimika pada Kamis (19/9/2019).

Ketua Departemen Keadilan dan Perdamaian Koordinator Puncak Selatan dari Gereja KINGMI di Tanah Papua, Pendeta Deserius Adii, mengatakan aparat keamanan di Timika, Kamis, telah mengecat makam Kelly Kwalik dengan cat merah-putih.

Pendeta Adii menilai, pengecatan itu dilakukan untuk mengalihkan isu pembubaran ibadah yang dilakukan Kepolisian Resor Mimika pada hari sama.

Adii membenarkan, makam Kelly Kwalik yang awalnya berwarna merah, putih, dan biru itu bercorak warna bendera Bintang Kejora.

“Kuburan Kelly Kwalik itu bercorak bendera bintang kejora karena dia meninggal untuk memperjuangkan keadilan dan perdamaian bagi rakyat. Akan tetapi, aparat kemanan menghapus corak bintang kejora itu dengan [cat] merah-putih,” kata Adii saat dihubungi Jubi.co.id Jumat (20/9/2019).

Adii menyatakan, pengecatan makam Kelly Kwalik dilakukan setelah aparat Polres Mimika membubarkan ibadah syukuran kepulangan para pelajar dan mahasiswa Papua yang meninggalkan kota studi di luar Papua pada Kamis siang.

“Pengecatan terjadi setelah aparat mengagalkan ibadah,” kata Adii.

Meski pengecatan dilakukan setelah pembubaran ibadah syukur yang dilakukan di halaman kantor Lembaga Masyarakat Adat Suku Amungme (LEMASA) di Timika, Adii menduga pengecatan makam Kelly Kwalik itu sudah direncanakan.

Sebab, kata dia, sebelum pembubaran terjadi, sejumlah orang tidak dikenal telah berada di sekitar makam Kelly Kwalik.

baca juga

“Setelah aparat keamanan membubarkan massa peserta ibadah syukur, jumlah orang di makam Kelly Kwalik bertambah. Ada tiga warga yang ditangkap karena menonton pengecatan itu. Mereka dibawa ke Markas Polres Mimika,” kata Adii.

Adii menilai, pengecatan makam Kelly Kwalik itu akan melukai rasa keadilan orang Papua.

“Kelly Kwalik dibunuh aparat keamanan karena memperjuangkan hak bangsanya. Lalu sekarang aparat keamanan mengecat makam Kelly Kwalik dengan warna merah-putih. Apakah mereka malu, atau tidak?” Adii mempertanyakan.

Staf Bidang Hukum LEMASA, Patrick Wetipo menilai aparat keamanan melakukan kesalahan besar dengan membubarkan ibadah syukuran dan mengecat makam Kelly Kwalik.

“Mereka juga melarang bakar batu, itu bentuk pelecehan terhadap budaya orang Papua,”katanya.

Wetipo menyatakan, aparat keamanan seharusnya mempertanggung-jawabkan kematian Kelly Kwalik yang tewas tertembak saat dikepung polisi pada 16 Desember 2009 lalu.

Akan tetapi, kini aparat keamanan malah mengecat makam Kelly Kwalik dengan warna merah-putih.

“Kelly Kwalik berjuang untuk kemerdekaan orang Papua, motif bendera [bintang kejora] itu bentuk penghargaan kepadanya. [Dengan mengecat makam Kelly Kwalik], aparat kemanan Negara terus menunjukan ketidakadilan kepada orang Papua,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Warga Tewas saat Polisi kontak Tembak dengan OPM

Tiga Warga Tewas saat Polisi kontak Tembak dengan OPM

News | Jum'at, 20 September 2019 | 21:49 WIB

Upacara Bakar Batu Sambut Mahasiswa Papua Eksodus Dibubarkan, 22 Ditangkap

Upacara Bakar Batu Sambut Mahasiswa Papua Eksodus Dibubarkan, 22 Ditangkap

News | Jum'at, 20 September 2019 | 17:19 WIB

Ibadah Syukuran Eksodus Mahasiswa Papua Dibubarkan Polisi

Ibadah Syukuran Eksodus Mahasiswa Papua Dibubarkan Polisi

News | Jum'at, 20 September 2019 | 15:02 WIB

Baku Tembak Aparat dengan Kelompok Bersenjata di Papua, 7 Warga Jadi Korban

Baku Tembak Aparat dengan Kelompok Bersenjata di Papua, 7 Warga Jadi Korban

News | Kamis, 19 September 2019 | 10:22 WIB

OPM Ultimatum Jokowi: Bebaskan Surya Anta, Aktivis Papua, Veronica Koman

OPM Ultimatum Jokowi: Bebaskan Surya Anta, Aktivis Papua, Veronica Koman

News | Senin, 09 September 2019 | 18:24 WIB

OPM Sebar Surat Ultimatum untuk Pemerintah RI dan Wiranto

OPM Sebar Surat Ultimatum untuk Pemerintah RI dan Wiranto

News | Senin, 09 September 2019 | 17:14 WIB

Terkini

Gak Cuma Cookies, Ini Dia 4 Olahan Dubai Chewy yang Wajib Kamu Coba!

Gak Cuma Cookies, Ini Dia 4 Olahan Dubai Chewy yang Wajib Kamu Coba!

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:15 WIB

Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan

Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan

Bali | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:11 WIB

Tak Ada Lagi Alasan Menunda! Kejagung Didesak Jebloskan Febrie ke Tahanan Usai Diperiksa Hari Ini

Tak Ada Lagi Alasan Menunda! Kejagung Didesak Jebloskan Febrie ke Tahanan Usai Diperiksa Hari Ini

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:10 WIB

Strategi Bos Baru Toyota Dongkrak Laba Lewat Efisiensi dan Teknologi AI

Strategi Bos Baru Toyota Dongkrak Laba Lewat Efisiensi dan Teknologi AI

Otomotif | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:10 WIB

Air Makin Langka, Warga Sukoharjo Terpaksa Mandi Sehari Sekali demi Berhemat

Air Makin Langka, Warga Sukoharjo Terpaksa Mandi Sehari Sekali demi Berhemat

Surakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:09 WIB

Rayakan HUT ke-70, Danamon Gelar Travel Fair dengan Promo Hemat hingga 70%

Rayakan HUT ke-70, Danamon Gelar Travel Fair dengan Promo Hemat hingga 70%

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:08 WIB

Waspada Glaukoma! Ahli Mata AHS Desak Lakukan Deteksi Dini

Waspada Glaukoma! Ahli Mata AHS Desak Lakukan Deteksi Dini

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:07 WIB

Tanya AI Cara Bebas Kredit, Pria Jakbar Malah Nekat Buat Laporan Begal Palsu

Tanya AI Cara Bebas Kredit, Pria Jakbar Malah Nekat Buat Laporan Begal Palsu

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:06 WIB

Momen Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan

Momen Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan

Video | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:05 WIB

IRGC: Iran Hancurkan Pusat Data Amazon karena Dukung Intelijen Amerika

IRGC: Iran Hancurkan Pusat Data Amazon karena Dukung Intelijen Amerika

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:02 WIB

×