Satu Anak STM Luka di Kepala, RS Pelni: Sudah Observasi untuk Rawat Jalan

Rabu, 25 September 2019 | 22:12 WIB
Satu Anak STM Luka di Kepala, RS Pelni: Sudah Observasi untuk Rawat Jalan
Rumah Sakit Pelni, Petamburan, Jakarta Pusat. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Suara.com - Aksi unjuk rasa yang diikuti pelajar STM di depan Gedung DPR RI, Rabu (25/9/2019) hari ini berakhir kericuhan. Satu orang dilarikan ke Rumah Sakit Pelni Petamburan, Jakarta Pusat.

Kepala Rumah Sakit Pelni Dewi Fankhuningdyah mengatakan, satu orang pelajar tersebut mengalami luka ringan di bagian kepala

"Satu orang luka ringan di kepala, sudah dilakukan penanganan, sekarang dalam masa observasi untuk bisa pasien direncanakan rawat jalan," kata Dewi di RS Pelni, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2019).

Dewi enggan menyebut nama pelajar tersebut demi menjaga privasi pasien, yang pasti dia diantar oleh teman-temannya lalu menjalani perawatan kemudian diperbolehkan pulang untuk menjalani rawat jalan.

"Sudah dilakukan penanganan sekarang rencana untuk rawat jalan," jelasnya.

Dewi menjamin pihak RS Pelni akan terua bersiaga 24 jam untuk menampung sekaligus menanggung biaya korban aksi unjuk rasa sesuai dengan instruksi dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Sebelumnya diberitakan, seorang siswa STM korban kericuhan aksi unjuk rasa di belakang gedung DPRdilarikan ke instalasi gawat darurat (IGD) Rumah Sakit Pelni, Jakarta pada Rabu karena cedera di kepala.

Korban adalah siswa SMK Sumpah Pemuda di Joglo, Jakarta Barat berinisial MA yang menurut teman-temannya mengalami robek di bagian kepala.

Dia datang diantar oleh teman-temannya menggunakan motor dan langsung berlari menuju ke IGD RS Pelni dengan memegang kepala yang dibalut perban.

Baca Juga: 129 Anak STM Bogor Ditangkap, Rusak Mobil Kasatlantas Polres

Menurut keterangan teman korban bernama panggilan Oki, polisi menembakkan gas air mata dan para siswa SMK tersebut kemudian melarikan diri menjauhi daerah Palmerah.

Menurut dia, banyak siswa yang tengah dirawat di Puskesmas Palmerah setelah polisi melakukan pembubaran massa.

Ratusan siswa SMK dan STM melakukan demonstrasi di belakang gedung DPR. Mereka melempari kawasan tersebut dengan batu dan petasan, hingga polisi akhirnya menembakkam gas air mata untuk membubarkan massa.

Mereka meneriaki polisi untuk membuka akses masuk menuju gerbang DPR.

Aksi siswa SMK dan STM itu dilakukan setelah pada Selasa (24/9) ribuan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPR.

Mereka meminta DPR untuk membatalkan pengesahan beberapa undang-undang yang dianggap bermasalah seperti RUU KUHP, revisi UU KPK, dan RUU Pertanahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI