Beredar, Curhat Petugas PMI soal Ambulans Dirusak dan Temannya Diinjak

Rendy Adrikni Sadikin, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Kamis, 26 September 2019 | 11:12 WIB
Beredar, Curhat Petugas PMI soal Ambulans Dirusak dan Temannya Diinjak
Polisi datangi ambulans - (Facebook/Eq Prasetyo)

Suara.com - Seorang petugas medis Palang Merah Indonesia (PMI) curhat di jejaring sosial Facebook soal perlakuan represif aparat kepolisian saat berjaga di lokasi demo mahasiswa.

Curhatan tersebut mendapat banyak perhatian di Twitter, setelah diunggah Staf Humas Pemprov DKI Jakarta Muhammad Ridha Intifadha melalui akunnya, @RidhaIntifadha.

Ia membagikannya sebagai informasi tambahan untuk cuitan sutradara Dandhy Laksono pada Kamis (26/9/2019), yang menyangsikan tuduhan dari polisi bahwa lima ambulans Pemprov DKI mengangkut batu dan bensin.

"Lihat curhatan dari petugas medis @palangmerah ini di Facebook. Mereka garda terdepan dalam melayani kesehatan siapa pun, termasuk aparat keamanan, bukan hanya massa demonstran," tulis Ridha, menyertakan tangkapan layar unggahan pengguna akun Facebook Eq Prasetyo.

Dalam tulisan panjangnya, Eq Prasetyo mengungkapkan kekecewaan dan kesedihan atas kekerasan yang dilakukan polisi.

Curhatan petugas medis - (Twitter/@RidhaIntifadha)
Sumber dana demo mahasiswa. [Twitter]

Menurut keterangan Eq Prasetyo, ia dan rekan-rekannya dituduh mengangkut batu bagi demonstran serta bensin untuk bom molotov. Dirinya pun menegaskan, tuduhan itu tidak benar alias hoaks belaka.

Eq Prasetyo menegaskan, tim medis tak berpihak pada siapa pun dan selalu siap memberikan pertolongan, baik pada demonstran, aparat keamanan, atau masyarakat umum yang terluka.

Lantas dirinya kecewa, polisi menyebar kabar palsu tentang timnya, bahkan merusak ambulans, memukul dan menginjak rekannya, juga menarik paksa pasien di dalam ambulans.

Karena itu, Eq Prasetyo meminta tanggung jawab morel dan materiel pada kepolisian. Berikut curhatan lengkapnya:

baca juga

"Teruntuk Pak POLISI yang sangat kami hormati dan kami banggakan...

Dengan sangat sedih dan rasa marah kami sampaikan... Kami kecewa atas tudingan dan sikap para aparat keamanan yang seharusnya menjadi bagian dari pengamanan tugas PMI.

Tuduhan yang tidak berdasarkan bukti adalah fitnah dan pencemaran nama baik. Kami bertugas 3 hari ini adalah penugasan resmi, berdasarkan SOP, kami beridentitas jelas dan job desk kami sangat jelas. *PELAYANAN AMBULANS RUJUKAN DAN PERTOLONGAN PERTAMA*

Tolong diralat Pak... kami klarifikasi: Kami tidak pernah dan tidak akan pernah melakukan di luar dari tugas kami.
- Kami BUKAN PEMBAWA BATU
- Kami TIDAK MENSUPLAY BATU untuk pendemo
- APALAGI menyediakan BENSIN untuk Molotov.
PMI diberikan mandat untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan pertolongan medis.

Curhatan petugas medis - (Facebook/Eq Prasetyo)
Curhatan petugas medis - (Facebook/Eq Prasetyo)

Kami sedih dan kecewa... Lihat apa yang sudah kami lakukan dan kami berikan... berapa banyak korban yang kami evakuasi, kami berikan bantuan Pertolongan Pertama, kami juga memberikan pelayanan untuk anggota aparat keamanan yang sakit dan terluka.

Kami sama seperti bapak-bapak aparat keamanan, kami ambil tugas yang penuh risiko ini demi kemanusiaan (siapapun dia). Kami tidak berpihak... Antara PENDEMO, APARAT KEAMANAN DAN MASYARAKAT UMUM, memiliki hak yang sama atas pelayanan PMI. Kami tidak membeda-bedakan...

Kami sedih dan kecewa... Harusnya sebagai aparat keamanan fokus sama tugas keamanan, bukan menyebarkan HOAX. Bapak bisa dituntut dan dapat membahayakan karier Bapak.

Seharusnya aparat keamananlah yang memastikan kami para petugas medis menjalankan tugas dengan aman. Saya yakin aparat keamanan juga bekerja secara netral dan tidak berpihak.

Kami sedih dan kecewa... Kami minta tanggung jawab morel dan materiel... Ambulans kami sudah Bapak RUSAK... Relawan para medis PMI sudah Bapak buat tidak nyaman... Bapak Polisi mengamuk tidak terkontrol, kami tidak diberikan kesempatan untuk menjelaskan. Petugas kami dipukul, bahkan tersungkur di dalam ambulans dan dengan teganya Bapak injak petugas kami yang sedang melakukan pertolongan di ambulans. Bapak tarik keluarkan paksa pasien (entah bagaimana nasibnya). Sangat tidak manusiawi...

Bapak sudah memfitnah dan menggiring opini negatif atas tugas dan mandat kami. Bapak Polisi Aparat Keamanan harus bertanggung jawab akan hal ini," tulis Eq Prasetyo, disertai sejumlah foto dan video saat polisi mendatangi ambulans.

Lima unit mobil ambulans diduga milik Pemprov DKI Jakarta diamankan polisi di sekitar Gedung DPR RI, Kamis (26/9/2019) dini hari. Diduga lima mobil ambulans tersebut membawa batu dan bensin.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatalan, pihaknya mengamankan lima ambulans itu di dekat Gardu Tol Penjompongan, Jalan Gatot Soebroto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polwan Berhijab Putih Kawal Demo Mahasiswa, Kapolda: Tampilan Mereka Agamis

Polwan Berhijab Putih Kawal Demo Mahasiswa, Kapolda: Tampilan Mereka Agamis

Jatim | Kamis, 26 September 2019 | 10:52 WIB

Disebut Bawa Batu Anak STM, Begini Penampakan Ambulans Milik Pemprov DKI

Disebut Bawa Batu Anak STM, Begini Penampakan Ambulans Milik Pemprov DKI

News | Kamis, 26 September 2019 | 10:49 WIB

Sudinkes Jakut Belum Pastikan Ambulans Pademangan Bawa Batu Anak STM

Sudinkes Jakut Belum Pastikan Ambulans Pademangan Bawa Batu Anak STM

News | Kamis, 26 September 2019 | 10:34 WIB

Ambulans Pemkot Jakut Dipakai Angkut Batu Anak STM, Wali Kota Bicara

Ambulans Pemkot Jakut Dipakai Angkut Batu Anak STM, Wali Kota Bicara

News | Kamis, 26 September 2019 | 10:21 WIB

Kesal Respons Fahri, Najwa Shihab: Langsung Dijawab, Soalnya Muter-muter

Kesal Respons Fahri, Najwa Shihab: Langsung Dijawab, Soalnya Muter-muter

News | Kamis, 26 September 2019 | 10:13 WIB

Terkini

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:05 WIB

Sekarang Beli Tiket Pesawat & Whoosh Bisa Langsung dari BRImo dengan Diskon!

Sekarang Beli Tiket Pesawat & Whoosh Bisa Langsung dari BRImo dengan Diskon!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:00 WIB

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:57 WIB

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 21:53 WIB

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:49 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:46 WIB

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 21:36 WIB

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:35 WIB

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:25 WIB

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:10 WIB

×